Foto Kaki "Mengerikan" Pebalap Tour de France Ini Bikin Heboh

Arsito Hidayatullah | Rinaldi Aban | Suara.com

Sabtu, 22 Juli 2017 | 16:20 WIB
Foto Kaki "Mengerikan" Pebalap Tour de France Ini Bikin Heboh
Kaki pebalap sepeda Pawel Poljanski. [Akun Instagram @p.poljanski/screenshot]

Suara.com - Olahraga kerap disebut sebagai bagian penting untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Namun kalau melakukannya secara berlebihan, bisa jadi hasilnya pun tak sesuai harapan.

Bahkan yang aktivitas olahraganya masih tergolong "normal" pun, kadang memunculkan dampak yang bagi orang biasa terasa tak enak dilihat. Contohnya seperti yang dialami atlet balap sepeda ini.

Pebalap sepeda bernama Pawel Poljanski belum lama ini mengunggah sebuah foto yang menghebohkan warganet. Tepatnya, dia mengunggah foto kakinya yang kelelahan seusai aktivitas olahraga, di akun Instagram @p.poljanski.

Yang langsung menarik perhatian adalah urat-urat kakinya yang tampak menonjol di foto itu. Urat darah di kakinya itu bahkan terlihat jelas mulai dari bagian paha ke ujung kaki. Sementara itu, bagian lututnya juga tampak memerah.

Rupanya, sebagaimana disampaikannya sendiri, Poljanski baru saja menyelesaikan sejumlah putaran di balapan terkenal dunia, Tour de France. Tepatnya, dia baru saja menuntaskan aktivitas bersepeda lebih dari 1.758 mil atau sekitar 2.829 km.

"Setelah melahap 16 tahapan, saya pikir kaki saya terlihat sedikit kelelahan," ujarnya di caption foto, yang antara lain juga dilansir BBC.

Mendapati foto itu, beberapa warganet pun berkomentar serius dan merasa prihatin dengan bentuk kaki Poljanski.

"Pergilah ke dokter," komentar salah seorang warganet.

Beberapa warganet lain pun menambahkan komentar lebih jauh.

"Kamu mati?"tanya seorang warganet. Beberapa juga berpendapat bahwa kaki Poljanski "terlihat seperti daun manusia".

Rob Hayles, seorang mantan juara dunia bersepeda asal Inggris, mengakui  bahwa penampilan kaki Poljanski sangat ekstrem. Namun, dia menambahkan bahwa memang tidak sedikit pebalap sepeda yang bisa tampil seperti itu.

"Ketika saya bersepeda, ada beberapa pebalap yang akan seperti itu, bahkan saat di musim dingin ketika tidak sedang berlatih," ujarnya.

Hayles menambahkan bahwa untuk para pebalap sepeda, rasio kekuatan dan berat badan sangat penting artinya. Terutama untuk mengikuti Grand Tour atau ajang balap sepeda ternama.

"Meski kekuatan puncak sprinter berbadan besar sangat tinggi, umumnya bobotnya (badan) juga cukup tinggi, dan inilah mengapa mereka tidak bisa memaksimalkan performanya," katanya.

Sejauh ini, unggahan foto yang dibagikan Poljanski di akun Instagramnya itu sendiri telah mendapat like dari 42 ribu lebih warganet, serta dikomentari lebih dari 4.300 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nahas, Disikut, Pebalap Sepeda Ini Patah Bahu

Nahas, Disikut, Pebalap Sepeda Ini Patah Bahu

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 11:11 WIB

'Mati Suri', ISSI Gandeng Giro d'Italia Hidupkan Tour d'Indonesia

'Mati Suri', ISSI Gandeng Giro d'Italia Hidupkan Tour d'Indonesia

News | Sabtu, 10 Juni 2017 | 22:07 WIB

Turun Gunung dengan Kecepatan Tinggi, Pebalap AS Meninggal Dunia

Turun Gunung dengan Kecepatan Tinggi, Pebalap AS Meninggal Dunia

News | Minggu, 30 April 2017 | 08:05 WIB

Terkini

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:37 WIB

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:27 WIB

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:25 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:00 WIB

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

News | Minggu, 26 April 2026 | 15:11 WIB

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:50 WIB