Korban Erupsi Merapi Tak Nyaman Tinggal di Hunian Tetap

Ardi Mandiri

Jum'at, 12 Mei 2017 | 22:06 WIB
Korban Erupsi Merapi Tak Nyaman Tinggal di Hunian Tetap
Puncak Gunung Merapi terlihat cerah dari Pos Babadan, Kabupaten Magelang, Jateng, (3/5). [Antara/Hari Atmoko]

Suara.com - Korban erupsi Gunung Merapi 2010 di Desa Kepuharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai mengeluhkan kenyamanan tinggal di hunian tetap (huntap) karena jumlah anggota keluarga yang semakin bertambah.

"Setelah sekitar lima tahun tinggal di huntap Batur dan Pagerjurang, mereka mulai merasa tidak nyaman karena harus ditempati dua atau tiga kepala keluraga (KK)," kata Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto, Jumat.

Menurut dia, setelah tinggal di huntap bertahun-tahun banyak diantara mereka saat ini sudah punya menantu dan memiliki cucu, sehingga jumlah anggota keluarga yang tinggal di huntap juga bertambah.

"Padahal luas huntap yang hanya 100an meter per segi tersebut juga tidak memungkinkan untuk diperluas lagi, ini yang menjadikan kenyamanan tunggal di huntap semakin berkurang. Terutama untuk masalah privasi keluarga-keluarga muda," katanya.

Heri mengatakan sebagia besar dari warga yang tinggal di huntap ini tidak memiliki lahan lain selain yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi, sedangkan untuk membeli lahan di bawah dari sisi ekonomi mereka belum mampu.

"Warga tidak bisa membangun rumah hunian di KRB III karena terbentur peraturan pemerintah, padahal mereka tidak punya lahan lain selain di KRB III," katanya.

Ia mengatakan saat ini sebagian warga khususnya kaum pria jika malam hari terpaksa tidur di kandang ternak mereka yang ada di KRB III, karena sempitnya huntap.

"Sementara ini solusinya bapak-bapak itu kalau malam ya naik ke atas ke KRB III, mereka tidur di kandang ternaknya, karena rumahnya di huntap sudah penuh anggota keluarga," katanya.

Pascaerupsi Gunung Merapi 2010 warga di Padukuhan Kaliadem, Petung, Jambu dan sebagian Dusun Kopeng dan Manggong direlokasi ke huntap Pagerjurang dan Batur yang berada di luar KRB Merapi.

Selain di huntap, beberapa warga yang memiliki lahan sendiri di luar KRB III Gunung Merapi membangun huntap mandiri melalui bantuan pembangunan rumah dari pemerintah.

Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Kabupaten Sleman Hempri Suyatna mengatakan masalah kenyamanan warga yang tinggal di huntap relokasi Merapi ini harus mendapat perhatian dari pemerintah.

"Secara logika jumlah warga yang tinggal di huntap dari tahun ke tahun tentunya akan bertambah. Ini membuat huntap tidak akan nyaman lagi untuk dihuni, sedangkan untuk membangun rumah baru mereka tidak memiliki lahan selain di KRB III," katanya.

Ia berharap pemerintah bisa memberikan solusi permasalahan ini agar tidak muncul masalah sosial baru. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Perjalanan ke Merapi

Cerita Perjalanan ke Merapi

Your Say | Minggu, 05 Februari 2017 | 18:49 WIB

Kebakaran Hutan di Lereng Merapi Telah Padam

Kebakaran Hutan di Lereng Merapi Telah Padam

News | Selasa, 03 November 2015 | 22:25 WIB

Taman Nasional Gunung Merapi Terbakar

Taman Nasional Gunung Merapi Terbakar

News | Kamis, 24 September 2015 | 19:26 WIB

Terkini

Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama

Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Kemenkop Dorong Koperasi Babel Bertransformasi Jadi Pelaku Tambang Legal

Kemenkop Dorong Koperasi Babel Bertransformasi Jadi Pelaku Tambang Legal

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Guntur Romli Tantang Wamensesneg Tunjukkan Ijazah SMA Gibran Usai Sebut "Belum Ditemukan"

Guntur Romli Tantang Wamensesneg Tunjukkan Ijazah SMA Gibran Usai Sebut "Belum Ditemukan"

Video | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bikin Baterai EV Tetap Adem, BYD Patenkan Teknologi Merendam Baterai dalam Cairan

Bikin Baterai EV Tetap Adem, BYD Patenkan Teknologi Merendam Baterai dalam Cairan

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Motorola Resmi Jual Moto g37, g77 Power, dan g67 Mulai Rp3 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Motorola Resmi Jual Moto g37, g77 Power, dan g67 Mulai Rp3 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:25 WIB

When I Am Not with You: Tentang Cinta yang Tak Berjarak

When I Am Not with You: Tentang Cinta yang Tak Berjarak

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pilihan Cushion Berkualitas di Indomaret, Cek Skintific Cover All Perfect Cushion yang Jadi Andalan

Pilihan Cushion Berkualitas di Indomaret, Cek Skintific Cover All Perfect Cushion yang Jadi Andalan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Patricia Gouw Pilih Rumah yang Nyaman untuk Isi Ulang Energi di Tengah Segudang Kesibukan

Patricia Gouw Pilih Rumah yang Nyaman untuk Isi Ulang Energi di Tengah Segudang Kesibukan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:09 WIB

5 Sunscreen Ceramide Lokal untuk Membantu Memperbaiki Skin Barrier

5 Sunscreen Ceramide Lokal untuk Membantu Memperbaiki Skin Barrier

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:05 WIB

×