Dikecam, Iklan Kontroversial Perjamuan Dewa-dewi dan Para Nabi

Reza Gunadha

Jum'at, 08 September 2017 | 12:59 WIB
Dikecam, Iklan Kontroversial Perjamuan Dewa-dewi dan Para Nabi
[YouTube/We love our Lamb]

Suara.com - Tayangan iklan perusahaan daging domba di Austalia, mendapat kecaman dari umat beragama karena dinilai provokatif.

Pasalnya, adegan sentral iklan tersebut adalah pertemuan antara para dewa, nabi-nabi, dan Yesus. Dalam perjamuan makan tersebut, sosok-sosok suci itu digambarkan secara profan alias tidak sakral.

Seperti diberitakan ABC, Selasa (5/9/2017), kelompok utama yang memprotes iklan itu adalah komunitas Hindu.

Sebab, dalam iklan itu, Dewa Ganesha ikut meminum anggur dan memakan daging domba. Padahal, Ganesha adalah dewa yang vegetarian.

Iklan tersebut memasukkan sosok-sosok suci seperti Yesus, Buddha, Nabi Musa, Dewa Zeus, Ron Hubbard—pendiri kepercayaan Saintologi, Dewa Thor, Dewi Aprodite, dan banyak lainnya.

Kesemuanya digambarkan berada di satu meja makan menyantap daging dan anggur, di halaman belakang sebuah rumah.

Dalam satu adegan, terdapat dialog Buddha yang menggoda Dewa Ganesha dengan mengatakan "Apakah kita akan memesan daging gajah untuk dihidangkan?"

Mendengar pernyataan Buddha, Dewa Ganesha langsung protes, "Itu tidak lucu. Tidak lucu untuk ukuran 2.500 tahun lalu, dan tidak juga sekarang," yang lantas disambut tawa lainnya.

baca juga

Dialog kontroversial lainnya dalam iklan itu terjadi antara Dewa Zeus dan Yesus. Pada awal iklan itu, Zeus bertanya kepada Yesus, "Di manakah ayahmu?"

Mendapat pertanyaan itu, Yesus lantas menjawab, "Dia ada di mana-mana." Semua yang ikut perjamuan itu kaget. "Tidak, aku bercanda. Dia sedang bekerja," tukas Yesus lagi sembari tertawa.

Adegan yang tak kalah kontroversial dalam iklan itu adalah, ketika seorang perempuan yang mengakui sebagai ateis menerima telepon dari seseorang.

Setelah menutup telepon, ia ditanya oleh Dewa Zeus, "Siapa yang meneleponmu?"

"Tadi adalah (Nabi) Muhammad (SAW). Dia bilang tak bisa datang karena harus menjemput anaknya di day care (tempat penitipan anak)."

Umat Hindu Protes

Juru bicara komunitas umat Hindu di timur Australia, Nitin Vashisht mengecam iklan itu karena terlalu "sensitif".

"Dewa Ganesha dalam Hindu merupakan veegetarian. Dia adalah dewa kami, tapi di iklan itu Dia digambarkan memakan daging domba. Ini sangat sensitif terhadap umat Hindu," kecamnya.

Ia menjelaskan, Ganesha adalah salah satu dewa utama dalam Hindu.

"Tidak ada satu pun umat Hindu yang berdoa tanpa lebih dulu menyebut Ganesha. Tidak ada satu pun kuil Hindu yang tak menyembah Ganesha," tukasnya lagi.

Tak hanya umat Hindu, umat beragama lainnya juga mengecam iklan tersebut melalui media-media sosial.

"Iklan ini menyerang seluruh umat beragama," tulis warganet berakun @DangereuseDames, Kamis (7/9/2017).

"Orang suci dan nabi-nabi seluruh agama di dunia bertemu untuk makan daging domba bersama dalam iklan kontroversial. Banyak yang tidak bahagia atas hal ini," tulis @BabaUmarr.

Tidak Menyerang

Andrew Howie, Manajer Pemasaran MLA Group, perusahaan pembuat iklan itu, membantah video tersebut tidak menghormati umat beragama.

"Iklan itu justru mengampanyekan persatuan dan inklusifitas. Kami menggambarkan para dewa, nabi, dan tokoh suci lainnya bisa bersanding dengan ateis, ini fantastis," tuturnya.

Sementara dikutip dari 9News.com, Rabu (6/8), Howie juga mengatakan sengaja tidak menampilkan Nabi Muhammad SAW dalam iklannya tersebut.

Sebab, ia mengetahui sosok Nabi Muhammad sangat sakral dan tabu untuk digambarkan oleh umat Islam.

"Jadi, intinya, kami ingin menghormati seluruh umat beragama di dunia," klaimnya.

Iklan buatan MLA ini bukanlah kali pertama yang kontroversial dan mendapat kecaman. Sebelumnya, MLA juga pernah membuat iklan yang tak kalah kontroversial.

Dalam iklan tersebut, menampilkan adegan sejumlah anggota suku asli Australia, Aborigin, merayakan "Hari Australia" dengan memakan daging panggang.

Padahal, "Hari Australia" yang dirayakan setiap tanggal 26 Januari merujuk pada kedatangan armada Inggris ke benua tersebut dan melakukan pembantaian terhadap suku Aborigin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren, Saat Indonesia-Australia Bermusik Bareng!

Keren, Saat Indonesia-Australia Bermusik Bareng!

Video | Rabu, 06 September 2017 | 17:23 WIB

Umat Muslim Australia Undang Makan Malam Pelempar Babi di Masjid

Umat Muslim Australia Undang Makan Malam Pelempar Babi di Masjid

News | Rabu, 06 September 2017 | 08:04 WIB

PM Australia Masih Teringang Diajak Jokowi Blusuka ke Tanah Abang

PM Australia Masih Teringang Diajak Jokowi Blusuka ke Tanah Abang

News | Rabu, 06 September 2017 | 06:37 WIB

Taklukkan Australia, Jepang Lolos ke Piala Dunia 2018

Taklukkan Australia, Jepang Lolos ke Piala Dunia 2018

Bola | Kamis, 31 Agustus 2017 | 19:52 WIB

Taj Mahal Ditetapkan sebagai Makam Muslim, Bukan Kuil Hindu

Taj Mahal Ditetapkan sebagai Makam Muslim, Bukan Kuil Hindu

News | Kamis, 31 Agustus 2017 | 14:26 WIB

Dapat Undangan Nikah dari Raisa, Tulus Pilih Tak Hadir

Dapat Undangan Nikah dari Raisa, Tulus Pilih Tak Hadir

Entertainment | Rabu, 30 Agustus 2017 | 18:40 WIB

Toyota Indonesia Segera ke Australia Pelajari Kemungkinan Ekspor

Toyota Indonesia Segera ke Australia Pelajari Kemungkinan Ekspor

Otomotif | Rabu, 30 Agustus 2017 | 18:08 WIB

Sandra Dewi Akan "Babymoon" ke Melbourne, Alasannya Cukup Langka

Sandra Dewi Akan "Babymoon" ke Melbourne, Alasannya Cukup Langka

Entertainment | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 13:41 WIB

Aktivis Zionis Murka, Media Australia Hapus Israel dari Peta

Aktivis Zionis Murka, Media Australia Hapus Israel dari Peta

News | Senin, 21 Agustus 2017 | 12:17 WIB

Intan, WN Australia Asal Indonesia Jadi Korban Teroris Barcelona

Intan, WN Australia Asal Indonesia Jadi Korban Teroris Barcelona

News | Minggu, 20 Agustus 2017 | 13:37 WIB

Terkini

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×