Pelaku Bom Manchester Diragukan Pernah ke Suriah, Ini Buktinya

Ruben Setiawan

Jum'at, 26 Mei 2017 | 05:04 WIB
Pelaku Bom Manchester Diragukan Pernah ke Suriah, Ini Buktinya
Polisi bersenjata berjaga di Manchester. (AFP)

Suara.com - Pengebom bunuh diri yang menewaskan 22 orang di Manchester melalui Instanbul dalam perjalanannya ke Eropa namun tidak ada catatan bahwa ia memasuki Suriah selama perjalanan tersebut, kata dua pejabat keamanan Turki, Kamis.

Para pejabat tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa Turki sebelumnya tidak mendapat peringatan dari negara-negara Eropa soal si pengebom bernama Salman Abedi itu. Dengan demikian, ia diizinkan melakukan perjalanan ke Eropa.

Abedi meledakkan diri hingga menewaskan 22 orang, termasuk anak-anak, di sebuah gedung penuh penonton di Manchester pada Senin ketika orang-orang sedang meninggalkan lokasi itu usai melihat pertunjukan penyanyi Amerika Serikat, Ariana Grande.

Abedi, yang dilahirkan di Manchester dari orang tua asal Libya, baru-baru ini kembali dari Libya, menurut menteri dalam negeri Inggris, Amber Rudd.

Saat menggambarkan pergerakan Abedi sebelum serangan, salah satu pejabat Turki mengatakan, "Ada perjalanan dengan penerbangan sebelum dia tiba di Eropa. Pertama, ia pergi ke Eropa lalu ke negara ketiga dan kemudian ke Instanbul dan kembali ke Eropa." Ia mengatakan "negara ketiga" yang dimaksud bukanlah Suriah.

"Dia tidak pernah menghabiskan waktu di Turki (dan) belum pernah masuk ataupun keluar dari Suriah selama perjalanannya, tidak ada informasi seperti itu dalam catatan mengenai dia," kata pejabat tersebut.

Ayah Abedi mengatakan kepada Reuters di Libya bahwa terakhir kali ia berbicara dengan putranya yang berusia 22 tahun itu adalah satu pekan lalu, melalui telepon, dan "semuanya biasa-biasa saja". Ia tidak mengatakan di mana putranya berada saat itu.

Sky News, yang mengutip dinas intelijen Jerman, melaporkan pada Kamis bahwa Abedi pernah berada di kota Jerman, Duesseldorf, empat hari sebelum serangan.

Para penyelidik mengatakan mereka yakin bahwa Abedi merupakan bagian dari jaringan yang lebih luas di antara kalangan garis keras.

"Tidak ada pemberitahuan data intelijen soal orang ini di negara mana pun di Eropa, termasuk Jerman, sebelum serangan terjadi," kata pejabat itu.

"Juga tidak ada peringatan yang diterima Turki menyangkut hal ini. Karena itu, tidak ada pembatasan perjalanan bagi dia (Abedi, red) ke Eropa dari Istanbul." Serangan Manchester juga melukai 116 orang, yang 75 di antaranya dirawat di rumah sakit dan 23 lainnya masih berada dalam kondisi kritis, kata pihak berwenang bidang kesehatan, Kamis. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:49 WIB

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:37 WIB

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00 WIB

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:54 WIB

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:45 WIB

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:49 WIB

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

×