Array

Kawanan Bandit Sadis Merampok Davidson Dirancang dari Apartemen

Selasa, 20 Juni 2017 | 16:03 WIB
Kawanan Bandit Sadis Merampok Davidson Dirancang dari Apartemen
Ilustrasi garis polisi [Antara]
Kawanan bandit yang dikepalai SFL menyewa sebuah kamar apartemen di Jakarta Timur untuk merancang perampokan nasabah Bank Central Asia Davidson Tantono (30). Orang yang bertugas menyewakan kamar diduga kekasih SFL berinisial RCL.

"Dia yang menyewa apartemen itu. Jadi sebelum dilakukan pekerjaan kan dia kumpul dulu semua pembagian peran," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (20/6/2017)

Argo mengungkapkan di apartemen itu pula, mereka membagi hasil perampokan yang nilainya Rp350 juta.

"Kemudian setelah berkumpul kembali, pembagian hasil," kata dia.

Argo belum bisa menjelaskan secara gamblang mengenai harga sewa dan berapa lama para pelaku menyewa kamar apartemen.

"Nanti didalami. Nanti kami lakukan pemeriksaan," kata dia.

SFL, RCL, dan NZR ditangkap di tempat persembunyian di Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (19/6/2017) kemarin.

SFL ditembak mati karena berusaha melawan saat diminta menunjukkan tempat pembuangan senjata api.

Sebelum itu, polisi telah menangkap empat pelaku, satu di antaranya mati ditembak karena melawan petugas.

Total pelaku lapangan yang sudah dilumpuhkan polisi sebanyak tujuh orang.

Davidson dirampok dan dibunuh setelah diikuti kawanan bandit itu dari BCA cabang Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (9/6/2017), siang.

Beli rumah

Uang hasil merampok Davidson sudah dibagi-bagikan ke anggota bandit dan sebagian sudah terpakai, kata Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan, Senin (19/6/2017).

"Berbagai macam dia gunakan, beberapa ada di tempat wilayahnya, di tempat yang bersangkutan tinggal rumah dan barang lainnya," kata Iriawan di Jakarta Pusat.

Namun, Kapolda tidak menjelaskan anggota bandit yang mana yang telah memakai uang untuk membeli rumah.

Komplotan ini tercatat sudah puluhan kali melakukan perampokan. Mereka telah melakukan aksi di 23 lokasi. Perampokan dan pembunuhan terhadap Davidson di SPBU, Jalan Daan Mogot, kilometer 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Jumat (9/6/2017), merupakan aksi terakhir sebelum ditangkap polisi.

"Kami tengarai yang bersangkutan sudah puluhan kali melakukan itu, nah ini poin untuk kami kembangkan untuk TKP lain, selain di Cengkareng itu," kata dia

Selain melacak keberadaan kepala bandit, penyidik juga tengah mendalami pemilik sebuah kamar apartemen di Jakarta Timur yang diduga dijadikan markas mereka.

"Kami akan mendalami apakah itu pemiliknya mereka atau yang lain," kata Iriawan.

"Itu kan bisa aja nyewa, nggak terlalu sulit apartemen ada yang tujuh juta, lima juta, kalau itu safe house-nya (markas) ya bisa menyewa apartemen itu," Iriawan menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI