Ahok Dipenjara, Wali Kota Ngaku Tak Sanggup Bikin RPTRA

Reza Gunadha | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 30 Agustus 2017 | 19:01 WIB
Ahok Dipenjara, Wali Kota Ngaku Tak Sanggup Bikin RPTRA
ILUSTRASI - Warga beraktivitas di kawasan Taman Langsat, Jakarta, Jumat (4/8).

Suara.com - Wakil Ketua DPRD Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) mengatakan, empat pemerintahan administratif di ibu kota tidak siap membeli lahan untuk dijadikan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA).

Alhasil, dana anggaran Rp250 yang sedianya untuk membeli lahan di lima wilayah kota disetop dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara tahun 2017.

"Empat wali kota tidak siap menganggarkan dalam APBD Perubahan 2017. Cuma satu wali kota yang siap, yakni Jakarta Barat, (Anas Effendi),” kata Lulung di Gedung DPRD Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017).

Selain itu, kata dia, mayoritas wali kota juga menyatakan tidak siap lantaran perumusan APBD-P terlampau cepat.

Karenanya, Lulung menegaskan penyetopan dana anggaran pembelian lahan RPTRA bukan kesalahan legislatif, melainkan pemprov.

"Saya setuju adanya RPTRA biar jalan terus kan. Tapi, Kalau sekarang pemerintah tidak melakukan itu, bukan salah DPRD. Empat wali kota tidak sanggup,” tegasnya lagi.

Lebih jauh, politikus Partai Persatuan Pembangunan ini kemudian menyinggung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2012-2017 yang disusun Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Program tersebut akan akan berakhir tahun ini dan belum semuanya terlealisasi.

"Dia (Djarot) harus konsisten bekerja keras. Djarot harus menyeleaikna RPJMD Pak Jokowi dan Ahok. Harus terealisasi angka maksimal,” harapnya.

Untuk diketahui, sebelum mengundurkan diri dari jabatan sebagai Gubernur Jakarta, Ahok menugaskan seluruh wali kota melakukan pengadaan lahan RPTRA. Setiap pemerintahan administratif dijatah Rp50 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggaran RPTRA Dihapus Setelah Ahok Tak Jadi Gubernur Jakarta

Anggaran RPTRA Dihapus Setelah Ahok Tak Jadi Gubernur Jakarta

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 11:24 WIB

Yuk, Kenali Lebih Dekat Prasasti Simpang Susun Semanggi !

Yuk, Kenali Lebih Dekat Prasasti Simpang Susun Semanggi !

Video | Minggu, 27 Agustus 2017 | 07:25 WIB

Buni Yani: Sebelum Video Saya Viral, Sudah Banyak yang Benci Ahok

Buni Yani: Sebelum Video Saya Viral, Sudah Banyak yang Benci Ahok

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 14:06 WIB

Sidang Buni Yani, Ahmad Dhani Datang Jadi Saksi Meringankan

Sidang Buni Yani, Ahmad Dhani Datang Jadi Saksi Meringankan

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 13:50 WIB

Ini Penyebab Kasus "Hate Speech" Ahmad Dhani Jalan di Tempat

Ini Penyebab Kasus "Hate Speech" Ahmad Dhani Jalan di Tempat

Entertainment | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 09:21 WIB

Ketua DPRD Jakarta: Simpang Susun Semanggi Ada karena Ahok

Ketua DPRD Jakarta: Simpang Susun Semanggi Ada karena Ahok

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 05:15 WIB

Tidak Hadir, JPU Bacakan Kesaksian Ahok pada Sidang Buni Yani

Tidak Hadir, JPU Bacakan Kesaksian Ahok pada Sidang Buni Yani

News | Selasa, 15 Agustus 2017 | 14:10 WIB

Partai Demokrat Bandingkan Sikap Victor Laiskodat dengan Ahok

Partai Demokrat Bandingkan Sikap Victor Laiskodat dengan Ahok

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 10:14 WIB

Buni Yani Lempar Tantangan ke Ahok

Buni Yani Lempar Tantangan ke Ahok

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 07:41 WIB

Ahok Tak Hadir di Sidang, Pengacara Buni Yani Kesal

Ahok Tak Hadir di Sidang, Pengacara Buni Yani Kesal

News | Selasa, 08 Agustus 2017 | 13:54 WIB

Terkini

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:32 WIB

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:28 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:17 WIB

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:15 WIB

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB