Keluarga Korban Tabrakan Kereta Tolak Jenazah Diotopsi

Chaerunnisa

Rabu, 14 Juni 2017 | 05:16 WIB
Keluarga Korban Tabrakan Kereta Tolak Jenazah Diotopsi
Puing-puing mobil pikap Grand Max yang hangus terbakar akibat terlibat kecelakaan dengan kereta api di perlintasan Pasar Gaplok, Senen, Jakarta Pusat, sudah berhasil dievakuasi, Selasa (13/6/2017) malam. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Keluarga salah satu korban kecelakaan tabrakan kereta api Walahar Ekspress, Hari Febrianto, enggan jenazah korban diotopsi karena memerlukan waktu lama.

"Pihak keluarga Hari keberatan dengan proses pemeriksaan autopsi karena dilakukan dalam waktu yang lama," kata salah satu keluarga Hari, Hanfi Fajri di kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Rabu (14/6) dini hari.

Selain itu, Hanfi mengatakan, kondisi jenazah Hari tidak memungkinkan untuk dilakukan otopsi dalam waktu lama, sehingga harus segera dimakamkan.

Dia menjelaskan, jenazah korban akan langsung dibawa ke rumah duka di Keramat Pulo dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kawi-Kawi, Rabu (14/6/2017).

"Dimakamkan di TPU Kawi-Kawi rencana Rabu (14/6) siang karena menunggu keluarga dari Padang, Sumatera Barat," ujarnya.

Sebelumnya, dua orang tewas dalam kecelakaan antara mobil boks dan kereta api di perlintasan kereta api Pasar Gaplok, Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/6) sore.

"Pada Selasa pukul 17. 00 WIB telah terjadi tabrakan Kereta Api Purwakarta dengan mobil boks yang menerobos palang pintu rel," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/6).

Martinus mengatakan, menurut salah seorang saksi bernama Ujasujani (50), peristiwa terjadi saat palang pintu kereta api di Pasar Gaplok ditutup. Namun, mobil boks malah menerobos palang tersebut sehingga terjadi kecelakaan saat kereta api melintas.

"Awal kejadian pada saat palang pintu kereta api Pasar Gaplok ditutup, mobil boks menerobos sehingga terjadi tabrakan," kata Martinus menirukan Ujasujani.

baca juga

Akibat peristiwa itu, mobil boks terseret kurang lebih 30 meter dari lokasi kejadian sehingga mengakibatkan kebakaran pada mobil boks dan dua gerbong kereta api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baru Sebulan Beli Mobil, Hari Jadi Korban Tabrakan Kereta

Baru Sebulan Beli Mobil, Hari Jadi Korban Tabrakan Kereta

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 04:53 WIB

KRL Jatinegara-Kemayoran Sudah Normal

KRL Jatinegara-Kemayoran Sudah Normal

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 23:30 WIB

Kereta dan Mobil Tabrakan di Senen, Ini Solusi Djarot

Kereta dan Mobil Tabrakan di Senen, Ini Solusi Djarot

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 21:06 WIB

Gerbong Terbakar, 700 Penumpang Kereta Walahar Ekspres Selamat

Gerbong Terbakar, 700 Penumpang Kereta Walahar Ekspres Selamat

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 20:51 WIB

Kereta dan Mobil Pikap Terbakar di Pasar Senen Sudah Dievakuasi

Kereta dan Mobil Pikap Terbakar di Pasar Senen Sudah Dievakuasi

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 20:31 WIB

Kereta Terbakar, 2 Penumpang Mobil Pikap Ikut Hangus

Kereta Terbakar, 2 Penumpang Mobil Pikap Ikut Hangus

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 20:22 WIB

Kecelakaan KA di Senen, Daops I: Mobil Menabrak, Lalu Terbakar

Kecelakaan KA di Senen, Daops I: Mobil Menabrak, Lalu Terbakar

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 18:40 WIB

Akibat Kecelakaan Kereta di Pasar Senen, Listrik KRL Dimatikan

Akibat Kecelakaan Kereta di Pasar Senen, Listrik KRL Dimatikan

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 18:22 WIB

Terkini

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

×