Ariel Menggugat 'Cerita' Islam versus Non Islam

Reza Gunadha

Jum'at, 19 Mei 2017 | 14:37 WIB
Ariel Menggugat 'Cerita' Islam versus Non Islam
Foto seorang perempuan berjilbab dan suster Katolik berangkulan dalam aksi menuntut pembebasan Ahok, di depan Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5/2017) malam. Foto ini viral di media sosial. [Facebook/Humor Politik]

Suara.com - Polarisasi masyarakat yang dilatari oleh perbedaan identitas politik di Indonesia kental terasa setidaknya di DKI Jakarta, yang puncaknya terjadi pada perhelatan dua putaran Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) 2017.

Pascapilkada, keterbelahan kelompok tersebut masih terasa, bahkan dikhawatirkan menjalar bak wabah menular ke daerah lain jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Situasi ini, dikhawatirkan banyak orang menjadi “bahan bakar” yang efektif untuk mendorong banyak aksi intoleransi berlatar suku, agama, ras, antargolongan (SARA).

Isu utama yang dinilai menyebabkan polarisasi saat pilkada dan setelahnya itu adalah narasi besar mengenai Islam (politik) melawan non-Islam. Suka tidak suka, setuju atau tidak, penilaian tersebut merebak di tengah masyarakat.

Profesor Monash University Australia, Ariel Heryanto, keras mengkritik wacana Islam versus non-Islam yang dinilainya sengaja terus diproduksi dalam kancah politik di Indonesia.

Kritik tersebut, ia lontarkan dalam diskusi bertajuk “Identity Politics in Indonesian Electoral Democracy” yang digelar di Melbourne University, Australia, Rabu (17/5/2017) malam. Selain Heryanto, diskusi ini juga menghadirkan Professor Vedi Hadiz dari Melbourne University.

“Apa yang terjadi di Indonesia saat ini bukan ‘Islam melawan non-Islam’ melainkan ‘cerita’ tentang Islam melawan non-Islam,” tegas Heryanto.

Artinya, terdapat kelompok atau kekuatan politik yang sengaja terus menerus memproduksi ”cerita” atau kisah yang tak nyata mengenai marjinalisasi Islam serta membenturkan Islam politik terhadap kekuatan di luar identitas tersebut.

baca juga

Dengan begitu, mobilisasi politik identitas Islam bisa dilakukan secara efektif oleh kelompok-kelompok politik tertentu.

"Sayangnya, ‘cerita’ tentang Islam melawan non-Islam ini begitu kuatnya, sehingga begitu efektif," tukasnya.

Ia menilai, pola isu politik seperti itu sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Produksi ’cerita-cerita’ yang memolarisasi masyarakat tersebut sudah terjadi sejak era Orde Baru.

Karenanya, Ariel mengatakan pemain politik utama di Indonesia kekinian kebanyakan masih merupakan kelanjutan dari rezim Orba.

"Dahulu mereka menggunakan militerisme dan pembangunan, namun sekarang mereka mempergunakan Islam," tutur Ariel yang juga mendapat predikat Herb Feith Professor for the Study of Indonesia pada Monash University ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vedi Hadiz: Islam Radikal Bukan Pemenang Pilkada Jakarta

Vedi Hadiz: Islam Radikal Bukan Pemenang Pilkada Jakarta

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 13:41 WIB

Bicara Islam Moderat di Universitas Oxford, Jusuf Kalla Diprotes

Bicara Islam Moderat di Universitas Oxford, Jusuf Kalla Diprotes

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 08:37 WIB

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 06:06 WIB

Komisi Dakwah MUI Bantah Tuduhan Makar Pada Aksi Bela Islam

Komisi Dakwah MUI Bantah Tuduhan Makar Pada Aksi Bela Islam

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 15:09 WIB

PB HMI Pastikan Seruan Aksi 20 Mei Hoax

PB HMI Pastikan Seruan Aksi 20 Mei Hoax

News | Senin, 15 Mei 2017 | 15:02 WIB

Eko Yuli Sumbang Emas, Indonesia Peringkat Empat ISG 2017

Eko Yuli Sumbang Emas, Indonesia Peringkat Empat ISG 2017

News | Senin, 15 Mei 2017 | 07:31 WIB

Ulama Mesir Jadi Terdakwa Kasus Penistaan Agama

Ulama Mesir Jadi Terdakwa Kasus Penistaan Agama

News | Minggu, 14 Mei 2017 | 06:30 WIB

Yusril: Pemerintah Bisa Terkesan Tak Bersahabat Dengan Islam

Yusril: Pemerintah Bisa Terkesan Tak Bersahabat Dengan Islam

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 06:00 WIB

Komisi II DPR Percaya Pemerintah Punya Alasan Kuat Bubarkan HTI

Komisi II DPR Percaya Pemerintah Punya Alasan Kuat Bubarkan HTI

News | Senin, 08 Mei 2017 | 21:33 WIB

Sandiaga Imbau Jangan Percaya Orang Mengaku Tim Sinkronisasi

Sandiaga Imbau Jangan Percaya Orang Mengaku Tim Sinkronisasi

News | Senin, 08 Mei 2017 | 21:14 WIB

Terkini

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

×