Menkes Minta Mendag Larang Penjualan Bebas Vape

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 11 September 2017 | 20:44 WIB
Menkes Minta Mendag Larang Penjualan Bebas Vape
Ilustrasi vape (rokok elektrik). (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan ini sedang marak penggunaan rokok elektrik atau biasa dikenal dengan Vape di Indonesia. Bukan hanya di kalangan remaja, Vape juga mulai dikonsumsi oleh kalangan anak di bawah umur dan perempuan.

Menanggapi itu, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan bahwa sejak awal kemunculan Vape pihak Kemenkes sudah melarang untuk diperjual belikan secara bebas pada masyarakat.

"Sebenarnya pelarangannya dari dulu dengan. Kita minta kepada Menteri Perdagangan agar tidak dibolehkan (dijual bebas)," kata Nila di DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (11/9/2017)

Menurut Nila, ada indikasi Vape lebih bahaya dibandingkan dengan rokok biasa, meskipun kadar nikotin pada Vape lebih rendah.

"Tapi dia (Vape) tidak dihembuskan. Tapi dia dimasukkan kedalam paru-paru. Sebenarnya ini bisa jauh lebih berbahaya rokok elektrik ini," ujar Nila.

Nila juga menyayangkan kalau Vape sampai dikonsumsi oleh anak-anak di bawah umur. Apalagi hingga jadi gaya hidup kalangan remaja.

"Nanti kita akan lihat. Kami sih keras untuk melarang penjualan rokok elektrik. Kami sudah beberapa kali melayangkan surat ke Mendag dari zamannya Pak Rachmat Gobel, terus kemudian Pak Tom Lembong supaya melarang ini," tutur Nila.

"Sekarang Mendag Pak Enggar, saya secara lisan pernah mengatakan Pak tolong dong rokok elektrik ini jangan dibolehkan dijual. Tapi nanti akan kami minta lagi secara formal," Nila menambahkan.

Lebih lanjut, Nila juga berharap pada orangtua agar mengawasi anaknya masing-masing dari bahaya rokok, baik dari rokok biasa maupun rokok elektrik.

baca juga

"Kami sangat melarang. Jangan merusak anak-anak kita. Minimal nanti paru-parunya akan rusak," kata Nila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesulitan Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Abi Besok

Kesulitan Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Abi Besok

News | Senin, 11 September 2017 | 09:58 WIB

Abi Tewas Dipersekusi, Polisi Usut Otak Pengeroyok dan 2 DPO

Abi Tewas Dipersekusi, Polisi Usut Otak Pengeroyok dan 2 DPO

News | Minggu, 10 September 2017 | 16:52 WIB

Makam Abi Korban Persekusi karena Vape Bakal Dibongkar

Makam Abi Korban Persekusi karena Vape Bakal Dibongkar

News | Minggu, 10 September 2017 | 16:22 WIB

Ini Kronologis Pengeroyokan yang Menewaskan Abi

Ini Kronologis Pengeroyokan yang Menewaskan Abi

News | Minggu, 10 September 2017 | 14:55 WIB

Pelaku Persekusi Sebar Sayembara Abi di Medsos

Pelaku Persekusi Sebar Sayembara Abi di Medsos

News | Jum'at, 08 September 2017 | 16:05 WIB

Vape Bantu Orang Berhenti Merokok?

Vape Bantu Orang Berhenti Merokok?

Health | Minggu, 20 Agustus 2017 | 12:27 WIB

YPKPI Akan Teliti Dampak Rokok Elektrik Pada Rongga Mulut

YPKPI Akan Teliti Dampak Rokok Elektrik Pada Rongga Mulut

Health | Minggu, 13 Agustus 2017 | 11:39 WIB

"Vape Bukan Rokok Elektrik, Solusi Berhenti Merokok"

"Vape Bukan Rokok Elektrik, Solusi Berhenti Merokok"

Health | Rabu, 09 Agustus 2017 | 21:49 WIB

Temuan Terbaru tentang Bahaya Rokok Elektrik

Temuan Terbaru tentang Bahaya Rokok Elektrik

Health | Selasa, 13 Juni 2017 | 16:43 WIB

Terkini

Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?

Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 06:45 WIB

Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara

Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara

Bri | Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

×