Pengalaman Unik, Ngabuburit Bersama Gajah

Siswanto Suara.Com
Rabu, 07 Juni 2017 | 13:27 WIB
Pengalaman Unik, Ngabuburit Bersama Gajah
Sejumlah pengunjung menyaksikan seekor gajah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, pada 26 Desember lalu (Antara/Fakhri Hermansyah).

Suara.com - Kegiatan jelang buka puasa atau ngabuburit umumnya diisi dengan jalan-jalan sore ke obyek wisata, lokasi perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya.

Namun, ngabuburit di area habitat gajah Sumatera (Elephas maximus Sumatranus) di Pusat Latihan Gajah Seblat, Desa Sukabaru, Bengkulu Utara, bisa menjadi pengalaman unik.

Selain menambah wawasan, pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan satwa langka yang dibina oleh para mahout atau pawang gajah di sana.

"Sangat seru. Ini pengalaman pertama saya bisa langsung menyentuh gajah dan berswafoto," kata Riko, pengunjung PLG Seblat, pada sore akhir pekan lalu.

Riko, pemuda asal Bandung berkunjung ke PLG Seblat yang masuk dalam Taman Wisata Alam (TWA) Seblat, untuk melihat gajah-gajah jinak yang ada di sana.

Bersama anggota keluarganya yang tinggal di Desa Kota Bani, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara, Riko bersama empat orang sepupunya menghabiskan sore atau ngabuburit di PLG Seblat.

Sore itu seekor gajah jantan bernama Roby kebetulan sedang dibawa pawang menyeberang Sungai Seblat, untuk mengambil pakan berupa pelepah sawit.

Lokasi penumpukan pakan merupakan area umum yang bisa dimasuki pengunjung tanpa harus membeli tiket atau karcis masuk kawasan.

Riko dan sepupunya pun memanfaatkan kesempatan itu untuk berinteraksi dengan gajah tersebut seperti memberi makan pelepah dan berfoto bersama.

"Sebenarnya mau menyeberang dan main ke kamp tapi harus naik perahu kecil, gak berani," kata Riko.

Kendala Penyeberangan

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung, Abu Bakar mengatakan ada 12 ekor gajah jinak yang dibina di PLG Seblat.

Dari 12 gajah tersebut, delapan ekor gajah betina dan sisanya gajah jantan.

Untuk gajah betina sudah diangon di hutan, sedangkan yang jantan pada malam hari dibawa ke sekitar kamp, katanya.

Ia mengatakan empat gajah jantan bernama Roby, Ucok, Nelson dan Dino masih bisa berinteraksi dengan para wisatawan yang memasuki PLG Seblat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI