Kisah Alumni ITB Ajari Bahrun Naim Rakit Bom dari Nol di Penjara

Siswanto | Dian Rosmala | Suara.com

Minggu, 23 Juli 2017 | 19:39 WIB
Kisah Alumni ITB Ajari Bahrun Naim Rakit Bom dari Nol di Penjara
Kurnia Widodo [suara.com/Dian Rosmala]
Sebelum ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri, Kurnia Widodo sebenarnya hendak meledakkan Markas Komando Brimob dan Kedutaan Besar Denmark. Itu terjadi 2005.

Lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung tahun 2000 itu mengaku bersyukur karena ditangkap polisi sebelum melakukan tindakan mengerikan.

"Saya ditangkap di Padalarang, divonis enam tahun penjara," kata Kurnia di DPP PKB, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/7/2017).

Kurnia kemudian mengungkapkan kenapa ketika itu merencanakan aksi di dua tempat. Dia dan kelompoknya jengkel terhadap aparat karena beberapa temannya ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Mereka marah ke Denmark karena salah satu media di negara itu memuat kartun Nabi Muhammad.

Di dalam tahanan, Kurnia mengaku pernah bertemu Bahrun Naim, salah satu pimpinan teroris yang berafiliasi dengan ISIS. Kurnia mengaku telah mengajarkan cara merakit bom ke Bahrun Naim.

"Sempat satu sel sama saya, tiga bulan. Saya ajari buat bom. Sampai sekarang dia aktif di medsos untuk pengikut ISIS untuk ngebom," ujar Kurnia.

Pada tahun 2014, Kurnia bebas secara bersyarat. Sebelum bebas, ia mengaku cukup sering selisih pendapat dengan kelompoknya. Dan itulah yang membuat dia renggang dengan teman-temannya.

"Misal salat di masjid lapas itu tidak sah. Akhirnya saya clash, kemudian saya banyak berdialog dengan tokoh yang bertentangan dengan kelompok saya," tutur Kurnia.

Keluar dari tahanan, ia mulai bertemu lagi dengan kelompok-kelompok radikal yang menjadi korban hasutan terorisme. Ia tidak menyebutkan nama kelompok itu, namun kata dia, ciri kelompok itu salahsatunya gampang mengkafirkan orang lain dan mengecap demokrasi sebagai paham yang murtad dari Islam.

"Mereka itu ciri-ciri hidupnya tidak makan daging. Karena mereka menganggap umat Islam sekarang banyak sekedar mengaku Islam, negeri ini negeri thogut dan aparatnya, Anshor, juga thogut. Kerena itu teror banyak menyasar teroris," ujar Kurnia.

"Bahrun Naim bilang, kalau kami itu di Suriah sudah banyak lelaki perkasa, tapi di Indonesia jarang sekali. Itu lampu hijau bagi wanita untuk melakukan bom bunuh diri," Kurnia menambahkan.

Media doktrinasi kelompok itu melalui medsos, tabligh akbar yang di dalamnya ada propaganda ISIS. Bahwa ISIS adalah kelompok yang dijanjikan Allah.

"Seperti mereka yang ketangkap mau ke Suriah kemarin," kata Kurnia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kapal Induk AS Mundur dari Palagan Perang Timur Tengah

Kapal Induk AS Mundur dari Palagan Perang Timur Tengah

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:00 WIB

Momen Didit Anak Presiden Prabowo Dapat Kejutan Kue Ultah dari Megawati dan Puan Maharani

Momen Didit Anak Presiden Prabowo Dapat Kejutan Kue Ultah dari Megawati dan Puan Maharani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:00 WIB

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:00 WIB

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:48 WIB

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB