Polda Jawa Tengah Larang Aksi Pro Rohingya di Candi Borobudur

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 05 September 2017 | 07:36 WIB
Polda Jawa Tengah Larang Aksi Pro Rohingya di Candi Borobudur
Candi Borobudur [Madeleine Quirk]

Suara.com - Polda Jawa Tengah tidak akan memberi izin organisasi-organisasi yang ingin menggelar aksi pro-Rohingya Myanmar berdasarkan sentiman keagamaan di kompleks Candi Borobudur. Aksi itu rencananya dielar pada 8 September 2017.

Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono mengatakan, mekanisme tentang penyampaiakan pendapat di muka umum sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Ia menilai akan lebih banyak hal yang merugikan, kalau aksi tersebut digelar di kompleks Candi Borobudur.

"Borobudur bukan saja tempat ritual agama Budha, tetapi juga aset nasional dan bahkan masuk dalam cagar budaya," kata Condro Kirono seperti dilansir Antara, Senin (4/9/2017).

Menurut dia, aksi tersebut dinilai akan menimbulkan hal-hal kontraproduktif bagi masyarakat setempat.

Selain itu, lanjut Condro, aksi yang digelar di Borobudur juga tidak akan berdampak banyak terhadap pemerintah Myanmar.

Ia justru menyarankan masyarakat yang ingin membantu tragedi kemanusiaan Rohingnya bisa menggelar aksi di daerahnya masing-masing.

Ia berpendapat, aksi nyata lainnya juga dapat dilakukan seperti menggalang dana atau bantuan kemanusiaan.

Lagi pula, sambung Condro, pemerintah juga tidak tinggal diam atas persoalan kemanusiaan Rohingnya tersebut.

Untuk diketahui, militer Myanmar menggelar operasi militer di daerah Rakhine—wilayah komunitas Rohingya—dalam dua pekan terakhir. Itu setelah sekelompok gerilyawan Rohingga menyerang pos polisi dan menewaskan 30 orang.

Sedikitnya 400 orang sipil tewas dalam operasi tersebut. Sementara 38 ribu warga lainnya terpaksa melarikan diri ke arah perbatasan Myanmar-Bangladesh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Umat Buddha Indonesia Kumpulkan Bantuan untuk Muslim Rohingya

Umat Buddha Indonesia Kumpulkan Bantuan untuk Muslim Rohingya

News | Selasa, 05 September 2017 | 05:22 WIB

Indonesia Diminta Tempatkan Tentara Perdamaian di Myanmar

Indonesia Diminta Tempatkan Tentara Perdamaian di Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 21:58 WIB

Menlu Retno Usulkan Formula 4+1 untuk Rohingya

Menlu Retno Usulkan Formula 4+1 untuk Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 19:20 WIB

Bahas Krisis Rohingya, Menlu Minta Deeskalasi di Rakhine

Bahas Krisis Rohingya, Menlu Minta Deeskalasi di Rakhine

News | Senin, 04 September 2017 | 19:11 WIB

Zainal Petir: FPI Jateng Siap ke Myanmar Jika Negara Izinkan

Zainal Petir: FPI Jateng Siap ke Myanmar Jika Negara Izinkan

News | Senin, 04 September 2017 | 18:35 WIB

Penelusuran Pelempar Molotov ke Kedubes Myanmar Masih Gelap

Penelusuran Pelempar Molotov ke Kedubes Myanmar Masih Gelap

News | Senin, 04 September 2017 | 18:07 WIB

Meutya Hafid: Mengusir Dubes Myanmar Bukan Langkah Bijak

Meutya Hafid: Mengusir Dubes Myanmar Bukan Langkah Bijak

News | Senin, 04 September 2017 | 17:50 WIB

Kader Muda PAN Sarankan FPI Tak Membunuh saat Bela Rohingya

Kader Muda PAN Sarankan FPI Tak Membunuh saat Bela Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 16:24 WIB

87.000 Rohingya Lari ke Bangladesh Selama Pembantaian di Myanmar

87.000 Rohingya Lari ke Bangladesh Selama Pembantaian di Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 16:05 WIB

Malala Menunggu Kutukan Suu Kyi Terhadap Pembantaian Rohingya

Malala Menunggu Kutukan Suu Kyi Terhadap Pembantaian Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 15:43 WIB

Terkini

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB

Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?

Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:02 WIB

Kejagung Buru Pihak Swasta Pemberi Fee Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman Hery Susanto

Kejagung Buru Pihak Swasta Pemberi Fee Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman Hery Susanto

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:59 WIB

Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif

Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:54 WIB

Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir

Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:35 WIB

Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno

Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:31 WIB

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB