Peneliti: Jokowi Harus Minta Partai Koalisi Tak Dukung Pansus KPK

Reza Gunadha | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Minggu, 10 September 2017 | 17:22 WIB
Peneliti: Jokowi Harus Minta Partai Koalisi Tak Dukung Pansus KPK
Diskusi

Suara.com - Peneliti Hukum Pidana dari Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Miko Ginting, berharap KPK tidak dilemahkan di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibentuk pada era Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, yang notabene pendahulu sekaligus Ketua Umum PDIP tempat Jokowi bernaung secara politis. KPK didirikan pada tahun 2002.

"Kalau ada klaim KPK didirikan saat kepemimpinan Ibu Mega, ya jangan sampai di rezim Jokowi, KPK justru dilemahkan," kata Miko dalam diskusi "Masyarakat Sipil Kawal KPK" di D'Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Pusat, Minggu (10/9/2017).

Sebaliknya, kalau Jokowi-JK menginginkan pemerintahannya bersih dari korupsi maka harus menciptakan sestem pengawasan dan penindakan yang kuat. Salah satunya melalui cara memperkuat KPK.

"Kalau Jokowi mendiamkan saja (pelemahan KPK), tidak melakukan sesuatu semisal minta fraksi-fraksi partai koalisi pemerintah di DPR untuk tidak lagi meneruskan Pansus Hak Angket KPK, maka pembersihan pemerintahan  dari praktik korupsi bakal terhambat,” tuturnya.

Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo, menilai konflik yang terjadi antara KPK dan DPR kekinian sebagai langkah mundur reformasi.

"Selama tiga tahun era Jokowi, rangkaian pelemahan KPK justru semakin serius,” nilainya.

Menurut Ari, upaya pelemahan KPK kekinian tampak dari cara DPR membentuk Panitia Khusus Hak Angket.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Diusul Dibekukan Sementara, Ketua Pansus: Wacana Biasa Itu

KPK Diusul Dibekukan Sementara, Ketua Pansus: Wacana Biasa Itu

News | Minggu, 10 September 2017 | 16:39 WIB

Fahri Hamzah: Tak Usah Takut Soal Wacana Pembekuan KPK

Fahri Hamzah: Tak Usah Takut Soal Wacana Pembekuan KPK

News | Minggu, 10 September 2017 | 15:07 WIB

Komisi III Sudah Pegang Data Pelanggaran KPK

Komisi III Sudah Pegang Data Pelanggaran KPK

News | Minggu, 10 September 2017 | 14:54 WIB

Ada yang Minta KPK Dibekukan, Ini Reaksi Ketua Komisi III DPR

Ada yang Minta KPK Dibekukan, Ini Reaksi Ketua Komisi III DPR

News | Minggu, 10 September 2017 | 13:50 WIB

Besok, DPR Tanyakan KPK Soal Anggaran dan Konflik Internal

Besok, DPR Tanyakan KPK Soal Anggaran dan Konflik Internal

News | Minggu, 10 September 2017 | 13:45 WIB

Edukasi Antikorupsi oleh KPK

Edukasi Antikorupsi oleh KPK

Foto | Sabtu, 09 September 2017 | 21:25 WIB

Wapres Sebut Pemerintah Bakal Pertahankan KPK

Wapres Sebut Pemerintah Bakal Pertahankan KPK

News | Sabtu, 09 September 2017 | 21:18 WIB

Kapolri: Kami Tak Mau Dibentur-benturkan dengan KPK

Kapolri: Kami Tak Mau Dibentur-benturkan dengan KPK

News | Sabtu, 09 September 2017 | 14:25 WIB

Politisi Golkar Sebut Jokowi Merasa Aman karena Jaminan Kapolri

Politisi Golkar Sebut Jokowi Merasa Aman karena Jaminan Kapolri

News | Sabtu, 09 September 2017 | 12:43 WIB

Fahri Hamzah Minta Pansus Angket KPK Tak Menunggu Putusan MK

Fahri Hamzah Minta Pansus Angket KPK Tak Menunggu Putusan MK

News | Jum'at, 08 September 2017 | 22:23 WIB

Terkini

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:59 WIB

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:52 WIB

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:38 WIB

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:15 WIB