Alasan LBH GP Ansor Bela Bocah Korban Penganiayaan Ormas

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Jum'at, 02 Juni 2017 | 18:39 WIB
Alasan LBH GP Ansor Bela Bocah Korban Penganiayaan Ormas
Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Coumas. [Ansor News]

Suara.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor mengungkapkan alasan menjadi pendamping bocah berinisial PMA (15), yang menjadi korban persekusi sekelompok orang yang salah satunya anggota FPI.

"Kenapa LBH GP Ansor kenapa membela dan membekingi PMA, karena kami prihatin terhada cara-cara yang digunakan untuk menyelesaikan kasus ini. Terutama terhadap korban yang usianya masih muda, anak-anak, rentan. Jadi, harusnya dilakukan tabayyun, klarifikasi yang baik," kata Achmad, Jumat (2/5/2017).

Achmad menyebut cara-cara yang dilakukan kelompok itu kepada PMA sangat tak wajar. Ia mengatakan, unggahan PMA melalui Facebook yang menyindir pentolan FPI Rizieq Shihab salah.

Tapi, tindakan intimidatif dan penganiayaan tidak tepat diterapkan kepada PMA yang notabene masih di bawah umur.

"Tidak benar cara-cara seperti itu. Kami membela korban dan keluarganya ini karena memiliki hak. Khususnya PMA harus diberikan pendidikan, bukan intimidasi,” tukasnya.

Ia menuturkan, cara intimidatif dan penganiayaan justru akan membuat PMA traumatis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salah Satu Pelaku Persekusi Anggota FPI, Ini Perannya

Salah Satu Pelaku Persekusi Anggota FPI, Ini Perannya

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 18:21 WIB

Aliansi Pemuda Siap 'Main Fisik' Hadapi Ormas Pelaku Persekusi

Aliansi Pemuda Siap 'Main Fisik' Hadapi Ormas Pelaku Persekusi

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 18:16 WIB

Bocah Korban Persekusi Ketakutan, Ansor Mendampinginya

Bocah Korban Persekusi Ketakutan, Ansor Mendampinginya

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 18:10 WIB

Melawan Aksi Persekusi, Aliansi Pemuda Bentuk Crisis Center

Melawan Aksi Persekusi, Aliansi Pemuda Bentuk Crisis Center

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 17:54 WIB

Komisi Hukum DPR: Persekusi Delik Murni

Komisi Hukum DPR: Persekusi Delik Murni

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 16:54 WIB

Kesaksian Saat Bocah Digeruduk karena Status FB Singgung Rizieq

Kesaksian Saat Bocah Digeruduk karena Status FB Singgung Rizieq

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 16:44 WIB

Anggap Wajar Persekusi, Ketua Alumni 212: Mereka Hina Ulama!

Anggap Wajar Persekusi, Ketua Alumni 212: Mereka Hina Ulama!

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 16:44 WIB

Banyak Netizen Jadi Korban Jika Pelaku Persekusi Tak Ditindak

Banyak Netizen Jadi Korban Jika Pelaku Persekusi Tak Ditindak

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 15:25 WIB

Persekusi Lewat Sebar Data Orang Buat Diburu Bisa Kena UU ITE

Persekusi Lewat Sebar Data Orang Buat Diburu Bisa Kena UU ITE

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 15:14 WIB

Marak Persekusi, Giring: Ini Karena Ada Ormas Dikasih Panggung

Marak Persekusi, Giring: Ini Karena Ada Ormas Dikasih Panggung

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 14:56 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB