Harus Ateis, Kader Partai Komunis Cina Dihukum Kalau Beragama

Reza Gunadha

Kamis, 20 Juli 2017 | 13:11 WIB
Harus Ateis, Kader Partai Komunis Cina Dihukum Kalau Beragama
Anggota Partai Komunis Tiongkok dari etnis minoritas menggunakan iPhone untuk memotret peringatan ke-95 Pendirian PKT di Gedung Rakyat, Beijing, 1 Juli 2016. [WANG ZHAO / AFP]

Suara.com - Partai Komunis Tiongkok (PKT) semakin gencar melangsungkan perjuangan ideologi terhadap yang mereka sebut sebagai kepercayaan-kepercayaan lama dan dianggap menghambat kemajuan, terutama agama.

Termutakhir, seperti dilansir Shanghaiist, Rabu (19/7/2017), partai berkuasa itu menginstruksikan seluruh anggotanya melepaskan seluruh kepercayaan tradisional dan agama. Setiap kader partai diharuskan menjadi ateis.

"Anggota partai harus mengafirmasi pandangan hidup Marxis yang ateistik dan mematuhi setiap ketentuan partai. Anggota tidak dibolehkan mencari nilai dan kepercayaan seperti itu dalam agama. Ada hukuman kalau ketentuan itu dilanggar," tegas Direktur Administrasi Negara urusan Agama Wang Zuoan.

Kader PKT, kata dia, juga diminta untuk tidak berpartisipasi atau mendukung apa pun kegiatan keagamaan meski untuk mempromosikan keragaman maupun pertumbuhan ekonomi.

Ketua Komite Etnik dan Agama Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok, Zhu Wiqun, mengatakan memeluk agama adalah ancaman serius bagi dasar-dasar PKT.

Ia mengatakan, memeluk agama ataupun mengikuti acara keagamaan meski bertujuan untuk membantu program PKT justru bakal merusak sistem filsafat partai, yakni materialisme dialektik.

"Sistem filsafat materialisme dialektik adalah sains yang sejak dulu diakui dunia sebagai kebenaran universal. Materialisme dialektik juga yang mampu membongkar kebohongan dan daya rusak kepercayaan-kepercayaan lama. Karenanya, meninggalkan filsafat itu sama saja menghancurkan PKT dan Cina," jelasnya.

Ia menuturkan, sejak tahun 2015, PKT melalui buletinnya menerbitkan artikel yang menyatakan bahwa "warga negara Cina memiliki kebebasan untuk memercayai agama, namun anggota PKT tidak. Sebab, kader adalah pejuang garda depan untuk kesadaran maju, yakni komunisme."

Sejak penerbitan artikel itu, PKT juga gencar melakukan edukasi ilmiah terhadap kader maupun warga untuk membongkar kebohongan hal-hal gaib dan supranatural, yang bisa merusak tatanan sosialisme.

baca juga

"Mengenai agama, PKT enggan mengakomodasi kepentingan kepercayaan-kepercayaan yang bisa menjadi 'kuda tunggangan' kepentingan imperialis Barat. Agama dimaksud adalah Yahudi dan Kristen, dan yang berpotensi ekstremis," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Agam Sumbar Geger, Benda Misterius Jatuh dari Langit

Warga Agam Sumbar Geger, Benda Misterius Jatuh dari Langit

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 14:41 WIB

Diduga Tak Lulus Ujian, Mahasiswa Ini Bakar Diri

Diduga Tak Lulus Ujian, Mahasiswa Ini Bakar Diri

News | Senin, 17 Juli 2017 | 13:36 WIB

Mal Cina Sedia Kamar Suami yang Enggan Temani Istri Belanja

Mal Cina Sedia Kamar Suami yang Enggan Temani Istri Belanja

News | Senin, 17 Juli 2017 | 12:24 WIB

Liu Xiaobo Meninggal, Cina Minta Negara Asing Tak Ikut Campur

Liu Xiaobo Meninggal, Cina Minta Negara Asing Tak Ikut Campur

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 13:45 WIB

Buku Langka Tulis Tangan Mao Zedong Terjual Rp12,1 Miliar

Buku Langka Tulis Tangan Mao Zedong Terjual Rp12,1 Miliar

News | Rabu, 12 Juli 2017 | 12:38 WIB

Usai Kasus Jokowi, AS Juga Salah Sebut Xi Jinping Presiden Taiwan

Usai Kasus Jokowi, AS Juga Salah Sebut Xi Jinping Presiden Taiwan

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 10:07 WIB

Ibu Kota Negara Mau Dipindah karena 'Campur Tangan' Tiongkok?

Ibu Kota Negara Mau Dipindah karena 'Campur Tangan' Tiongkok?

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 14:44 WIB

Cina: 'Main-main' dengan Korea Utara Bisa Berujung Bencana

Cina: 'Main-main' dengan Korea Utara Bisa Berujung Bencana

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 14:58 WIB

Kisah Haru Perempuan Berparas Cantik Jadi Kuli Bangunan

Kisah Haru Perempuan Berparas Cantik Jadi Kuli Bangunan

News | Selasa, 20 Juni 2017 | 21:41 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×