Keji! Sakdim Tega Bunuh Ayah Kandung karena Lupa Beri Kecap

Reza Gunadha

Senin, 08 Mei 2017 | 19:32 WIB
Keji! Sakdim Tega Bunuh Ayah Kandung karena Lupa Beri Kecap
Sakdim yang tega membunuh ayah kandungnya gara-gara kecap. [Viral Press/Metro.cou]

Suara.com - Entah  apa yang ada dalam benak Sakdin Duangphakhon, pria berusia 36 tahun di Thailand, saat membunuh ayah kandungnya sendiri gara-gara hal sepele. Sang ayah, Ngor (65) dibunuh karena lupa menuangkan kecap ikan ke dalam sup kesukaan Sakdin.

Peristiwa itu, seperti diberitakan Metro.co.uk, MInggu (7/5/2017), terjadi di wilayah Buriram, Thailand selatan, Kamis (4/5) pekan lalu.

Kekejian perilaku Sakdin bermula ketika dirinya membawa pulang daging babi dan meminta sang ayah memasakkan sup kesukaannya.

Menurut Sakdin, sang ayah terlalu lama memasak sup babi kesukaannya. Ia lantas gusar karena sudah menahan lapar.

Setelah matang dan dimakan, Sakdin mengakui tidak merasakan kecap ikan di dalam sup tersebut. Ketika dipertanyakan, Ngor menuturkan lupa menuangkan kecap tersebut.

Sakdin yang gelap mata lantas memukul kepala ayahnya memakai botol.

Tak hanya itu, Sakdin juga menganiaya ibunya, Pa (66) ketika yang bersangkutan mencoba melerai dan melindungi Ngor.

Merasa tak dibela, Sakdin lantas mengambil pisau di dapur dan berulang kali menikam ayahnya hingga tersungkur.

baca juga

Pa yang melihat suaminya dibunuh sang putra, berlari keluar meminta bantuan tetangga yang kemudian menghubungi polisi.

Ketika polisi datang ke lokasi, Ngor sudah tewas bersimbah darah. Sementara Sakdin tengah santai duduk meski tubuhnya terciprat darah Ngor.

“Ketika diperiksa, pelaku ternyata tengah mabuk berat saat melakukan tindakan keji itu. Korban tewas setelah mendapat 10 lubang tikaman. Satu tikaman menusuk jantung,” tutur Wakil Kepala Kepolisian Buriram, Kolonel Nitipat Kitchartchai.

Ia mengatakan, Sakdin dipastikan mendapat hukuman setimpal. Sebelum diadili, polisi juga telah memaksa Sakdin berlutut dan meminta maaf di hadapan mayat ayahnya.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara HAM Thailand Terancam Dipenjara Lebih dari Satu Abad

Pengacara HAM Thailand Terancam Dipenjara Lebih dari Satu Abad

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 10:20 WIB

Seorang Ayah Dipaksa Makan Buah Pelir Sendiri Sebelum Dibunuh

Seorang Ayah Dipaksa Makan Buah Pelir Sendiri Sebelum Dibunuh

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 04:23 WIB

Keluarga Diundang Nonton Peragaan Pembunuhan Paling Mengerikan

Keluarga Diundang Nonton Peragaan Pembunuhan Paling Mengerikan

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 18:30 WIB

Tetangga Jawab Rumah Pulomas: Nggak Dengar Suara Aneh

Tetangga Jawab Rumah Pulomas: Nggak Dengar Suara Aneh

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:08 WIB

Hoax, Tidak Benar Rumah Pulomas Dijual Murah

Hoax, Tidak Benar Rumah Pulomas Dijual Murah

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 12:51 WIB

Nama Pria Ditusuk 23 Kali Ditenggelamkan Pakai Batu, Terungkap

Nama Pria Ditusuk 23 Kali Ditenggelamkan Pakai Batu, Terungkap

News | Minggu, 30 April 2017 | 11:31 WIB

Satu Pekan Berlalu, Polisi Ungkap Identitas Mayat Bertato Mawar

Satu Pekan Berlalu, Polisi Ungkap Identitas Mayat Bertato Mawar

News | Minggu, 30 April 2017 | 11:17 WIB

Gendutnya Monyet Ini Bikin Tepok Jidat

Gendutnya Monyet Ini Bikin Tepok Jidat

News | Sabtu, 29 April 2017 | 08:10 WIB

Ibu Malang Ini Saksikan Pembunuhan Bayinya di Facebook Live

Ibu Malang Ini Saksikan Pembunuhan Bayinya di Facebook Live

Tekno | Jum'at, 28 April 2017 | 07:07 WIB

Kasus Pembunuhan Sadis Pulomas Siap ke Meja Hijau

Kasus Pembunuhan Sadis Pulomas Siap ke Meja Hijau

News | Kamis, 27 April 2017 | 14:26 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×