Nur, Gadis Indonesia di Suriah: Aku Ditipu Mentah-mentah ISIS

Reza Gunadha

Jum'at, 16 Juni 2017 | 20:15 WIB
Nur, Gadis Indonesia di Suriah: Aku Ditipu Mentah-mentah ISIS
Leefa (berkerudung hijau), perempuan asal Indonesia yang tertipu propaganda ISIS untuk datang ke Raqa, Suriah. [Ayham al-Mohammad/AFP]

Suara.com - Suriah adalah tanah yang dijajikan oleh Khalifah Abu Bakr Al-Baghdadi sebagai surga untuk orang-orang yang berbaiat kepadanya. Tapi ternyata, janji tersebut tak lebih dari “ansor” atau “angin sorga” alias penipuan. Ribuan jadi korban, termasuk Nur, gadis berusia 19 tahun asal Indonesia.

Nur, begitulah gadis itu memperkenalkan dirinya kepada wartawan Agence France-Presse, Ayhem Al-Mohammad, yang menemuinya di kamp pengungsian Ain Issa, Suriah, Rabu (14/6/2017).

Ia mengakui berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan kekhalifahan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), bersama sang ayah dan saudara lelakinya, tahun 2015 silam.

Saat kehidupan Nur dan keluarganya terhimpit beban ekonomi di tanah air, mereka seakan mendapat ilham untuk “hijrah” ke Suriah setelah melihat foto dan video kedigdayaan serta kenikmatan hidup di wilayah ISIS.

“Melalui internet, Daesh (ISIS) mengajak hijrah ke Raqa, Suriah, untuk hidup sejahtera di bawah kepemimpinan khalifah. Ayah dan saudara lelakiku tertarik, karena mereka dijanjikan pekerjaan tetap yang bergaji besar,” tutur Nur.

Namun, ketika mereka menjejakkan kaki di Raqa, segala kemalangan menimpa mereka.

”Mereka semua pembohong. Saat kami sampai di sini (Suriah) baru diketahui apa yang mereka perlihatkan di internet ternyata berbeda,” tutur Nur, menyesal.

Nasib tragis yang dialami Nur dan keluarganya di wilayah ISIS Suriah adalah, ayah dan saudara lelakinya dipenjarakan oleh ISIS.

”Ayah dan saudaraku dulu berpikir akan diberikan ISIS pekerjaan tetap dan gaji besar. Tapi ternyata, sesampainya di Raqa, mereka berdua dipaksa menjadi milisi ISIS. Mereka tak mau, sehingga dipenjarakan,” bebernya.

baca juga

Nur sendiri tak bebas dari teror ISIS. Ia mengakui harus terus bersembunyi karena banyak gerombolan ISIS yang mayoritas lelaki memburunya untuk dijadikan istri.

Ketika sang ayah belum dipenjara, setiap hari ada saja tentara ISIS yang bertandang ke rumah dan tanpa ba-bi-bu mengatakan ingin menjadikan  dirinya istri.

“Umur pernikahan tentara ISIS rata-rata hanya dua bulan atau bahkan dua minggu. Setelahnya mereka bercerai dan mencari istri baru. Mereka datang ke rumah dan meminta kepada ayah agar bisa mengambilku,” ungkapnya.

Saudara lelakinya, juga sebelum dipenjara, kerapkali dihujani pertanyaan dari tentara ISIS: ”apakah kau punya suadara perempuan yang bisa kuperistri?”

"Benar, mereka (ISIS) setiap hari hanya membicarakan soal  perempuan, perempuan, perempuan,” tukas Nur.

Penderitaan Nur di tanah yang dijanjikan khalifah akhirnya berakir ketika tentara Suriah menggempur Raqa.

Ia bersama ribuan warga Raqa lainnya mengungsi di kamp Ain Issa. Kekinian, nasibnya juga belum jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri: Sel ISIS di Indonesia Lebih dari 16

Kapolri: Sel ISIS di Indonesia Lebih dari 16

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 16:44 WIB

Tiga Anggota ISIS Asal Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia

Tiga Anggota ISIS Asal Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 16:05 WIB

Giliran Rusia Klaim Bunuh Bos ISIS

Giliran Rusia Klaim Bunuh Bos ISIS

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 15:20 WIB

Vladimir Putin: Rusia Tak Akan Pernah Jadi Kekhalifahan ISIS!

Vladimir Putin: Rusia Tak Akan Pernah Jadi Kekhalifahan ISIS!

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 13:46 WIB

Manado Waspada Antisipasi Anggota ISIS dari Marawi Masuk

Manado Waspada Antisipasi Anggota ISIS dari Marawi Masuk

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 13:27 WIB

Bahaya Jika Anggota ISIS dari Marawi Lari ke Indonesia

Bahaya Jika Anggota ISIS dari Marawi Lari ke Indonesia

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 12:44 WIB

Panglima TNI: Sel ISIS Ada di 16 Daerah Indonesia

Panglima TNI: Sel ISIS Ada di 16 Daerah Indonesia

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 18:47 WIB

Komisi I DPR Dorong TNI Bantu Gempur ISIS di Filipina

Komisi I DPR Dorong TNI Bantu Gempur ISIS di Filipina

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 09:22 WIB

Diculik ISIS Sejak Usia 3 Tahun, Christina Akhirnya Bertemu Ibu

Diculik ISIS Sejak Usia 3 Tahun, Christina Akhirnya Bertemu Ibu

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 15:00 WIB

Mata-mata Israel Bocorkan Rencana ISIS Kembangkan Bom Laptop

Mata-mata Israel Bocorkan Rencana ISIS Kembangkan Bom Laptop

Tekno | Selasa, 13 Juni 2017 | 20:50 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×