Iran: Amerika Serikat Mungkin Sudah Memeras Arab Saudi

Reza Gunadha

Senin, 22 Mei 2017 | 17:16 WIB
Iran: Amerika Serikat Mungkin Sudah Memeras Arab Saudi
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikalungi medali Order of Abdulaziz al-Saud oleh Raja Arab Saudi Salman in Abdulaziz al-Saud di Pengadilan Kerajaan Saudi di Riyadh, Sabtu (20/5/2017). [Mandel Ngan/AFP]

Suara.com - Iran menilai Amerika Serikat “memeras” Arab Saudi sebesar USD480 miliar atau setara Rp6,3 triliun.

Penilaian itu diutarakan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, melalui akun resmi Twitter miliknya, terhadap kesepakatan pembelian senjata oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dengan Presiden Donald Trump.

Dalam pertemuan di Riyadh, Minggu (21/5/2017), Raja Salman dan Presiden Trump juga sama-sama menuding Iran sebagai penyebar terorisme di seluruh dunia.

"Iran yang baru menyelesaikan pemilihan presiden diserang @POTUS (akun Twitter Donald Trump) di benteng demokrasi dan modernisasi. Apakah itu kebijakan luar negeri atau pemerasan USD480 miliar tehradap Kerajaan Arab Saudi?” tulis Javad Zarif., seperti dilansir Agence France-Presse (AFP), Senin  (22/5).

Sebelumnya diberitakan, Raja Salman sepihak menuding Iran sebagai penyebar paham terorisme secara internasional. Namun, Raja Salman tidak bisa menunjukkan bukti-bukti untuk menguatkan tudingan tersebut.

Pernyataan provokatif itu, dilontarkan Raja Salman di saat menerima kunjung Presiden Trump di Riyadh, Minggu kemarin.

"Rezim Iran sebenarnya sudah sejak lama menjadi pemimpin terorisme berskala global. Yakni sejak revolusi (Ayatollah Rohullah) Khomenini tahun 1979,” tudingnya.

Salman menepis tuduhan Arab Saudi sebagai pusat ajaran Wahabi yang dinilai sebagai akar terorisme dan penyimpangan doktrin Islam.

“Kami, Arab Saudi, tidak tahu menahu mengenai terorisme hingga ada revolusi Khomeini itu,” tukasnya.

baca juga

Setelah Raja Salman, Trump yang juga berpidato turut menyerukan agar negara-negara Muslim menerapkan politik isolasi terhadap Iran.

"Mereka mempersenjatai teroris, milis, dari Lebanon, Irak, hingga Yaman. Semua negara harus bekerjasama bah membahu mengucilkan Iran,” tegasnya.

Trump berada di Saudi sebagai negara pertama dalam lawatan perdananya ke luar negeri sebagai presiden. Trump bertemu dengan puluhan pemimpin negara Muslim di Riyadh dalam konferensi tingkat tinggi khusus.

Dalam pertemuan itu juga, Trump dan Raja Salman bersepakat mengadakan perdagangan senjata senilai USD100 miliar.

Untuk diketahui, Arab Saudi kekinian masih terlibat perang agresi di wilayah berdaulat Yaman. Melaui pesawat-pesawat tempurnya, Saudi membombardir banyak kawasan dan membunuh ribuan warga Yaman.

Sementara AS, setidaknya sejak dua dekade terakhir, terlibat langsung maupun tak langsung dalam huru hara peperangan di Timur Tengah, mulai dari Irak hingga Suriah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hizbullah: AS Dipimpin Orang Cacat Mental dan Gila!

Hizbullah: AS Dipimpin Orang Cacat Mental dan Gila!

News | Senin, 22 Mei 2017 | 17:04 WIB

Sebelum Pidato, Donald Trump Dengarkan Surah Ali Imran 103

Sebelum Pidato, Donald Trump Dengarkan Surah Ali Imran 103

News | Senin, 22 Mei 2017 | 15:33 WIB

Raja Salman dan Donald Trump Tuding Iran Biang Terorisme Global

Raja Salman dan Donald Trump Tuding Iran Biang Terorisme Global

News | Senin, 22 Mei 2017 | 15:07 WIB

Jokowi: Hilangkan Persepsi Islam Musuh Amerika

Jokowi: Hilangkan Persepsi Islam Musuh Amerika

News | Senin, 22 Mei 2017 | 08:55 WIB

Pidato di Arab Saudi, Trump: Usir Ekstrimis dari Negara Anda!

Pidato di Arab Saudi, Trump: Usir Ekstrimis dari Negara Anda!

News | Senin, 22 Mei 2017 | 05:41 WIB

Temui Raja Salman, Melania Trump Tidak Pakai Kerudung

Temui Raja Salman, Melania Trump Tidak Pakai Kerudung

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 20:01 WIB

Menanti Pidato Bersejarah Donald Trump di Arab Saudi

Menanti Pidato Bersejarah Donald Trump di Arab Saudi

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 16:16 WIB

Buka Lowongan, Minat Magang di Gedung Putih?

Buka Lowongan, Minat Magang di Gedung Putih?

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 09:33 WIB

Nilai Kesepakatan Persenjataan Trump-Arab Saudi, Fantastis!

Nilai Kesepakatan Persenjataan Trump-Arab Saudi, Fantastis!

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 06:45 WIB

Ketika Donald Trump Diterima Raja Salman

Ketika Donald Trump Diterima Raja Salman

Foto | Sabtu, 20 Mei 2017 | 20:54 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB