Array

Warga Agam Sumbar Geger, Benda Misterius Jatuh dari Langit

Reza Gunadha Suara.Com
Rabu, 19 Juli 2017 | 14:41 WIB
Warga Agam Sumbar Geger, Benda Misterius Jatuh dari Langit
[Facebook/Andri Piliang]

Suara.com - Warga Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sempat digegerkan oleh adanya benda logam berbentuk bulat tiba-tiba jatuh dari langit, Selasa (18/7/2017) sekitar pukul 09.30 WIB.

Salah seorang warga Sungai Batang, Sidik (30), mengatakan kepada Antara, logam bulat tersebut tiba-tiba jatuh dengan bunyi sangat keras.

"Kami sangat kaget dengan bunyi tersebut, sehingga kami langsung ke lokasi tempat jatuh benda itu," katanya.

Sesampai di lokasi, warga menemukan benda logam berbentuk bulat di jalan kelas c atau kabupaten yang menghubungkan Maninjau-Sungai Batang.

Akibatnya, jalan tersebut berlubang dan menghitam seperti bekas terbakar. "Dengan temuan itu, kami langsung menghubungi wali nagari," katanya pula.

Wali Nagari Sungai Batang Jon Hendra menuturkan, logam bulat berdiameter sekitar 110 sentimeter dengan berat sekitar 7,4 kilogram tersebut sampai di tanah dengan suhu sangat panas dan mengeluarkan asap.

Benda tersebut baru mendingin sekitar satu jam kemudian, dan diduga benda itu jatuh dari langit.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof Dr Thomas Djamaluddin mengatakan, benda itu teridentifikasi sebagai komponen roket Chang Zheng-3A milik Tiongkok.

Baca Juga: Media Asing: HTI Tak Lakukan Kekerasan seperti FPI

Roket itu, kata dia, digunakan untuk meluncurkan satelit navigasi Beidou M1 pada tanggal 13 April 2007 atau 10 tahun silam.

“Benda yang jatuh itu adalah tabung hydrazine atau tabung bahan bakar roket,” terangnya.

Ia menuturkan, roket CZ-3A milik Tiongkok itu memunyai orbit lonjong dengan ketinggian 10 ribu kilometer.

Ketika berada di orbitnya, roket yang terpotong itu tak langsung jatuh ke Bumi melainkan melayang mengelilingi planet ini.

Namun, kata dia, semakin lama roket yang melayang itu akan mengalami penurunan ketinggian. Tatkala berada di ketinggian 120 kilometer, potongan roket itu ditarik oleh daya gratvitasi sehingga terjatuh.

“Itulah kenapa potongan roket yang pecah pada 10 tahun lalu baru jatuh ke Bumi pada tahun ini,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI