Kongres Dayak Internasional Diharapkan Tolak Aliran Radikal

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 04 Juni 2017 | 18:53 WIB
Kongres Dayak Internasional Diharapkan Tolak Aliran Radikal

Suara.com - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengharapkan pada Kongres Kebudayaan Dayak Internasional yang dilaksanakan di Bengkayang dapat melahirkan poin dukungan masyarakat Dayak terhadap penolakan aliran radikal dan pernyataan bahwa Dayak harus berani menjadi benteng NKRI.

"Berilah dukungan ke pemerintah, viralkan juga hal yang bersifat positif terkait program pemerintah dan kegiatan lainnya yang mendukung kinerja pemerintah," kata Cornelis di Bengkayang, Minggu (4/6/2017).

Diharapkan juga agar ada kesepakatan bahwa masyarakat Dayak tidak lagi mengurus hal yang fundamental yang sudah final dan beri dukungan terhadap empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Cornelis yang juga Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis mengharapkan adanya keputusan yang dicapai pada Kongres Internasional I Kebudayaan Dayak di Bengkayang Kalbar, berupa Protokol Kebudayaan Dayak yang bisa ditindaklanjuti.

"Karena ini kongres kebudayaan, hendaknya fokus membahas kebudayaan (Dayak) dan harus ada kesimpulan untuk masyarakat Dayak kedepan, seperti Protokol Kebudayaan," katanya.

Menurut Cornelis, kongres yang fokus membahas mengenai kebudayaan Dayak itu diharapkan berpedoman pada apa dan bagaimana kebudayaan itu dibentuk, sejarahnya dan segala macam. Sehingga keputusan yang dicapai nantinya benar-benar berguna bagi masyarakat Dayak.

"Karena bulan Juli akan dilaksanakan Kongres Dayak Internasional yang akan memunculkan Protokol Dayak, cakupan bahasan bagaimana Dayak ke depan dari berbagai aspek," tuturnya.

Ditempat yang sama, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot mengharapkan agar Kongres ini bisa menghasilkan lokok pikiran yang menjadi dasar pembangunan identitas masyarakat Dayak dan Dayak semakin bisa menunjukan kiprahnya di dunia Internasional.

Ketua Sterring Commite, Masri Sareb Putra yang mewakili tim 7 sebagai konseptor Kongres mengatakan bahwa Kongres ini dasar pemikirannya untuk membicarakan masa bagaimana depan Dayak.

Demikian juga Ketua Panitia Kongres, Bambang Bider menambahkan, melalui Kongres Internasional ini, orang Dayak harus menulis jati dirinya.

"Pada Kongres ini akan ada 52 pembicara dari berbagai negara dan disiplin ilmu serta pembahasan seperti dari Brunai Darussalam, Sabah, Sarawak, james T. Colin dari Amerika Serikat, untuk membahas mengenai Kebudayaan Dayak," kata Bambang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Triawan Munaf Jawab Kritik Saya Indonesia, Saya Pancasila

Triawan Munaf Jawab Kritik Saya Indonesia, Saya Pancasila

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 14:41 WIB

Pameran Lahirnya Pancasila

Pameran Lahirnya Pancasila

Foto | Sabtu, 03 Juni 2017 | 14:07 WIB

BIN Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila "Way of Life"

BIN Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila "Way of Life"

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 11:59 WIB

Setya Novanto Minta Ulama Cegah Radikalisasi

Setya Novanto Minta Ulama Cegah Radikalisasi

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 02:12 WIB

Ade Komarudin: Pancasila Terbaik bagi Bangsa Indonesia

Ade Komarudin: Pancasila Terbaik bagi Bangsa Indonesia

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 01:15 WIB

Bupati Banyuwangi Dukung UKP PIP Tanamkan Nilai Pancasila

Bupati Banyuwangi Dukung UKP PIP Tanamkan Nilai Pancasila

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 11:26 WIB

Sultan: Tak Cukup Slogan 'Pancasila Sudah Final'

Sultan: Tak Cukup Slogan 'Pancasila Sudah Final'

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 23:51 WIB

Dedi Mulyadi: Esensi Pancasila Tak Hanya soal 'Posting'

Dedi Mulyadi: Esensi Pancasila Tak Hanya soal 'Posting'

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 23:40 WIB

PT KAI Peringati Hari Lahir Pancasila

PT KAI Peringati Hari Lahir Pancasila

Foto | Kamis, 01 Juni 2017 | 18:51 WIB

Terkini

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB