Sekjen PBB: Kami Dukung Berdirinya Negara Palestina

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 31 Agustus 2017 | 12:37 WIB
Sekjen PBB: Kami Dukung Berdirinya Negara Palestina
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres (kiri) dan PM Palestina Rami Hamdallah (kanan), dalam konferensi pers di Ramallah, Selasa (29/8/2017). [ABBAS MOMANI/AFP]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menegaskan, satu-satunya solusi untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina adalah pendirian Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Pernyataan tersebut dilontarkan Guterres saat kunjungan bersejarah ke Jalur Barat dan Gaza, dua daerah utama otonom Palestina di bawah penjajahan Israel.

“Satu-satunya garansi bagi perdamaian adalah berdirinya Negara Palestina di samping Negara Israel. Kedua negara nantinya harus bisa hidup bersama secara damai dan bekerjasama,” tegas Guterres, saat konferensi pers bersama Perdana Menteri Palestina Rami al-Hamdallah, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (31/8/2017).

Agar perdamaian dan berdirinya Negara Palestina terwujud, Guterres menekan Israel untuk menghentikan okupasi tanah dan pembangunan permukiman di wilayah status quo Palestina.

“Menurut pandangan kami, permukiman yang dibangun Israel adalah ilegal. Karenanya, seluruh bangunan yang sudah dibuat oleh mereka harus segera dibongkar,” tegasnya lagi.

Selanjutnya, Guterres meminta Israel, otoritas Palestina, maupun Hamas yang menguasai Jalur Gaza tidak melakukan aksi apa pun yang bisa merusak pembicaraan diplomatik tentang perdamaian.

Guterres juga menyuarakan keprihatinannya terhadap situasi di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Menurutnya, kondisi warga sipil di daerah tersebut sangat memprihatinkan.

“PBB ingin mendatangkan segala bantuan yang diperlukan warga Gaza. Tapi, itu tidak bisa dilakukan karena Presiden Mahmoud Abbas memblokade daerah itu. Jadi, kami berharap konflik internal Palestina bisa diakhiri sehingga warga Gaza bisa hidup secara layak,” harapnya.

PM Al-Hamdallah, dalam konferensi pers yang sama, menyatakan meminta PBB melindungi warga Palestina dan situs-situs suci Islam yang berada di Yerusalem dari agresi Israel.

“Kami berdiskusi mengenai pembangungan politik, ekonomi, dan kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza, Jalur Barat, dan Yerusalem. Israel selama ini tidak mengindahkan resolusi PBB, seperti soal perlindungan situs suci di Yerusalem,” terangnya.

Ia menegaskan, bakal mendukung segala ketentuan PBB yang juga berniat mendukung berdirinya Negara Palestina.

“Kami akan mendukung segala upaya untuk berdirinya Negara Palestina merdeka. Kami sudah mengusulkan kepada PBB, agar Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara kami,” tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Duterte: Pelapor Khusus PBB Orang Bodoh

Presiden Duterte: Pelapor Khusus PBB Orang Bodoh

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 19:18 WIB

Presiden Palestina Kirim Surat untuk Pemimpin Komunis

Presiden Palestina Kirim Surat untuk Pemimpin Komunis

News | Kamis, 17 Agustus 2017 | 02:03 WIB

Pasukan Israel Sita Mainan Anak-anak Palestina

Pasukan Israel Sita Mainan Anak-anak Palestina

News | Kamis, 17 Agustus 2017 | 01:52 WIB

Jokowi: Kita Dukung Penuh Kemerdekaan Palestina

Jokowi: Kita Dukung Penuh Kemerdekaan Palestina

News | Rabu, 16 Agustus 2017 | 13:45 WIB

Tolak Ikut Perang Lawan Palestina, Perempuan Israel Dipenjara

Tolak Ikut Perang Lawan Palestina, Perempuan Israel Dipenjara

News | Senin, 14 Agustus 2017 | 05:15 WIB

Israel Larang Pesepakbola Palestina Pergi untuk Lakoni Laga Final

Israel Larang Pesepakbola Palestina Pergi untuk Lakoni Laga Final

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 17:53 WIB

Peningkatan Penularan HIV di Filipina Tertinggi di Asia Pasifik

Peningkatan Penularan HIV di Filipina Tertinggi di Asia Pasifik

Health | Rabu, 02 Agustus 2017 | 01:09 WIB

Jakarta Genjot Penerimaan Pajak PBB Rp4 Triliun Tahun Ini

Jakarta Genjot Penerimaan Pajak PBB Rp4 Triliun Tahun Ini

News | Senin, 31 Juli 2017 | 14:37 WIB

Bantai Pemuda Palestina, Tentara Israel Cuma Dipenjara 18 Bulan

Bantai Pemuda Palestina, Tentara Israel Cuma Dipenjara 18 Bulan

News | Senin, 31 Juli 2017 | 09:39 WIB

Israel Tembaki Warga Palestina yang Mau Salat di Al Aqsa

Israel Tembaki Warga Palestina yang Mau Salat di Al Aqsa

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 11:57 WIB

Terkini

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:09 WIB

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:07 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:04 WIB

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel

Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:58 WIB

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:43 WIB