Profesor Kenneth: Texas Dilanda Badai karena Pilih Donald Trump

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 30 Agustus 2017 | 12:33 WIB
Profesor Kenneth: Texas Dilanda Badai karena Pilih Donald Trump
Ilustrasi angin kencang disertai hujan lebat, badai. (Shutterstock)

Suara.com - University of Tampa, Florida, Amerika Serikat, memecat seorang profesor bernama Kenneth Storey, karena mengatakan badai Harvey yang memorak-porandakan Texas disebabkan warga setempat memilih Partai Republik dan Donald Trump dalam pemilihan presiden.

Sang profesor, seperti diberitakan Anadolu Agency, Rabu (30/8/2017), menuliskan opininya tersebut ke media sosial dan memicu kemarahan warga Texas dan negara bagian lain.

"Kami mengecam pernyataan itu dan sentimen yang ada di baliknya. Kami sadar, pernyataan dia menyakiti warga Texas dan AS yang tengah berduka, " tutur Juru Bicara University of Tampa, Eric Cardenas.

"Sebagai warga Florida, kami sangat peduli terhadap dampak kehancuran dan kepedihan warga Texas akibat badai Harvey. Itu adalah murni bencana alam, tidak seperti yang dituliskan profesor," tambah Eric.

Pernyataan profesor tamu itu memicu "serangan” massif warganet terhadap University of Tampa, sehingga memaksa institusi pendidikan itu untuk kali pertama dalam sejarahnnya meminta maaf secara profesional dan memecat profesor.

Sebelumnya, Profesor Kenneth menuliskan kalimat yang dianggap tak pantas dan menyakiti perasaan warga Texas yang tengah ditimpa kemalangan.

"Aku tak memercayai instan karma, tapi inilah yang terjadi di Texas. Aku berharap, hal ini (bencana) membuat mereka memahami bahwa GOP tak peduli terhadap warga Texas, " tulis Kenneth di Twitter, yang kini sudah dihapus.

Untuk diketahui, GOP adalah akronim dari Grand Old Party atau nama lain Partai Republik yang berkonotasi negatif.

Setelah mendapat kecaman, Kenneth sempat mengutarakan permintaan maaf kepada warga Texas, Senin (28/8) awal pekan ini, atau sehari sebelum dipecat.

“Aku sangat menyesali pernyataan itu. Aku tak pernah bermaksud menghina atau menambah kesakitan kalian. Aku berharap korban badai Harvey cepat pulih,” tulisnya melalui Twitter.

Badai Harvey sendiri disebut menewaskan sedikitnya enam orang warga Texas. Selain itu, rumah warga juga banyak rusak diterjang badai yang disertai hujan deras tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pentagon Kaji Kebijakan Larangan Kaum Transgender di Militer AS

Pentagon Kaji Kebijakan Larangan Kaum Transgender di Militer AS

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 09:38 WIB

Putra Trump Akan Bersaksi Soal Campur Tangan Rusia di Pilpres AS

Putra Trump Akan Bersaksi Soal Campur Tangan Rusia di Pilpres AS

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 06:04 WIB

Begini Cara Trump Atasi Bencana Akibat Badai Harvey

Begini Cara Trump Atasi Bencana Akibat Badai Harvey

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 04:58 WIB

Enam Orang Tewas Setelah Badai Harvey Hantam Texas

Enam Orang Tewas Setelah Badai Harvey Hantam Texas

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 08:42 WIB

Badai Harvey Hantam Texas, Ribuan Tahanan Siap Dievakuasi

Badai Harvey Hantam Texas, Ribuan Tahanan Siap Dievakuasi

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 06:53 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB