KPU Gelar Simulasi Pemilu 2019, Pakai 5 Kertas Suara

Tomi Tresnady, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 11:30 WIB
KPU Gelar Simulasi Pemilu 2019, Pakai 5 Kertas Suara
KPU gelar simulasi Pemilu 2019 Lapangan Bola, Kel. Sindang Sono, Kecamatan, Sindang Jaya, Kabupaten, Tangerang, Banten, Sabtu (19/8/2017). [suara.com/Ummi]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak 2019 di TPS 14 yang berlokasi di Lapangan Bola, Kel. Sindang Sono, Kecamatan, Sindang Jaya, Kabupaten, Tangerang, Banten, Sabtu (19/8/2017).

Pemungutan suara dilakukan sejak pukul 07.00 WIB.

"Hari ini kita gelar simulasi nasional pemungutan dan penghitungan suara dlm rangka menghadapi pemilu 2019 yaitu pilpres dan pileg," ujar Komisioner KPU Ilham Saputra kepada media.

Sosialisasi pemungutan dilakukan untuk memantapkan rancangan Peraturan KPU (PKPU) yang nanti akan dirapatkan bersama DPR RI.

"Biar kita bisa atur dalam PKPU per TPS berapa orang sebetulnya yang tepat untuk pileg pilpres 2019 dan untuk menyesuaikan lagi di PKPU," kata dia.

Dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara tersebut, KPU dapat mengetahui kesiapan masyarakat dalam mengikuti Pileg dan Pilpres 2019 yang digelar secara bersamaan serta memperkirakan waktu penyelenggaraan Pemilu 2019.

Pasalnya dalam Pilpres dan Pileg 2019 menggunakan lima kertas suara.

"Justru kita ingin mencari persoalan yang nanti kita bisa antisipasi ke depan, misalnya saja masyarakat siap tidak sih dalam memilih? Sebelumnya kan empat (kertas suara) mereka pilih. Kita ingin tahu berapa lama mereka di TPS sehingga kita bisa mengantisipasi kira-kira dari jam 07.00 sampai jam 13.00, paling perkiraan berapa orang per TPS," ucap Ilham.

Ilham juga menuturkan, dalam simulasi juga menggunakan kotak suara transparan berdasarkan Undang-undang Pemilu yang sudah digunakan di beberapa negara.

"Kita juga mau kasih tahu itu ada kotak transparan. Begitu nggak sih kotak transparan yang diinginkan? Ada beberapa opsi kotak transparan yang ingin kita sampaikan ke masyarakat, yang disebut transparan di beberapa negara. Ada model tupperware, ada yang model cuma kelihatan sedikit kaya kaleng krupuk gitu. Jadi orang tahu surat suara tidak diapa-apakan, tidak dicurangi. Setelah itu kita RDP dengan DPR Komisi 2," ucap Ilham.

Ia juga menambahkan kotak suara transparan ideal yang terbuat dari plastik.

"Menurut KPU kotak transparan yang ideal yang dari plastik, karen tidak mudah rusak dan kalau ditaruh di gudang, tidak lembap," tandasnya.

Menurut pengamatan Suara.com, tampak masyarakat mengikuti simulasi Pemilu 2019 dengan mencoblos lima kertas suara.

Lima kertas suara tersebut yakni warna abu-abu untuk memilih calon presiden dan wakil presiden, warna biru untuk memilih DPRD Provinsi, warna Hijau untuk memilih DPRD Kabupaten Banten, kemudian warna kuning untuk memilih DPR RI dapil Banten, dan warna merah untuk DPD RI.

Tak hanya itu, tampak terdapat lima bilik suara dan lima kotak suara transparan di TPS 14

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB