Geger Sejarah, Gajah Mada Sejatinya adalah 'Syaikh Gaj Ahmada'?

Reza Gunadha

Jum'at, 16 Juni 2017 | 12:35 WIB
Geger Sejarah, Gajah Mada Sejatinya adalah 'Syaikh Gaj Ahmada'?
Patung Gajah Mada di Mabes Polri [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Isi media sosial di Indonesia tampaknya tak pernah sepi dari selentingan-selentingan maupun klaim-klaim yang bombastis, sehingga membuat heboh bahkan cabuh. Termutakhir, warganet digemparkan dengan sosok yang diyakini bernama Gaj Ahmada, siapakah dia?

Anda kenal atau akrab dengan nama tokoh Gaj Ahmada atau Syeikh Ahmada? Tidak? Kalau Abu Fatih Gaj Ahmada Al Majjah Fahid Darussalam? Tidak juga?

Kalau Gajah Mada Mahapatih Majapahit? Tentu sedikit banyak kenal. Nah, di media-media sosial Indonesia sejak Kamis (15/6/2017), sejumlah warganet mengklaim ketiga nama itu identik alias merujuk pada satu orang yang sama, Gajah Mada adalah Gaj Ahmada.

Bahkan, ’Gaj Ahmada’ menjadi salah satu topik terpopuler di Twitter hingga Jumat (16/6/2017).

Lebih jauh, Gaj Ahmada diklaim sebagai nama asli sang mahapatih. Mereka menilai, para arkeolog maupun filolog salah dalam mengeja dan mengartikan aksara Pallawa era Majapahit, yang seharusnya ’Gaj Ahmada’ menjadi ’Gajah Mada’.

Kesemua selentingan yang viral di media-media sosial mengenai keabsahan nama ‘Gaj Ahmada’ ditulis dalam satu paragraf  seperti diunggah pengguna Facebook berakun Arif Barata ini:

”Patih kerajaan Majapahit yang terkenal dengan Sumpah Palapa-nya. Patih Gajah Mada juga seorang muslim. Nama aslinya adalah Gaj Ahmada (terlihat lebih Islami, bukan?). Hanya saja, orang Jawa saat itu sulit mengucapkan nama tersebut.”

”Mereka menyebutnya Gajahmada untuk memudahkan pengucapan dan belakangan ditulis terpisah menjadi Gajah Mada (walaupun hal ini salah). Kerajaan Majapahit mencapai puncak keemasan pada masa Patih Gaj Ahmada. Konon, kekuasaannya sampai ke Malaka (sekarang masuk wilayah Malaysia).”

”Setelah mengundurkan diri dari kerajaan, Patih Gaj Ahmada lebih dikenal dengan sebutan Syaikh Mada oleh masyarakat sekitar. Pernyataan ini diperkuat dengan bukti fisik yaitu pada nisan makam Gaj Ahmada di Mojokerto terdapat tulisan ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’.”

Namun, klaim tersebut justru menjadi bahan sindiran maupun dibuat sebagai lelucon oleh mayoritas warganet. Pasalnya, klaim tersebut bertentangan dengan bukti-bukti arkeologis maupun filologis.

Akun @Doneh di Twitter mengunggah bidik layar tulisan Pallawa yang ia sebut nukilan kitab Negara Kertagama. Dalam nulikan tersebut, akun itu menunjukkan nama sang mahapatih jelas ditulis sebagai ”Gajah Mada” bukan ”Gaj Ahmada”.

”Nama Gaj Ahmada? Monggo dibaca nukilah Negarakertagama ini,” tulisnya sebagai keterangan foto bidik layar nukilan kitab Negara Kertagama, Kamis.

Terkait makam sang mahapatih, itu pun tak bisa diklaim keabsahannya. Sebab, makam yang diklaim sebagai kuburan Gajah Mada ada lebih dari satu di Indonesia.

Tak hanya di Pulau Jawa, bahkan di Krui, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, juga terdapat satu kuburan yang diklaim sebagai makam Gajah Mada.

Mengenai kematian Gajah Mada, sejarawan hingga kekinian masih berdebat mengenai hal tersebut. Agus Aris Munandar—Arkeolog Universitas Indonesia—dalam bukunya berjudul ”Gajah Mada Biografi Politik”, mengatakan terdapat beragam sumber yang mengajukan argumentasi mengenai akhir hayat Gajah Mada.

Karena kebenaran klaim itu sangat diragukan, klaim Gajah Mada sejatinya adalah Gaj Ahmada beserta atribut lainnya justru menjadi bahan lelucon warganet.

Akun @berhalanada secara satire menyandingkan ‘Gaj Ahmada’ dengan sejumlah pemikir kelas dunia yang juga namanya dibuat jadi pelesetan.

“Akhirnya, kita akan tahu bahwasanya Gaj Ahmada adalah karib dari Fauzan Nietzsche, Ahmad Al Marx, Lenin Abd Al Salam, Che Al Ghivara dkk,” tulis @berhalanada.

Sementara akun@Anton_djakarta berlagak menjadi sejarawan dengan menuliskan lelucon, “dulu pasukan Gaj Ahmada selalu membawa koki dari Tartar namanya A Koen, dia jago banget bikin bakmi.”

Sedangkan akun @digembok mengkritik klaim tersebut karena tak sesuai dengan gambaran Gajah Mada yang terdapat pada patung-patung.

“Bilangin sama yang bikin, gambarnya (Gaj Ahmada) salah. Masa Syech Gaj Ahmada pakaiannya tidak menutup aurat,” tulisnya.

Akun @ariomazda menuliskan komentar yang terbilang serius. Menurutnya, klaim tersebut hanya untuk mengetes daya kritis warga Indonesia.

”Saya sedikit berharap bahwa kasus bumi datar, anti-vaksin, dan Gaj Ahmada ini sebenarnya hanya prank untuk mencek kadar IQ orang Indonesia,” tulisnya.

Warganet berakun @jatiratmaya lantas mengajukan satu usul yang harus diterima pemerintah, seandainya klaim’Gaj Ahmada’ itu benar.

“UGM (Universitas Gadjah Mada) harus ganti jadi UGA. Universitas Gaj Ahmada — feeling amazed,” tulisnya.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua

Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:17 WIB

Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri

Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:35 WIB

Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:15 WIB

Dimyati Natakusumah dari Partai Apa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

Dimyati Natakusumah dari Partai Apa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:35 WIB

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:17 WIB

Dimyati Natakusumah Keturunan Siapa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

Dimyati Natakusumah Keturunan Siapa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:36 WIB

Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral

Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:11 WIB

Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?

Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:06 WIB

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:44 WIB

Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan

Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan

DPR | Senin, 27 Juli 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×