SOKSI: Isu SARA Sangat Membahayakan Kesatuan Bangsa

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Sabtu, 20 Mei 2017 | 16:34 WIB
SOKSI: Isu SARA Sangat Membahayakan Kesatuan Bangsa
Ketua Soksi, Ade Komarudin di Jakarta. [Suara.com/Welly Hidayat]

Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Ade Komarudin mengatakan isu Suku, Ras, Agama dan Antar Golongan (SARA) sangat dapat membahayakan kesatuan bangsa. Sebaiknya pemerintah dapat mempertimbangkan adanya penyusunan aturan agar peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang tidak membawa - bawa isu SARA dalam berkampanye.

"Sebaiknya mungkin kita harus membuat peraturan. Bisa saja dimulai dari peraturan pemerintah atau mendorong DPR agar kontestan Pilkada tidak mengusik hal mendasar soal SARA. Jika dibiarkan, hal itu akan membahayakan persatuan kita," kata Ade di acara HUT, ke - 57 Soksi, di Menara Citicon, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (20/5/2017).

Mantan Ketua DPR RI itu juga mengajak semua pihak harus memiliki sikap untuk mendorong tidak ada lagi isu SARA yang digoreng dalam Pilkada Serentak 2018 mendatang. Selama ini isu SARA dipakai hanya untuk kepentingan jangka pendek demi meraih kemenangan dalam Pilkada.

"Semua orang ingin menang, tetapi jangan kemudian kemenangan itu menghancurkan bangsa ini. Jangan memunculkan isu - isu yang sensitif dan sesunguhnya kita tidak ada masalah lagi, kok sekarang kemudian ada masalah (Masalah SARA)," ujar Ade.

Sementara itu, bertepatan hari ulang tahun Soksi ke - 57 yang bertemakan 'Mari Bangkit Bersatu Menguatkan Keindonesiaan Kita" dan juga hari kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei, Ade mengajak seluruh anggotanya untuk tidak terpengaruh dalam Isu SARA yang dapat memecah belang bangsa Indonesia.

"Sekarang kita dalam posisi yang mengkhawatirkan itu. 20 Mei makanya kita Soksi dalam rangka ulang tahun ke 57 bertepatan dengan harkitnas, kita ingin mengingatkan bangsa ini mengenai terkoyaknya kenegaraan keindonesiaan kita," kata Ade.

"Yang diharapkan sekiranya minimal anggota pengurus Soksi tidak ikut - ikutan kepada arah memecah belah bangsa ini atau bahkan ikut menularkan. Seluruh anggota Soksi itu ikut pengetahuan politik, yang selama ini orang Soksi tidak pernah ada masalah," ujar Ade menambahkan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LSI: Mayoritas Rakyat Indonesia Tak Nyaman Dengan Polarisasi

LSI: Mayoritas Rakyat Indonesia Tak Nyaman Dengan Polarisasi

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 16:27 WIB

Lama Tak Terdengar Kabar, Ade Komarudin Muncul di Paripurna DPR

Lama Tak Terdengar Kabar, Ade Komarudin Muncul di Paripurna DPR

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 11:46 WIB

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 06:06 WIB

Ketua MUI Akui Sejak 2016 Indonesia Sudah Ada Gejala Perpecahan

Ketua MUI Akui Sejak 2016 Indonesia Sudah Ada Gejala Perpecahan

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 17:55 WIB

Ini Isi Pembahasan SARA antara Jokowi dan Pemuka Agama di Istana

Ini Isi Pembahasan SARA antara Jokowi dan Pemuka Agama di Istana

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 18:09 WIB

Jokowi Minta Konflik Horizontal Sisa Pilkada Serentak Distop

Jokowi Minta Konflik Horizontal Sisa Pilkada Serentak Distop

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 17:30 WIB

Jokowi Bahas Isu SARA dengan Tokoh Lintas Agama di Istana

Jokowi Bahas Isu SARA dengan Tokoh Lintas Agama di Istana

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 15:42 WIB

Hamdi Muluk: Hubungan JK dengan Isu SARA Sulit Dibuktikan

Hamdi Muluk: Hubungan JK dengan Isu SARA Sulit Dibuktikan

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 15:21 WIB

Gus Mus Ingatkan Ansor dan Banser Peka Gerakan Pengancam NKRI

Gus Mus Ingatkan Ansor dan Banser Peka Gerakan Pengancam NKRI

News | Senin, 15 Mei 2017 | 07:02 WIB

Perkuat NKRI, UMM Gelar Sarwari Budaya

Perkuat NKRI, UMM Gelar Sarwari Budaya

News | Minggu, 14 Mei 2017 | 19:13 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×