Ungkap Penyiram, Periksa Koruptor yang Pernah 'Digarap' Novel

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Rabu, 06 September 2017 | 17:35 WIB
Ungkap Penyiram, Periksa Koruptor yang Pernah 'Digarap' Novel
Sejumlah siswa yang tergabung dalam Sekolah Anti Korupsi (Sakti) ICW melakukan aksi teaterikal 120 hari peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, di depan gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/8).

Suara.com - Pelaku dan aktor di balik Kasus penyerangan brutal terhadap penyidik senior Komisi Anti Korupsi, Novel Baswedan hingga kini belum terungkap. Kasus tersebut sudah menginjak kurang lebih 4 bulan, yaitu 11 April 2017.

Di dalam beberapa keterangannya, Novel sempat menyatakan bahwa aktor di balik penyerangan dirinya adalah seorang polisi berpangkat jenderal. Namun ia tidak menyebut sosok jenderal tersebut.

Menanggapi itu, Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Yati Andriyani mengatakan, pihaknya sejak awal menilai bahwa kasus penyerangan terhadap Novel tidak berdiri sendiri.

Melainkan terkait dengan pekerjaan dia sebagai penyidik KPK yang seringkali berurusan dengan orang-orang bermasalah dalam kasus korupsi.

"Artinya serangan ini sangat terkait dengan ketidaksukaan terhadap kerja-kerja novel selama ini dalam memberantas korupsi," kata Yati di Kantor Imparsial, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2017).

Seharusnya penyidik dari kepolisian yang menangani kasus Novel mampu membongkar pelaku dan aktor penyerangan itu dengan cara menelusuri kepada orang-orang yang selama ini digarap oleh Novel dalam kasus korupsi.

"Maka siapa saja yang tidak suka terhadap Novel? Siapa saja yang pernah bersinggungan dengan Novel? Seharusnya itu bisa diperiksa oleh penyidik untuk mendapatkan motif dan bukti-bukti atau petunjuk-petunjuk yang relevan," tutur Yati.

Kata dia, jika penyidik melakukan upaya-upaya penelusuran, maka semua pihak yang terkait dengan kerja Novel dapat dimungkinkan ditemukan nama-nama atau pihak-pihak yang diduga terkait dengan penyerangan terhadap Novel. Bahkan, penyerangan terhadap Novel sangat dimungkinkan tidak terpisahkan dari kisruh di KPK dan serangan-serangan terhadap KPK saat ini.

Memeriksa pihak-pihak yang diduga pernah bersebrangan dengan Novel adalah pintu masuk bagi polisi untuk menemukan pelaku dan aktor yang merencanakan penyerangan itu.

"Misalnya selama ini Novel banyak bersinggungan dengan orang-orang yang ada di kepolisian karena kerja-kerja dia dalam membongkar kasus kejahatan korupsi di kepolisian," ujar Yati.

"Dibongkar saja dari kasus-kasus itu. Ada nama-nama siapa saja yang terlibat. Tanpa harus meninggalkan asas praduga tidak bersalah. Tapi kan nama-nama yang terkait dengan Novel selama ini bisa jadi petunjuk. Adakah keterkaitan mereka dalam penyerangan terhadap Novel," Yati menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Periksa Penyidik KPK Terkait Laporan Aris Budiman

Polisi Periksa Penyidik KPK Terkait Laporan Aris Budiman

News | Rabu, 06 September 2017 | 16:56 WIB

Kontras Minta Aris Budiman Dicopot dari Dirdik KPK

Kontras Minta Aris Budiman Dicopot dari Dirdik KPK

News | Rabu, 06 September 2017 | 16:26 WIB

Komitmen Pimpinan KPK  Untuk Lindungi Pegawainya Dinilai Lemah

Komitmen Pimpinan KPK Untuk Lindungi Pegawainya Dinilai Lemah

News | Rabu, 06 September 2017 | 16:07 WIB

PPP Pertanyakan Sejumlah Kasus yang Mandek di KPK

PPP Pertanyakan Sejumlah Kasus yang Mandek di KPK

News | Rabu, 06 September 2017 | 15:43 WIB

Kuasa Hukum Novel Curiga Kliennya Memang Disingkirkan dari KPK

Kuasa Hukum Novel Curiga Kliennya Memang Disingkirkan dari KPK

News | Rabu, 06 September 2017 | 15:27 WIB

Novel Baswedan 'Ditunggu' Lima Laporan Pengaduan di Polda Metro

Novel Baswedan 'Ditunggu' Lima Laporan Pengaduan di Polda Metro

News | Rabu, 06 September 2017 | 15:13 WIB

Saat Ini, Tiga Penyidik KPK Diperiksa Polisi Soal Novel

Saat Ini, Tiga Penyidik KPK Diperiksa Polisi Soal Novel

News | Rabu, 06 September 2017 | 13:52 WIB

KPK Akan Ditanya Komisi III Soal Ini

KPK Akan Ditanya Komisi III Soal Ini

News | Rabu, 06 September 2017 | 12:05 WIB

Urusan dengan Aris Belum Selesai, Novel Dipolisikan Lagi

Urusan dengan Aris Belum Selesai, Novel Dipolisikan Lagi

News | Rabu, 06 September 2017 | 11:51 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB