Masinton: Pernyataan Brigjen Aris Bisa Bongkar 'Klik' di KPK

Reza Gunadha | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 30 Agustus 2017 | 19:21 WIB
Masinton: Pernyataan Brigjen Aris Bisa Bongkar 'Klik' di KPK
Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar (kiri) saat akan mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK [Antara]

Suara.com - Wakil Ketua Panitia Khusus Angket DPR Masinton Pasaribu mengatakan, pernyataan Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Aris Budiman bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar 'klik' yang menguasai lembaga antirasuah tersebut.

"Harusnya ini bisa menjadi pintu masuk," kata Masinton di DPR, Jakarta, Selasa (30/8/2017).

Dalam kesaksiannya di hadapan Pansus Angket KPK Selasa (29/8/2017) malam, Aris mengatakan ada 'klik' di internal KPK yang mengatur setiap kebijakan di KPK.

Masinton menganggap kelompok tersebut harus dibongkar. Menurutnya, pemimpin KPK yang sekarang harus bisa menyelesaikan masalah ini.

"Pemimpin KPK berani tidak melawan kelompok ini? Punya nyali tidak? Aris punya nyali untuk melawan gerombolan itu," tukasnya.

Dia menerangkan, pimpinan KPK dipilih DPR dan dilantik Presiden. Karena itu, sudah sepatutnya mereka bisa membenahi KPK.

"Pemimpin KPK dipilih DPR dan dilantik presiden untuk membenahi KPK,  melakukan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi sesuai jalur hukumnya," jelasnya.

Dalam rapat dengan Pansus Angket KPK, Aris mengatakan ada kelompok yang mengatur kebijakan di KPK. Namun, dia tidak menyebut nama siapa pemimpin kelompok yang dimaksud.

Aris hanya mengatakan kelompok tersebut dipimpin penyidik senior di KPK. Ketika anggota DPR menyebut nama penyidik senior itu adalah Novel Baswedan, Aris mengiyakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditangkap KPK, Wali Kota Tegal: Saya Korban Pengusaha

Ditangkap KPK, Wali Kota Tegal: Saya Korban Pengusaha

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 19:06 WIB

Ditahan KPK, Wali Kota Tegal Masih Bisa Tersenyum

Ditahan KPK, Wali Kota Tegal Masih Bisa Tersenyum

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 18:26 WIB

Komisi III akan Tanya KPK Soal Adanya Klik di Internal KPK

Komisi III akan Tanya KPK Soal Adanya Klik di Internal KPK

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 17:02 WIB

Sandiaga Uno Jadi Saksi Korupsi Rumah Sakit Universitas Udayana

Sandiaga Uno Jadi Saksi Korupsi Rumah Sakit Universitas Udayana

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 13:23 WIB

Dirdik KPK Hadir di Pansus, Siapa yang Salah?

Dirdik KPK Hadir di Pansus, Siapa yang Salah?

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 11:45 WIB

Koalisi Antikorupsi: Pecat Direktur Penyidikan KPK!

Koalisi Antikorupsi: Pecat Direktur Penyidikan KPK!

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 10:26 WIB

Gelar OTT di Tiga Kota, KPK Amankan Lima Orang

Gelar OTT di Tiga Kota, KPK Amankan Lima Orang

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 04:30 WIB

Dirdik KPK Sebut Video Miryam di Sidang Sudah Dipotong-potong

Dirdik KPK Sebut Video Miryam di Sidang Sudah Dipotong-potong

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 05:02 WIB

Ada Korupsi Bernilai Rp4,6 Triliun Tengah Disidik KPK

Ada Korupsi Bernilai Rp4,6 Triliun Tengah Disidik KPK

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 04:01 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB