Sering Anarkis, Polrestro Bekasi Bubarkan Geng Motor Tambun 45

Ririn Indriani

Selasa, 06 Juni 2017 | 01:48 WIB
Sering Anarkis, Polrestro Bekasi Bubarkan Geng Motor Tambun 45
Ilustrasi geng motor. (Shutterstock)

Suara.com - Polres Metro (Polrestro) Bekasi, Jawa Barat, mengumumkan Geng motor Tambun 45 secara resmi dibubarkan, karena dinilai telah meresahkan warga.

"Namun dalam hal ini, anggota geng motor tersebut harus dilakukan pembinaan berkala agar tidak mengulang kesalahan yang sama" kata Kepala Polres Metro Bekasi, Kombespol Asep Adi Saputra di Kabupaten Bekasi, Senin (5/6/2017).

Menurut dia, geng motor Tambun 45 sering kali berbuat anarkis di daerah Jakarta dan Bekasi. Namun aksi mereka tak jarang pada daerah-daerah perbatasan dan melengkapi dirinya dengan senjata tajam seperti samurai dan golok.

Dalam pembubaran ini dimaksud agar embrio-embrio kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak muda atau usia-usia yang belum masuk kategori dewasa bisa terkikis dari awal dengan cara memecah belah wadah-wadah mereka.

Selain itu juga memberikan beberapa pencerahan agar tindakan anarkis anak muda tidak terulang kembali. Tetapi bila masih dilakukan maka akan melakukan penindakan menurut hukum yang berlaku.

Ia menambahkan dalam pembubaran ini harus segera dilakukan mengingat banyaknya laporan dari masyarakat dengan ulah geng motor.

Selain itu, dalam aksi anarkis anak muda seringkali melakukan dengan membabi buta dengan tidak lagi mementingkan kepentingan bersama atau umum.

Dan juga dengan adanya geng motor ini sudah meresahkan masyarakat dan merupakan gangguan ketertiban sekitar.

Sementara itu, Kepala Polsek Tambun, Kompol Bobby Kusumawardhana membenarkan jika telah menindaklanjuti arahan dari Kapolres untuk membubarkan kelompok Tambun 45.

baca juga

Selain itu juga terus menjalin berkomunikasi dengan ketuanya. Tetapi dalam hal ini Polsek Tambun dan Polres Metro Bekasi sebagai penasehat untuk menjadikan geng motor yang berbeda.

"Secara resmi mereka sudah membubarkan diri dan kita memang kita menyarankan mereka untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bagus atau positif saja apalagi ini bulan Ramadhan semisal kegiatan sosial dan lain sebagainya," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi-TNI dan Tokoh Masyarakat Bersatu Cegah Gangster Motor

Polisi-TNI dan Tokoh Masyarakat Bersatu Cegah Gangster Motor

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 10:18 WIB

Polisi Tangkap 2 Tersangka Pelaku dalam Video Viral Lenteng Agung

Polisi Tangkap 2 Tersangka Pelaku dalam Video Viral Lenteng Agung

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 16:36 WIB

Geng Motor Beraksi Brutal, Ini Alasannya

Geng Motor Beraksi Brutal, Ini Alasannya

Lifestyle | Kamis, 25 Mei 2017 | 10:53 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×