Sekolah Swasta di DKI yang Tolak Imunisasi MR Akhirnya Menerima

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 03 Agustus 2017 | 13:47 WIB
Sekolah Swasta di DKI yang Tolak Imunisasi MR Akhirnya Menerima
Pekan Imunisasi Nasional 2016 di berbagai daerah, Selasa (8/3).

Suara.com - Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menemukan kasus beberapa penolakan terhadap imunisasi Measles Rubella di sekolah swasta. Tetapi, setelah dilakukan pendekatan lagi, akhirnya mereka menerima imunisasi.

"Negeri nggak ada, swasta ada beberapa, tapi beberapa juga sudah oke (imunisasi)," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto di Sekolah Menengah Pertama Negeri 77, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2017).

Koesmedi mengatakan mereka menolak imunisasi MR karena belum mendapatkan sosialisasi secara baik.

"Karena mereka belum tersosialisasikan. Yang sering menolak kan biasanya orang tua karena belum tersosialisasi dengan baik. Kita jelaskan pada orangtuanya. Ini bahaya. Kalau kamu kena itu kan cacat bisa buta, nggak dengar atau gangguan katup jantung. Kalau WHO bilang begitu, berarti ada masalah di kita," tutur dia.

Data Dinas Kesehatan Jakarta tahun 2016 menunjukkan dari 5.100 kasus, 35 positif terkena Rubella dan 17 persen positif terkena campak.

Di sejumlah daerah, di antaranya Yogyakarta, sejumlah sekolah menolak imunisasi Measles Rubella karena menilai haram.

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia imunisasi MR dibolehkan karena bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

"Fatwa MUI, imunisasi diperbolehkan sebagai ikhtiar kekebalan tubuh dan imunitas, dalam hal tidak imunisasi menyebabkan kematian dan mengancam jiwa, maka imunisasi hukumnya wajib. Artinya dari segala aspek seluruhnya sudah dikaji," kata Mangara.

Pagi tadi, Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat menyelenggarakan imunisasi campak di Sekolah Menengah Pertama Negeri 77.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Pusat Ida Subaedah mengatakan di wilayahnya tidak ada penolakan terhadap imunisasi Measles Rubella. Sebab, sebelum melaksanakan program, terlebih dahul gencar sosialisasi ke lapangan.

"Alhamdulillah di wilayah saya (Jakarta Pusat 2) nggak ada yang menolak semua menerima," kata Ida

Sosialisasi selain dilakukan lewat petugas, juga lewat penerbitan edaran.

Tetapi kalaupun ada sekolah yang menolak, kata dia, tak akan sanksi. Sebaliknya, petugas akan semakin intensif melakukan pendekatan kepada guru dan orangtua mengenai pentingnya imunisasi Measles Rubella.

"Sebenernya kalau sanksi nggak ada, cuma kita melalui pendekatan dan menjelaskan kenapa seperti itu, tapi ini kan tidak ada pemaksaan, kebetulan kan nggak ada di wilayah saya jadi mungkin secara kusus solusinya seperti apa bukan ranah saya untuk menyampaikan. Tapi jika seandainya terjadi di wilayah saya, kami akan sosialisasi tidak hanya kepada guru tapi kepada orangtua," kata dia.

Di Jakarta Pusat, jumlah sekolah yang melakukan imunisasi MR meliputi 126 SD dan 19 SMP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Campak dan Rubella Bukan Penyakit Ringan! IDAI: Efeknya Bisa Kejang Otak dan Cacat

Campak dan Rubella Bukan Penyakit Ringan! IDAI: Efeknya Bisa Kejang Otak dan Cacat

Health | Selasa, 28 Juni 2022 | 16:22 WIB

Terkini

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:05 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:04 WIB

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994

Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:59 WIB

×