Menhan Klaim Sudah Prediksi ISIS Masuk Ke Asia Tenggara

Adhitya Himawan | Dian Rosmala | Suara.com

Rabu, 31 Mei 2017 | 13:45 WIB
Menhan Klaim Sudah Prediksi ISIS Masuk Ke Asia Tenggara
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan Menteri Pertahanan Selandia Baru Mark Mitchell di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (31/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Aksi saling tembak tentara Filipina dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menarik perhatian negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pasalnya, jika kelompok ISIS sudah masuk ke Filipina, tidak menutup kemungkinan mereka juga akan mulai mendekati negara-negara di sekitarnya.

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengatakan, sejak setengah tahun yang lalu, ia telah mempredikasi gerakan ISIS akan masuk ke Asia Tenggara.

"Masalah ISIS, semenjak satu setengah tahun yang lalu itu saya sudah bicara itu, waspadai, baik di Taiwan, waktu di Bali juga, apalagi di Filipina, waspadai, nanti setelah babak belur di Eropa itu akan kembali ke sana," kata Ryamizard di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).

Namun demikian, ujar Ryamizard, karena ia sudah memprediksi bahwa ISIS akan segera masuk di kawasan Asia Tenggara maka ia sudah mempersiapkan strategi untuk membendung pergerakan teroris tersebut.

Ia juga mengatakan, pertemuan bilateral antara negara-negara di Asia Tenggara sangat penting untuk merumuskan jurus-jurus mengatasi gerakan ISIS.

"Tentunya kalau saya sudah prediksi itu, berarti ya saya sudah ada caranya untuk mengatasi. Saya juga sudah sampaikan dengan menteri pertahanan Malaysia dengan Philipina, karena kan itu bekas negara untuk perompak itu, pertemuan bilateral ini sangat besar kegunaannya," ujar Ryamizard.

Ryamizard berjanji akan berbagi cara dan strategi khusus yang ia miliki untuk mengantisipasi keberadaan ISIS. Kata dia, jika keberadaan ISIS tidak diatasi secepatnya, bisa merambat​ ke negara lain termasuk Indonesia.

"Ada hal-hal yang spesifik. Tapi dengan keadaan itu Filipina bersama DPR-nya harus mengerti bahwa itu menyangkut negara dia juga, ini yang kita bicarakan di Singapore besok. Jadi sebagaimana disampaikan tadi kita ini yang dituakan, pasti ke Indonesia dulu," tutur Ryamizard.

Untuk mengantisipasi kelompok ISIS itu masuk ke wilayah Indonesia, maka pihak pertahanan Indonesia akan menggelar patroli-patroli khusus, baik di darat, laut maupun di udara.

"Kita ini kan memang ada rencana untuk memutus ISIS, untuk itu harus ada patroli baik udara laut dan darat. Di ujung harus aktif betul, juga dari Kalimantan, dari laut udara dan juga darat, inilah sedang saya rancang. Tapi hati-hati karena masuk ke daerah sana ada undang-undangnya, nggak sembarangan," kata Ryamizard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Militan ISIS Sudah Ada di Desa-desa Indonesia?

Militan ISIS Sudah Ada di Desa-desa Indonesia?

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 13:37 WIB

PAN: Pembangunan Ekonomi Solusi Mencegah Tindakan Terorisme

PAN: Pembangunan Ekonomi Solusi Mencegah Tindakan Terorisme

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2017 | 13:25 WIB

Kerjasama Menhan RI dan Menhan Selandia Baru

Kerjasama Menhan RI dan Menhan Selandia Baru

Foto | Rabu, 31 Mei 2017 | 13:22 WIB

Kemenhan dan Selandia Baru Bangun Kerjasama Pertahanan

Kemenhan dan Selandia Baru Bangun Kerjasama Pertahanan

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 12:02 WIB

Buka Puasa, Dua Bom Mobil ISIS Tewaskan 31 Orang di Irak

Buka Puasa, Dua Bom Mobil ISIS Tewaskan 31 Orang di Irak

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 07:01 WIB

Politisi PDIP Klaim Negara Lain Gunakan Tentara Tangani Terorisme

Politisi PDIP Klaim Negara Lain Gunakan Tentara Tangani Terorisme

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 05:02 WIB

'Jaga Warga', Cara Sultan Tangkal Aksi Terorisme di Yogyakarta

'Jaga Warga', Cara Sultan Tangkal Aksi Terorisme di Yogyakarta

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 04:04 WIB

TNI di RUU AntiTerorisme, Ini Misi Wiranto 19 Tahun Lalu?

TNI di RUU AntiTerorisme, Ini Misi Wiranto 19 Tahun Lalu?

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 01:05 WIB

Ini Akibatnya Jika Pelibatan Militer Masuk UU Anti Terorisme

Ini Akibatnya Jika Pelibatan Militer Masuk UU Anti Terorisme

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 20:46 WIB

Pelibatan Tentara Atasi Teroris Sudah Diatur UU TNI

Pelibatan Tentara Atasi Teroris Sudah Diatur UU TNI

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 20:35 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB