Dugaan Kriminalisasi Ulama, Komnas HAM Siap Temui Pemerintah

Yazir Farouk, Dian Rosmala

Sabtu, 03 Juni 2017 | 02:27 WIB
Dugaan Kriminalisasi Ulama, Komnas HAM Siap Temui Pemerintah
Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan melakukan pertemuan dengan pemerintah guna membahas persoalan hukum yang menjerat sejumlah ulama. Upaya mediasi ini dilakukan sebagai respons adanya dugaan kriminalisasi ulama atas aduan Alumni Presidium 212.

"Komnas HAM akan melakukan pertemuan dengan pemerintah, Menkopolhukam, Panglima TNI, Kapolri, Mendagri, Jaksa Agung. Menteri agama. Untuk mencari solusi perdamaian," kata Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017).

Lebih lanjut kata Natalius, bila tak ada respons dari pemerintah ihwal rencana mediasi tersebut, Komnas HAM akan mengambil langkah lain.

"Lalu jika ternyata mereka tidak berkeinginan untuk melakukan proses yang ada sekarang (mediasi), maka Komnas HAM akan mengeluarkan surat rekomendasi," ujarnya. Surat rekomendasi yang dimaksud adalah soal dugaan pelanggaran HAM.

Karena itu, Natalius berharap menteri dan pimpinan lembaga bersedia melakukan pertemuan dengan Komnas HAM pada pekan depan. Dia tak ingin pertemuan hanya diwakilkan oleh deputi masing-masing.

"Karena kami lembaga yang ingin menyelesaikan masalah nasional," kata Natalius.

"Tolong kami ditemui oleh menteri. Menkopolhukam, Menteri Agama. Menteri dalam negeri, Jaksa Agung, Kapolri dan lainnya, tolong kami ditemui. Tolong media membantu menyampaikan. Karena kami ingin menyelesaikan secara komprehensif minggu depan," ujarnya lagi menegaskan.

Adapun yang dilaporkan Alumni Presidium 212 antara lain kasus makar yang menjerat Pimpinan GNPF MUI M. Khaththath dan kasus penyebaran konten pornografi oleh pimpinan FPI Rizieq Shihab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM Nilai Pengungkapan Kasus Novel Baswedan Lambat

Komnas HAM Nilai Pengungkapan Kasus Novel Baswedan Lambat

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 17:16 WIB

Komnas HAM Nilai Cara Penangkapan Pesta Gay Atlantis Langgar HAM

Komnas HAM Nilai Cara Penangkapan Pesta Gay Atlantis Langgar HAM

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 15:11 WIB

Komentar Usman Hamid Soal Zainal Abidin Masuk ke Komnas HAM

Komentar Usman Hamid Soal Zainal Abidin Masuk ke Komnas HAM

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 00:29 WIB

Proses Seleksi Calon Anggota Komnas HAM Masih Panjang

Proses Seleksi Calon Anggota Komnas HAM Masih Panjang

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 11:12 WIB

Soal Mangkirnya Habib Rizieq, Ini Kata Ketua Advokasi FPI

Soal Mangkirnya Habib Rizieq, Ini Kata Ketua Advokasi FPI

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 22:12 WIB

Zainal Abidin Bantah Sengaja Disusupkan FPI ke Komnas HAM

Zainal Abidin Bantah Sengaja Disusupkan FPI ke Komnas HAM

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 21:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×