Singapura Deportasi PRT Indonesia karena Diduga Terafiliasi ISIS

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Juli 2017 | 16:47 WIB
Singapura Deportasi PRT Indonesia karena Diduga Terafiliasi ISIS
Kawasan pariwisata Singapura. (shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Singapura mendeportasi dua pekerja rumah tangga (PRT) asal Indonesia karena dituduh berkomunikasi dengan kelompok ISIS di Suriah.

Dua PRT itu disebut menghubungi kekasihnya yang seorang anggota ISIS di Suriah. Menteri Dalam Negeri Singapura Desmond Lee mengatakan sudah ada 9 PRT asal Indonesia yang dinilai radikal dan dideportasi sejak 2015.

Saat ini Singapura memang tengah meningkatkan keamanan dari ancaman terorisme. Lee mengatakan 2 PRT itu menjadi radikal karena menggunakan media sosial.

"Salah satunya berniat pergi ke Suriah bersama pacarnya untuk bergabung dengan ISIS," katanya.

Di Singapura, ada ratusan ribu pekerja asing dan pekerja bangunan. Tahun 2015 sampai 2016, Singapura menangkap 40 orang yang dinilai sebagai pekerja radikal. Selain asal Indonesia, pekerja yang dianggap mempunyai ideologi radikal itu juga banyak dari Bangladesh. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada 'Surat Kaleng' untuk Kyai Cirebon di Ledakan KUA Sidareja

Ada 'Surat Kaleng' untuk Kyai Cirebon di Ledakan KUA Sidareja

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 12:13 WIB

Indonesia Ingin Tukar Informasi Keuangan dengan Singapura

Indonesia Ingin Tukar Informasi Keuangan dengan Singapura

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 18:28 WIB

Dua Brimob Korban Teroris Masih Makan Lewat Selang Infus

Dua Brimob Korban Teroris Masih Makan Lewat Selang Infus

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:20 WIB

Mulyadi, Penikam Dua Brimob, Sebut ISIS Baik

Mulyadi, Penikam Dua Brimob, Sebut ISIS Baik

News | Senin, 03 Juli 2017 | 11:18 WIB

Penikam 2 Brimob di Masjid Falatehan Dipastikan Simpatisan ISIS

Penikam 2 Brimob di Masjid Falatehan Dipastikan Simpatisan ISIS

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 22:37 WIB

Penikam 2 Brimob Aktif di Komunitas Radikal Media Sosial

Penikam 2 Brimob Aktif di Komunitas Radikal Media Sosial

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 15:11 WIB

Keluarga Akui Teroris Penikam 2 Brimob adalah Mulyadi

Keluarga Akui Teroris Penikam 2 Brimob adalah Mulyadi

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 14:48 WIB

Pemerintah Singapura Larang Warga Asing Ikut Parade LGBT

Pemerintah Singapura Larang Warga Asing Ikut Parade LGBT

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 13:23 WIB

Dua Brimob Korban Penikaman Teroris Membaik Usai Dioperasi

Dua Brimob Korban Penikaman Teroris Membaik Usai Dioperasi

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 12:05 WIB

Masjid di Mosul Tempat ISIS Dideklarasikan Hancur

Masjid di Mosul Tempat ISIS Dideklarasikan Hancur

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 09:38 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×