Jokowi Dikritik Tak Tambah Peserta KIS

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Minggu, 27 Agustus 2017 | 13:10 WIB
Jokowi Dikritik Tak Tambah Peserta KIS
Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Fraksi Partai Amanat Nasional Saleh Partaonan Daulay mengatakan Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) mestinya menjadi prioritas dalam pembangunan sosial. KIS sangat bermanfaat dan membantu masyarakat yang kurang mampu.

Sebab itu, ia sangat menyayangkan jika pada tahun 2018 pemerintah tidak menganggarkan untuk penambahan kepesertaan baru.

"Pesiden Jokowi dalam pidato tentang nota keuangan dan RAPBN 2018 jelas menyebut bahwa target sasaran program itu masih 92,4 juta orang. Itu artinya, di tahun 2018, tidak ada penambahan kepesertaan baru," kata Saleh, Minggu (27/8/2017).

Padahal, kata dia, pemerintah sudah menetapkan target bahwa pada tahun 2019 nanti, kepesertaan program KIS akan mencapai 107 juta orang. Itu artinya, masih ada 14,6 juta orang lagi masyarakat yang berhak tetapi belum menerima kartu tersebut.

Bagi dia, jika pada tahun 2018 pemerintah tidak mengalokasikan anggaran untuk penambahan kepesertaan KIS dari data penerima bantuan iuran, dikhawatirkan target tersebut tidak akan tercapai.

"Betul bahwa masih terdapat carut-marut pendataan kepesertaan PBI. Tetapi itu bukan alasan yang bijak untuk meniadakan penambahan kepesertaan pada tahun 2018. Semestinya, pendataan tersebut yang diperbaiki sehingga bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran," ujar Idrus.

Diketahui, sebelumnya, pemerintah sudah menganggendakan akan ada penambahan sebesar 4 juta orang penerima KIS pada tahun 2018. Sedangkan dalam nota keuangan yang disampaikan presiden agenda penambahan itu menjadi tidak ada.

Padahal, lanjut Saleh, jika ada penambahan sebesar 4 juta orang masyarakat tidak mampu, anggaran yang diperlukan hanya Rp1,1 triliun. Anggaran ini tentu sangat kecil jika dibandingkan dengan RAPBN yang diajukan pemerintah yang mencapai Rp2.204,3 triliun.

"Saya berharap pemerintah bisa mempertimbangkan ulang agar penambahan kepesertaan KIS dari data PBI bisa tetap diadakan. Masyarakat yang kurang mampu tentu sangat senang jika hak kepesertaan mereka segera dipenuhi oleh pemerintah," kata Saleh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi: Laporkan Rumah Sakit yang Tolak Pasien KIS!

Presiden Jokowi: Laporkan Rumah Sakit yang Tolak Pasien KIS!

News | Sabtu, 18 Maret 2017 | 12:56 WIB

Jokowi Bagikan Bantuan Sosial Nontunai di Sambas Kalbar

Jokowi Bagikan Bantuan Sosial Nontunai di Sambas Kalbar

News | Jum'at, 17 Maret 2017 | 17:04 WIB

Bagikan KIP, Presiden Jokowi: Jangan Digunakan Untuk Beli Pulsa

Bagikan KIP, Presiden Jokowi: Jangan Digunakan Untuk Beli Pulsa

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 17:06 WIB

Tiba di Ambon, Presiden Jokowi Serahkan PMT, PKH dan KIS

Tiba di Ambon, Presiden Jokowi Serahkan PMT, PKH dan KIS

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 17:01 WIB

Jokowi: Kartu PKH Untuk Pemerataan Ekonomi Bagi Warga Miskin

Jokowi: Kartu PKH Untuk Pemerataan Ekonomi Bagi Warga Miskin

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 08:41 WIB

PDIP Ngotot Puan Tidak Layak Diganti Sebagai Menteri

PDIP Ngotot Puan Tidak Layak Diganti Sebagai Menteri

News | Sabtu, 07 November 2015 | 13:44 WIB

Jokowi Beri Jaminan Semua Pemegang KIS Bisa Berobat Gratis

Jokowi Beri Jaminan Semua Pemegang KIS Bisa Berobat Gratis

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 11:51 WIB

Presiden: Buruh Wajib Miliki KIS

Presiden: Buruh Wajib Miliki KIS

News | Sabtu, 18 April 2015 | 23:02 WIB

Khofifah: Landasan Hukum Kartu Sakti UU APBN

Khofifah: Landasan Hukum Kartu Sakti UU APBN

News | Rabu, 12 November 2014 | 11:38 WIB

Terkini

Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!

Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:03 WIB

Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga

Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:57 WIB

Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa

Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:55 WIB

Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK

Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:50 WIB

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:43 WIB

Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa

Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:42 WIB

Revisi UU Pemilu Mendesak, Eks Penyelenggara Ingatkan Waktu Kian Sempit Jelang 2026

Revisi UU Pemilu Mendesak, Eks Penyelenggara Ingatkan Waktu Kian Sempit Jelang 2026

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:39 WIB

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:28 WIB

Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:25 WIB

Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026

Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:23 WIB