Thailand Berambisi Rajai Cabang Olahraga Sepak Bola di SEA Games

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 31 Juli 2017 | 05:44 WIB
Thailand Berambisi Rajai Cabang Olahraga Sepak Bola di SEA Games
Para pemain tim nasional Thailand melakukan latihan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (13/12/2016) [Antara]

Suara.com - Thailand bertekad menguasai cabang olahraga sepak bola SEA Games 2017, Malaysia, dengan meraih emas di nomor putra dan putri.

"Tujuan kami adalah mempertahankan medali emas dan memberikan itu sebagai hadiah untuk rakyat Thailand. Target tersebut harus tercapai," kata manajer tim nasional putra Thailand Watanya Wongopasi, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), Jakarta, Senin dini hari (31/7/2017).

Adapun di sepak bola putra, Thailand yang berpredikat peraih emas sepak bola SEA Games Singapura 2015 berada di Grup B bersama Indonesia, Vietnam, Kamboja, Timor Leste dan Filipina.

Keinginan serupa juga digaungkan Thailand untuk sektor sepak bola putri, yang kembali dipertandingkan setelah ditiadakan pada SEA Games Singapura 2015.

Namun, manajer tim nasional sepak bola putri Thailand Nualphan Lamsam menyebut target itu tidak akan mudah dicapai melihat perkembangan timnas putri negara lain yang menjadi pesaingnya.

Di SEA Games 2017, emas di sepak bola putri hanya akan diperebutkan oleh lima negara yaitu Thailand, peraih emas SEA Games 2009 Vietnam, peraih perunggu SEA Games 2013 Myanmar, Filipina dan Malaysia.

Turnamen sepak bola putri SEA Games 2017 digelar dengan format setengah kompetisi atau "round robin".

"Kami ingin mempertahankan medali emas yang kami dapat pada SEA Games 2013. Namun, kami tidak bisa meremehkan lawan karena kualitas tim seperti Vietnam dan Myanmar sudah meningkat pada beberapa tahun terakhir. Malaysia pun berpotensi memberikan ancaman," tutur Nualphan.

Dia menambahkan, timnya akan memberikan yang terbaik di SEA Game 2017 dan berharap dukungan para suporter bisa meningkatkan kepercayaan diri tim.

Cabang olahraga sepak bola SEA Games 2017 sendiri akan berlangsung pada 14-29 Agustus 2017. Artinya, laga mulai berlangsung sekitar lima hari sebelum upacara pembukaan yang digelar 19 Agustus 2017 dan selesai sehari sebelum upacara penutupan pada 30 Agustus 2017. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menolak Lupa, Momen Malaysia Balik Bendera Indonesia di Buku Saku SEA Games 2017

Menolak Lupa, Momen Malaysia Balik Bendera Indonesia di Buku Saku SEA Games 2017

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:07 WIB

Terkini

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB