Pakar Intelijen Yakin Peretas Rusia Tanam Berita Palsu

Siswanto | Suara.com

Rabu, 07 Juni 2017 | 15:56 WIB
Pakar Intelijen Yakin Peretas Rusia Tanam Berita Palsu
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Pejabat intelijen Amerika Serikat meyakini para peretas Rusia menanamkan berita palsu yang mengakibatkan Arab Saudi dan beberapa sekutu memutuskan hubungan dengan Qatar.

Para pakar FBI yang mengunjungi Qatar pada akhir Mei untuk menganalisis dugaan pelanggaran siber yang membuat para peretas tersebut menanamkan berita palsu itu di kantor berita negara Qatar, demikian menurut CNN.

Arab Saudi kemudian mengutip berita palsu itu sebagai alasan untuk memutuskan hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Qatar menurut laporan tersebut.

Pemerintah Qatar mengatakan bahwa laporan berita pada 23 Mei menghubungkan pernyataan palsu kepada penguasa emirat yang terlihat bersahabat dengan Iran dan Israel, serta mempertanyakan apakah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mampu mempertahankan jabatannya.

Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman al Thani mengatakan bahwa FBI sudah mengonfirmasi peretasan dan penanaman berita palsu tersebut.

"Apapun yang dilontarkan sebagai sebuah tuduhan semuanya didasarkan pada informasi yang keliru dan kami rasa bahwa keseluruhan krisis didasarkan pada kesalahan informasi," katanya.

"Itu dimulai berdasarkan berita palsu, ditanamkan ke dalam kantor berita nasional kami, yang diretas dan itu dibuktikan oleh FBI," tambah dia.

Pejabat komunikasi pemerintah Qatar menyatakan bahwa dia sedang bekerja dengan FBI dan Badan Pidana Nasional Inggris dalam penyelidikan peretasan yang masih berlangsung.

Bila temuan itu akurat, tuduhan tersebut akan mengindikasikan usaha Rusia untuk melemahkan kebijakan luar negeri Amerika Serikat, berdasarkan kekhawatiran intelijen Amerika Serikat bahwa para peretas Rusia berusaha memengaruhi pemilihan presiden Amerika Serikat tahun lalu yang dimenangi oleh Trump. Namun, Kremlin membantah ikut campur dalam pemilihan presiden itu.

Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain mengumumkan pada Senin bahwa mereka memutuskan hubungan diplomatik dan menutup hubungan udara, darat dan laut dengan Qatar.

Mereka menuduh negara kecil Teluk, Qatar, membantu kelompok-kelompok ekstremis dan menyebut Qatar mendukung musuh bebuyutan Arab Saudi, Iran. Qatar membantah keras tuduhan-tuduhan itu, demikian menurut kantor berita AFP. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Qatar Resmi Gelar Piala Dunia U-17 2026 November Mendatang, Diikuti 48 Negara

Qatar Resmi Gelar Piala Dunia U-17 2026 November Mendatang, Diikuti 48 Negara

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 11:23 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:05 WIB

Update Posisi Hilal Jelang Idul Fitri di Negara-negara Timur Tengah, Kapan Lebaran 2026?

Update Posisi Hilal Jelang Idul Fitri di Negara-negara Timur Tengah, Kapan Lebaran 2026?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:37 WIB

Perang AS vs Iran Bikin Roberto Mancini yang Baru5Bukan Kerja Kembali Nganggur

Perang AS vs Iran Bikin Roberto Mancini yang Baru5Bukan Kerja Kembali Nganggur

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:57 WIB

Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang

Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:22 WIB

Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar

Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar

Bola | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:00 WIB

Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri

Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:17 WIB

Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian

Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:25 WIB

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:50 WIB

Terkini

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB