Firman Soebagyo Tolak Wacana RUU Dwi Kewarganegaraan

Adhitya Himawan

Senin, 03 Juli 2017 | 12:39 WIB
Firman Soebagyo Tolak Wacana RUU Dwi Kewarganegaraan
Wakil Ketua Baleg DPR, Firman Soebagyo. [DPR RI]

Politisi senior Golkar Firman Soebagyo berpandangan, bangsa kita saat ini masih dihadapkan dari berbagai persoalan. Masih tingginya angka pengangguran, lebarnya kesenjangan dan masih banyaknya regulasi dari kebijakan pemerintah yang belum berpihak kepada kepentingan masyarakat kecil berpenghasilan rendah.

Menurutnya, kompleksitas masalah bangsa ini jauh lebih penting untuk dipikirkan daripada kita terjebak dengan isu yang belum jelas sasaran dan arah tujuannya. Apakah bangsa kita sekarang ini betul sudah siap untuk menghadapi persaingan bebas rasanya belum siap?.

Pada titik inilah, Firman berpandangan, lebih baik kaum elit di Jakarta fokus berpikir untuk membangun bangsa ini, supaya maju dalam pembangunan dan kesejahteraan rakyatnya, ketimbang buang energi untuk membicarakan diaspora yang akan menimbulkan semakin beratnya persaingan bangsa ini ke depan.

“Apakah kita sudah perhitungkan benar dan cermat kalau kita akan memberlakukan dwi kewarganegaraan, atau memberikan dalam bentuk ID card itu akan ada manfaatnya bagi bangsa dan masyarakat,” terang Firman di Jakarta, Senin (3/7/2017).

Firman juga mempertanyakan apakah pemerintah sudah memperhitungkan dengan benar terutama jika banyak orang Indonesia yang memilih meninggalkan Indonesia untuk melepaskan kewarganegarannya agar memilih menjadi warga negara lain. Mereka dengan mudah melepaskan kewarganegaraan Indonesia. Menurutnya, ini semua harus dikaji secara komperhensif dampak negatif dan politiknya.

Firman mengingatkan agar Indonesia sebagai negara besar tidak dengan mudah mengambil sikap seperti India yang membuat kebijakan ID Card kewarganegaraan. Firman menjelaskan, sebagai bangsa kita harus sadar dengan berbagai pengalaman kebijakan negara besar kecenderungannya ada agenda terselubung untuk kepentingan tertentu.

“Marilah kita berpikir realistis jangan terbuai pidato dari bangsa lain. Marilah kita camkan secara baik dan benar pasti di balik itu ada kepentingan yang lebih besar bagi negaranya. Janganlah berlebihan bagi anggota DPR terburu-buru menginisiasi UU Dwi Kewarganegaraan,” tegas Firman.

Lebih baik, lanjutnya, sisa waktu yang ada untuk merumuskan kebijakan yang lebih bermanfaat bagi bangsa dan negara ini, agar dunia investasi bisa berkembang, termasuk industri bisa segera maju.

baca juga

Selain itu, pesannya, jangan mematikan petani nelayan dan sumber daya alam kita yang dapat dikelola bangsa sendiri dan dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat dengan penerimaan negara.

“Jauh lebih penting ketimbang buang energi untuk diaspora. Apalagi menyusun RUU Dwi Kewarganegaraan, masih banyak persoalan bangsa ini yang harus kita selesaikan ketimbang memikirkan hal yang belum perlu dipikirkan seperti diaspora ini. Semuanya itu akan buang-buang energi belaka,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diaspora Indonesia di Luar Negeri Penting Untuk Genjot Ekonomi

Diaspora Indonesia di Luar Negeri Penting Untuk Genjot Ekonomi

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 12:29 WIB

Jokowi Minta Diaspora Bawa Investor Masuk ke Indonesia

Jokowi Minta Diaspora Bawa Investor Masuk ke Indonesia

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 11:45 WIB

Berdedikasi Tinggi, Jokowi Dapat Penghargaan dari Diaspora Global

Berdedikasi Tinggi, Jokowi Dapat Penghargaan dari Diaspora Global

News | Senin, 03 Juli 2017 | 10:29 WIB

Cerita Anggun, Pernah Ditawari Jadi Anggota "Girlband" di Inggris

Cerita Anggun, Pernah Ditawari Jadi Anggota "Girlband" di Inggris

Entertainment | Minggu, 02 Juli 2017 | 13:06 WIB

Obama di Kongres Diaspora

Obama di Kongres Diaspora

Foto | Sabtu, 01 Juli 2017 | 15:17 WIB

Nostalgia Obama: RS Saint  Carolus hingga Sarinah

Nostalgia Obama: RS Saint Carolus hingga Sarinah

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 13:37 WIB

Buka Kongres Diaspora, Obama Sebut Indonesia Bagian Dirinya

Buka Kongres Diaspora, Obama Sebut Indonesia Bagian Dirinya

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 12:42 WIB

Obama Datang, Pejabat Negara 'Banjiri' Kongres Diaspora Indonesia

Obama Datang, Pejabat Negara 'Banjiri' Kongres Diaspora Indonesia

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 10:46 WIB

Obama akan Pulang Kampung ke Indonesia Sekitar 10 Hari

Obama akan Pulang Kampung ke Indonesia Sekitar 10 Hari

News | Senin, 12 Juni 2017 | 15:35 WIB

Obama Pulang Kampung, Buka Kongres Diaspora di Jakarta 1 Juli

Obama Pulang Kampung, Buka Kongres Diaspora di Jakarta 1 Juli

News | Senin, 12 Juni 2017 | 13:54 WIB

Terkini

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng

14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:56 WIB

Tetangga Syok Pria Pendiam di Gang Tentrem Madiun Jadi Otak Pembunuhan Sadis Ibu-Anak

Tetangga Syok Pria Pendiam di Gang Tentrem Madiun Jadi Otak Pembunuhan Sadis Ibu-Anak

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla

Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:50 WIB

5 Wangi Parfum Terbaik untuk Musim Hujan: Hangat, Tenang, dan Tahan Lama

5 Wangi Parfum Terbaik untuk Musim Hujan: Hangat, Tenang, dan Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:49 WIB

JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026

JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah

Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah

Lampung | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:40 WIB

MSCI Buka Opsi Status Standalone, BEI Hadapi Tantangan Kepercayaan Investor

MSCI Buka Opsi Status Standalone, BEI Hadapi Tantangan Kepercayaan Investor

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:31 WIB

×