Skakmat! Sandiaga Uno 'Disemprot' Menteri Susi karena Garam

Reza Gunadha

Rabu, 02 Agustus 2017 | 20:39 WIB
Skakmat! Sandiaga Uno 'Disemprot' Menteri Susi karena Garam
Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno (kiri) dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti (kanan). [Suara.com/Kolase]

Suara.com - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno “disemprot” Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, gara-gara melontarkan pernyataan yang mempertanyakan keabsahan kebijakan pemerintah untuk mengimpor garam.

Sandiaga, ketika mengadiri acara Pusat Koperasi Pedagang Pasar DKI, di Jakarta Timur, Rabu (2/8/2017), mengakui heran karena Indonesia harus mengimpor garam.

Menurutnya, kebijakan impor garam itu aneh, karena Indonesia memunyai wilayah laut yang terbilang luas untuk dimanfaatkan sebagai ladang garam.

"Impor garam ini ironi. Bagaimana bisa, Indonesia punya laut luas tapi mengimpor garam. Salahnya di mana dalam hal ini?” tutur Sandiaga.

Ia menduga, fenomena kelangkaan garam yang memaksa pemerintah mengimpor disebabkan jumlah pengusaha pada bidang itu terbilang sedikit.

Tak menunggu lama, Menteri Susi pada hari yang sama langsung merespons pernyataan Sandiaga.

Melalui akun pribadinya di Twitter yang terverifikasi, Susi menjawab pertanyaan Sandiaga soal “keanehan” atau ironi negeri maritim tapi mengimpor garam.

"Pak Sandi seharusnya bertanya ke kawan-kawannya, pengusaha atau importir garam, yang sudah puluhan tahun berdagang garam. Kenapa bisa begitu?" tukas Susi.

Dalam “kicauan” yang lain, Susi justru mengungkapkan fenomena bahwa petani garam di Indonesia tidak mendapat keuntungan layak.

Pasalnya, setiap datang musim panen garam, selalu disertai impor garam murah yang dilakukan para pengusaha. Alhasil, harga jual garam petani Indonesia menjadi rendah.

“Saya cuma tahu, selama 2,5 tahun menjadi Menteri KKP, harga garam petani di bawah Rp400 perak; Karena setiap panen datang, garam impor yang murah dan banyak,” tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagas 'Wisata Rumah Sakit', Sandiaga Uno Panen 'Bully'

Gagas 'Wisata Rumah Sakit', Sandiaga Uno Panen 'Bully'

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 13:38 WIB

Garam Langka, Menko Darmin: Mau Nggak Mau, Impor!

Garam Langka, Menko Darmin: Mau Nggak Mau, Impor!

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 16:25 WIB

Pemerintah Diminta Kembangkan Pertanian Garam di Indonesia Timur

Pemerintah Diminta Kembangkan Pertanian Garam di Indonesia Timur

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 17:37 WIB

Versi Mantan Dirut PT Garam, Ini Sebab Garam Jadi Langka

Versi Mantan Dirut PT Garam, Ini Sebab Garam Jadi Langka

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 16:48 WIB

Gandeng JICA, KKP Perkuat Infrastruktur Kelautan Perikanan

Gandeng JICA, KKP Perkuat Infrastruktur Kelautan Perikanan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 12:13 WIB

KKP  Kemenhub Kerja Sama Percepat Ukur Ulang Kapal Perikanan

KKP Kemenhub Kerja Sama Percepat Ukur Ulang Kapal Perikanan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 12:08 WIB

Impor Garam Tak Bisa Dihindari

Impor Garam Tak Bisa Dihindari

Bisnis | Minggu, 30 Juli 2017 | 13:28 WIB

Ketika Sandiaga Uno Disebut Mirip Onky Alexander "Catatan Si Boy"

Ketika Sandiaga Uno Disebut Mirip Onky Alexander "Catatan Si Boy"

Tekno | Sabtu, 29 Juli 2017 | 21:00 WIB

Djarot: Tidak Ada Kelangkaan Garam di Jakarta

Djarot: Tidak Ada Kelangkaan Garam di Jakarta

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 10:46 WIB

Sandiaga: Jakarta Harus Jadi Pemenang Persaingan Global

Sandiaga: Jakarta Harus Jadi Pemenang Persaingan Global

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 05:08 WIB

Terkini

Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin

Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade

Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya

Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP

Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026

Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:43 WIB

×