Kamboja Usir LSM dan Media Massa yang Dekat dengan AS

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 25 Agustus 2017 | 04:05 WIB
Kamboja Usir LSM dan Media Massa yang Dekat dengan AS
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen. [AFP]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri Kamboja memerintahkan pekerja LSM dan media yang mendapatkan dukungan dana dari Amerika Serikat keluar dari negeranya. Kamboja memberika waktu sepekan terhitung sejak, Rabu (23/8/2017).

Media New York Times menyebut pengusiran itu dilakukan untuk membungkam kelompok oposisi sebelum pemilu Juni tahun depan di Kamboja. Pihak Amerika Serikat selama ini dinilai merongrong kekuasaan pemerintah saat ini.

Kamboja memiliki salah satu pemimpin terpanjang di dunia, Perdana Menteri Hun Sen dari Partai Rakyat Kamboja. Pemilu tahun depan, Hun Sen mendapat tantangan kuat dari Partai Cambodia National.

Salah satu lembaga nirlaba, National Democratic Institute yang berafiliasi dengan Partai Demokrat di Amerika Serikat banyak memberikan pelatihan kepada berbagai partai politik Kamboja, termasuk partai oposisi. Organisasi media berita lokal yang memiliki hubungan dengan partai Hun Sen telah menuduh National Democratic Institute berkomplot melawannya.

National Democratic Institute beropini di situsnya tentang cengkeraman partai Hun Sen di negara tersebut.

"Partai Rakyat Kamboja yang memerintah terus mendominasi setelah 30 tahun berada di bawah pemimpin yang sama. Warga negara terbatas dalam keterlibatan pemilihan pejabat, dan ketidakpercayaan antara masyarakat sipil dan pemerintah menghambat demokrasi yang inklusif dan partisipatif," tulis National Democratic Institute dalam situsnya.

Sementara dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Kamboja menuduh National Democratic Institute melakukan penghinaan.

Aktivis HAM Kamboja, Naly Pilorge menjelaskan saat ini Pemerintah Kamboja membatasi masyarakat sipil dan media massa.

"Ada upaya lanjutan dari pemerintah dan institusi pemerintah untuk membatasi dan menekan partai oposisi, masyarakat sipil dan media," kata Naly Pilorge.

baca juga

Pemerintah Kamboja membuat peraturan baru sebagai alat menekan pihak-pihak yang mengkritiknya. Salah satu yang dipakai adalah Departemen Pajak. Tagihan pajak media dan LSM yang berdiri di Kamboja disinggung.

Media yang diusir

Salah satu media yang didukung oleh AS adalah The Cambodia Daily. The Cambodia Daily merupakan surat kabar independen yang telah menjadi tempat bagi wartawan lokal dan juga rekan-rekan koresponden asing.

The Cambodia Daily mempunyai tagihan pajak sampai 6 juta dolar AS. Saat menghadiri acara di Phnom Penh, Hun Sen menyiratkan surat kabar tersebut harus keluar dari negaranya karena menunggak pajak. Bahkan dia menyebut jika sampai 4 September tak bayar pajak, maka The Cambodia Daily harus hengkang.

Selain The Cambodia Daily, Radio Free Asia dan Voice of America juga terancam terusir. Dua media itu juga ditagih bayar pajak oleh Kementerian Keuangan Kamboja. (NYTimes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Absen di Semifinal, Kapten Garuda Muda Curhat di Medsos

Absen di Semifinal, Kapten Garuda Muda Curhat di Medsos

Bola | Kamis, 24 Agustus 2017 | 22:53 WIB

Indonesia Vs Malaysia, Milla: "Bukan Laga Spesial"

Indonesia Vs Malaysia, Milla: "Bukan Laga Spesial"

Bola | Kamis, 24 Agustus 2017 | 22:28 WIB

Hadapi Malaysia di Semifinal, Pemain Garuda Diminta Tahan Emosi

Hadapi Malaysia di Semifinal, Pemain Garuda Diminta Tahan Emosi

Bola | Kamis, 24 Agustus 2017 | 21:39 WIB

Ezra Persembahkan Gol Perdana bagi Merah Putih

Ezra Persembahkan Gol Perdana bagi Merah Putih

Bola | Kamis, 24 Agustus 2017 | 21:15 WIB

Ini Alasan Marinus Pegang Kemaluan di Depan Tim Kamboja

Ini Alasan Marinus Pegang Kemaluan di Depan Tim Kamboja

Bola | Kamis, 24 Agustus 2017 | 21:04 WIB

Turunkan Ryuji Utomo, Ini Alasan Milla

Turunkan Ryuji Utomo, Ini Alasan Milla

Bola | Kamis, 24 Agustus 2017 | 20:34 WIB

Peragakan Kemaluan, Milla Diminta Didik Marinus

Peragakan Kemaluan, Milla Diminta Didik Marinus

Bola | Kamis, 24 Agustus 2017 | 20:12 WIB

Hansamu Jadi Trending Topic Twitter, Banyak Juga Komentar Kocak

Hansamu Jadi Trending Topic Twitter, Banyak Juga Komentar Kocak

Tekno | Kamis, 24 Agustus 2017 | 20:09 WIB

Marinus Bikin Tim Kamboja Naik Pitam, Milla Minta Maaf

Marinus Bikin Tim Kamboja Naik Pitam, Milla Minta Maaf

Bola | Kamis, 24 Agustus 2017 | 19:15 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×