Menhan Tawar Harga Sukhoi 35 Jadi 90 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:04 WIB
Menhan Tawar Harga Sukhoi 35 Jadi 90 Miliar Dolar AS
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan Indonesia akan kedatangan 11 pesawat tempur Sukhoi SU-35 pada 2019. Ryamizard menuturkan kedatangan pesawat Sukhoi setelah Pemerintah Indonesia dan Rusia menandatangani imbal beli dalam pengadaan alat peralatan pertahanan keamanan (Alpalhankam).

"Dua tahun baru sampai (Sukhoi) setelah tanda tangan. (Sukhoi) ini kan buat baru dulu, jadi bukan Sukhoi bekas," ujar Ryamizard dalam jumpa pers dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Tak hanya itu, Ryamizard menerangkan seharusnya pemerintah Indonesia bisa membeli 13 unit pesawat Sukhoi, namun masih memprioritaskan hal yang lebih penting. "Jadi sebenarnya kita bisa beli 13. Tapi kan ada yang lain kita perhatikan juga," kata dia.

Ketika ditanya apakah ada kekhawatiran adanya embargo Amerika Serikat terkait pembelian Sukhoi SU-35 dari Rusia, Ryamizard mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan. Menurutnya tidak menutup kemungkinan akan menjalin kerja sama pengadaan peralatan militer dengan negara lain.

"Tidak, tidak apa-apa, sama semuanya kita harus baik-baik, enggak ada embargo. Baik-baik aja dengan Amerika bahkan mereka menawarkan. Ke Pak Jokowi bilang, beli dong pesawat kita. Semua menawarkan, Cina dan lain-lain juga. Kita jangan banyak musuh. Jadi tenang, tidak ada apa-apa," tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia dan Rusia sepakat melakukan imbal beli dalam pengadaan alat peralatan pertahanan keamanan (Alpalhankam) berupa pesawat tempur Sukhoi-35 yang dibutuhkan oleh Kementerian Pertahanan Indonesia. Pembelian pesawat ini untuk menggantikan pesawat F-5 guna meningkatkan pertahanan dan keamanan di dalam negeri.

Pembelian alat peralatan pertahanan keamanan (Alpalhankam) berdasarkan UU Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan. Pada pasal 43 ayat 5 (e) dinyatakan bahwa setiap pengadaan Alpalhankam dari luar negeri wajib disertakan imbal dagang, kandungan lokal dan ofset minimal 85 persen dimana Kandungan lokal dan atau ofset paling rendah 35 persen.  Karena pihak Rusia hanya sanggup memberika ofset dan lokal konten sebesar 35 persen, maka Indonesia menegaskan kembali bahwa pembelian SU-35 dibarengi dengan kegiatan imbal beli yang nilainya 50 persen nilai kontrak.

Pemerintah Indonesia membeli SU-35 dari Rusia dan Rusia sebagai negara penjual berkewajiban membeli sejumlah komoditas ekspor Indonesia. Diketahui kesepakatan tersebut ditandatangani pada 10 Agustus 2017 lalu, saat pelaksanaan Misi Dagang ke Rusia yang dipimpin oleh Mendag.

baca juga

Pemerintah Rusia dan Indonesia sepakat menunjuk Rostec dan PT. Perusahaan  Perdagangan Indonesia (PPI) sebagai pelaksana teknis imbal beli tersebut. Dalam MoU tersebut Rostec  menjamin akan membeli lebih dari satu komoditas ekspor, dengan pilihan berupa karet olahan dan  turunannya, CPO dan turunannya, mesin, kopi dan turunannya, kakao dan turunannya, tekstil, teh, alas kaki, ikan olahan, furnitur, kopra, plastik dan turunannya, resin, kertas, rempah-rempah, produk industri pertahanan, dan produk lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah 26 Tahun, Rusia Kembali Rekrut Pilot Militer Perempuan

Setelah 26 Tahun, Rusia Kembali Rekrut Pilot Militer Perempuan

News | Senin, 14 Agustus 2017 | 05:02 WIB

Panser Anoa Jadi Favorit Pengunjung Pameran Industri Pertahanan

Panser Anoa Jadi Favorit Pengunjung Pameran Industri Pertahanan

News | Minggu, 13 Agustus 2017 | 11:45 WIB

Kementerian Pertahanan Beli Tiga Unit Kapal Selam Dari Korsel

Kementerian Pertahanan Beli Tiga Unit Kapal Selam Dari Korsel

News | Minggu, 13 Agustus 2017 | 11:13 WIB

Kemenhan Gelar Pameran Industri Pertahanan

Kemenhan Gelar Pameran Industri Pertahanan

Bisnis | Minggu, 13 Agustus 2017 | 10:29 WIB

Soal Alutsista, Jokowi: Tak Ada Toleransi atas Praktik Mark-up

Soal Alutsista, Jokowi: Tak Ada Toleransi atas Praktik Mark-up

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 00:13 WIB

Peluncuran Satgas TMP Indomalphi

Peluncuran Satgas TMP Indomalphi

Foto | Senin, 19 Juni 2017 | 16:06 WIB

Menhan Klaim Sudah Prediksi ISIS Masuk Ke Asia Tenggara

Menhan Klaim Sudah Prediksi ISIS Masuk Ke Asia Tenggara

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 13:45 WIB

Kerjasama Menhan RI dan Menhan Selandia Baru

Kerjasama Menhan RI dan Menhan Selandia Baru

Foto | Rabu, 31 Mei 2017 | 13:22 WIB

Kemenhan dan Selandia Baru Bangun Kerjasama Pertahanan

Kemenhan dan Selandia Baru Bangun Kerjasama Pertahanan

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 12:02 WIB

Menhan Ryamizard: HTI Silakan Angkat Kaki dari Republik Ini!

Menhan Ryamizard: HTI Silakan Angkat Kaki dari Republik Ini!

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 10:51 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×