Kader Muda PAN Sarankan FPI Tak Membunuh saat Bela Rohingya

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Senin, 04 September 2017 | 16:24 WIB
Kader Muda PAN Sarankan FPI Tak Membunuh saat Bela Rohingya
Anak-anak Rohingya mengantre pembagian daging kurban oleh warga Bangladesh di Nykkhongchhari [AFP]

Suara.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda Partai Amanat Nasional Ahmad Yohan menanggapi sikap ormas FPI yang membuka pendaftaran untuk dikirimkan ke Myanmar membantu Muslim Rohingya yang tengah dibantai tentara. FPI menyebut tujuan ke Myanmar untuk 'berjihad'.

"Ya, kami hormati semua orang (termasuk FPI) Mengepresikan dirinya untuk membela tindakan yang keji terjadi di Myanmar kepada warga Rohingya," kata Ahmad di depan Kedubes Myanmar, Jalan Haji Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2017).

Menurut Ahmad langkah yang diambil FPI, sebagai bentuk kedekatan secara keagamaan yang telah menyentuh hati, atas tindakan militer Myanmar terhadap minoritas umat muslim Rohingya.

"Ini pasti ada kedekatan emosional, agama, kemanusiaan, dan lain sebagainya. Yang penting semua punya tujuan baik untuk menghentikan kedzaliman yang terjadi di Myanmar harus segera berhenti," ujar Ahmad.

Selanjutnya Ahmad mendukung langkah FPI. Namun jihad dilakukan dengan membantu para pengungsi etnis Rohingnya. Bukan malah terlibat dalam konflik yang terjadi tersebut.

"Kami mendukung semua gerakan yang menghentikan tindakan kekerasan di Myanmar. Tapi selama digunakan dengan cara - cara yang benar. Jangan sampai memakai cara yang dzalim juga membunuh juga," kata Ahmad.

Sebanyak 87.000 Muslim Rohingya kabur ke Bangladesh karena adanya pembantaian yang dilakukan tentara Myanmar sejak 25 Agustus 2017 lalu. Mereka sudah ada di Bangladesh.

Jumlah tersebut dikonfirmasih oleh perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Myanmar. Sementara masih ada 20.000 orang yang berkumpul di perbatasan kedua negara. Termasuk di Rakhine.

Sementara Bangladesh bersedia membuka pintu perbatasannya dan membiarkan Rohingya masuk negara itu. Kekerasan yang dilakukan tentara Myanmar dan kelompok intoleran kepada Rohingya marah terjadi sejak 2012. Mereka diusir dan jadi bulan-bulanan kekerasan berbungkus isu agama.

baca juga

Dalam beberapa pekan terahir terjadi pembakaran desa-desa di Rakhine. Selain itu penembakan terhadap 400-an warga Rohingya di perbatasan Bangladesh-Myanmar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

87.000 Rohingya Lari ke Bangladesh Selama Pembantaian di Myanmar

87.000 Rohingya Lari ke Bangladesh Selama Pembantaian di Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 16:05 WIB

Malala Menunggu Kutukan Suu Kyi Terhadap Pembantaian Rohingya

Malala Menunggu Kutukan Suu Kyi Terhadap Pembantaian Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 15:43 WIB

Aung San Suu Kyi Dikecam Keras Demonstran di Kedubes Myanmar

Aung San Suu Kyi Dikecam Keras Demonstran di Kedubes Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 15:39 WIB

Ridwan Kamil Galang Dana untuk Muslim Rohingya

Ridwan Kamil Galang Dana untuk Muslim Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 15:06 WIB

Ridwan Kamil Setuju Bandung Jadi Tempat Mengungsi Rohingya

Ridwan Kamil Setuju Bandung Jadi Tempat Mengungsi Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 14:57 WIB

Sahabat Muslim Rohingya: PBB Tidur atau Lupa?

Sahabat Muslim Rohingya: PBB Tidur atau Lupa?

News | Senin, 04 September 2017 | 14:52 WIB

Perempuan Berjilbab Ini Bersedia 'Jihad' ke Myanmar, Mengapa?

Perempuan Berjilbab Ini Bersedia 'Jihad' ke Myanmar, Mengapa?

News | Senin, 04 September 2017 | 13:45 WIB

Sejumlah Daerah Demo Pro Rohingya, Ada Pendaftaran 'Jihad'

Sejumlah Daerah Demo Pro Rohingya, Ada Pendaftaran 'Jihad'

News | Senin, 04 September 2017 | 13:32 WIB

Pendemo Pro Rohingya Sebut Seruan HAM Suu Kyi Bohong

Pendemo Pro Rohingya Sebut Seruan HAM Suu Kyi Bohong

News | Senin, 04 September 2017 | 13:13 WIB

DPR Gelar Rapat Pimpinan Bahas Pembantaian Muslim Rohingya

DPR Gelar Rapat Pimpinan Bahas Pembantaian Muslim Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 12:52 WIB

Terkini

Intip 7 Gurita Bisnis Kalla Group yang Jarang Diketahui Publik

Intip 7 Gurita Bisnis Kalla Group yang Jarang Diketahui Publik

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Kabut Asap Menipis, Siswa di Batam Kembali Belajar ke Sekolah

Kabut Asap Menipis, Siswa di Batam Kembali Belajar ke Sekolah

Batam | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Vivo X500 Ultra Diprediksi Meluncur Maret 2027, Ini Bocoran Spesifikasinya

Vivo X500 Ultra Diprediksi Meluncur Maret 2027, Ini Bocoran Spesifikasinya

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:16 WIB

IHSG Anjlok di Level 4.000, Saatnya Panik atau Borong Saham? Para Analis Buka Suara

IHSG Anjlok di Level 4.000, Saatnya Panik atau Borong Saham? Para Analis Buka Suara

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:14 WIB

KPAI Desak Polisi Ungkap Kasus Balita Tewas Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda

KPAI Desak Polisi Ungkap Kasus Balita Tewas Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:11 WIB

Beban Regulasi Operator Capai 14 Persen Pendapatan, Pemerintah Kaji Deregulasi

Beban Regulasi Operator Capai 14 Persen Pendapatan, Pemerintah Kaji Deregulasi

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:02 WIB

Perbedaan Shio Ular Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Kenali Karakteristiknya

Perbedaan Shio Ular Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Kenali Karakteristiknya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Harimau yang Mangsa 2 Orang di Pelalawan Dititipkan ke LK Kasang Kulim

Harimau yang Mangsa 2 Orang di Pelalawan Dititipkan ke LK Kasang Kulim

Riau | Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Apakah TWS Bisa Connect ke Laptop? Ini Cara Pairing yang Cepat

Apakah TWS Bisa Connect ke Laptop? Ini Cara Pairing yang Cepat

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Ironi Kaderisasi Kampus: Aturan PKKMB Diterabas dan Senioritas Berkuasa

Ironi Kaderisasi Kampus: Aturan PKKMB Diterabas dan Senioritas Berkuasa

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:47 WIB

×