Moratorium TKI Sebabkan Perdagangan Manusia Naik

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 02 September 2017 | 18:22 WIB
Moratorium TKI Sebabkan Perdagangan Manusia Naik
Ilustrasi korban perdagangan manusia [shutterstock]

Suara.com - Migrant Care, organisasi nonpemerintah yang fokus mengadvokasi hak buruh migran dan migrasi, melansir data bahwa grafik persentase kasus perdagangan manusia (human trafficking) yang melibatkan Indonesia tajam meningkat sejak tahun 2015.

Ketua Migrant Care Anis Hidayah mengungkapkan, persentase perdagangan manusia itu meningkat setelah pemerintah menerapkan moratorium (penghentian sementara) pengiriman buruh migran ke-21 negara di Timur Tengah.

"Setelah menerapkan moratorium, pengawasan dan kontrol pemerintah terhadap perdagangan manusia terbilang tak ketat. Lebih dari 2.644 orang yang menjadi korban perdagangan manusia selama moratorium,” tutu Anis di Restoran Kekini, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2017).

Data terakhir yang dimiliki Migrant Care, yakni tahun 2016, terdapat lebih dari 10.200 orang Indonesia yang didagangkan ke luar negeri.

Ironis, kata dia, tak banyak sindikat perdagangan manusia yang terbongkar dan dihadapkan ke muka pengadilan.

“Pelaku perdagangan manusia yang diproses secara hukum tak lebih dari satu persen,” tukasnya.

Ia mengatakan, persoalan inilah yang nantinya akan dijelaskan dalam sidang ke-27 Komite Perlindungan Pekerja Migran PBB di Geneva, Swiss, pada tanggal 4-13 September 2017.

Anis sendiri termasuk sebagai anggota delegasi lembaga nonpemerintah yang akan mempresentasikan hal tersebut, dalam sidang PBB.

"Jadi, ini yang kami utarakan kepada PBB, sehingga ke depan, dapat memacu pemerintah menangani secara serius persoalan perdagangan manusia,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asahan Jadi Pusat Jalur Perdagangan Perempuan ke Malaysia

Asahan Jadi Pusat Jalur Perdagangan Perempuan ke Malaysia

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 10:49 WIB

Gadis Belasan Tahun Dijadikan Pekerja Seks di Rusun

Gadis Belasan Tahun Dijadikan Pekerja Seks di Rusun

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 11:19 WIB

Bejat! Demi Dapat Tambahan Uang, Guru Ini Jual Muridnya

Bejat! Demi Dapat Tambahan Uang, Guru Ini Jual Muridnya

News | Rabu, 23 November 2016 | 08:54 WIB

3 Perempuan Korban Perdagangan Manusia di Padang Harus Dilindungi

3 Perempuan Korban Perdagangan Manusia di Padang Harus Dilindungi

News | Selasa, 06 September 2016 | 16:23 WIB

Menaker: Negara Penerima Diminta Lindungi Hak TKI

Menaker: Negara Penerima Diminta Lindungi Hak TKI

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 06:54 WIB

Korban Terbesar Trafficking Adalah TKI dari NTB

Korban Terbesar Trafficking Adalah TKI dari NTB

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 07:05 WIB

Menaker Tolak Rayuan Kuwait Agar Indonesia Kembali Kirim PRT

Menaker Tolak Rayuan Kuwait Agar Indonesia Kembali Kirim PRT

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 07:09 WIB

14 Orang Ditangkap di Kasus Perdagangan Manusia TKI

14 Orang Ditangkap di Kasus Perdagangan Manusia TKI

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 14:26 WIB

Mabes Polri Rilis Sindikat Perdagangan Manusia

Mabes Polri Rilis Sindikat Perdagangan Manusia

Foto | Kamis, 18 Agustus 2016 | 13:32 WIB

Dua Pelaku Perdagangan Manusia di Bitung Diringkus Polisi

Dua Pelaku Perdagangan Manusia di Bitung Diringkus Polisi

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 22:45 WIB

Terkini

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB