Kontras Kritik Wiranto Lepas Tangan Kasus Munir

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 12 September 2017 | 01:00 WIB
Kontras Kritik Wiranto Lepas Tangan Kasus Munir
Ratusan aktivis menggelar Aksi Kamisan ke-505 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (7/9).

Kepala Divisi Penuntasan Impunitas Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Feri Kusuma menilai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto lepas tangan dalam kasus Pemerintah menuntaskan kasus pembunuhan Munir Said Thalib.

"Berarti Wiranto ya melepas tangan," ujar Feri di Kantor Amnesty International Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017).

Pernyataan Feri menyusul tanggapan Wiranto yang enggan menanggapi permintaan aktivis HAM dan keluarga korban agar pemerintah menuntaskan kasus pembunuhan Munir Said Thalib.

Ia pun menegaskan, kasus pembunuhan Munir bukti adanya ancaman terhadap aktivis masih tinggi. Feri juga menilai jika pemerintah menutup diri dalam kasus Munir, menunjukkan pemerintah tidak serius dalam memperjuangkan Hak Asasi Manusia.

"Tapi intinya kasus Munir itu salah satu bukti bahwa ancaman kepada para aktivis itu masih sangat tinggi. Ketika pemerintah masih menutup diri dalam upaya pengungkapan kebenaran perkara kasus HAM Munir. Itu semakin menunjukan pemerintah tidak serius dalam hal memperjuangkan HAM," kata dia.

Feri juga menuturkan, Keputusan Presiden Nomor 111 tahun 2004 tentang pembentukan TPF kasus pembunuhan Munir, disebutkan bahwa yang berwenang membuka laporan ke publik adalah pemerintah. Namun Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta membatalkan putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) tentang penyampaian hasil penyelidikan tim pencari fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir ke publik.

"Keppres tim pencari fakta mengamanatkan hasil tim itu harus dibuka ke publik. Tapi PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) membatalkan keputusan tersebut," ucap Feri.

Ia pun berharap peringatan 13 Tahun meninggalnya Munir, seluruh dokumen TPF Munir dibuka ke publik.

"Seluruh dokumen ini dibuka ke publik supaya masalah cepat terang. Dan harus ada proses hukum selanjutnya kepada aktor yang selama ini kebal hukum atas peristiwa itu," ucap Feri.

"Tapi kewenangan nya ada di Presiden pembatalan itu juga jadi pertanyaan. KIP bilang wajib di buka. PTUN bilang tidak lagi dalam ranah Sesneg. Itu kan tidak mungkin sangat tidak mungkin. Polycarpus itu di dari hasil tim TPF itu," sambungnya.

Feri menegaskan salinan TPF Munir tersimpan di berbagai institusi dan tidak mungkin hilang.

"Dokumen itu ada di banyak institusi negara, ada di polisi, jaksa, di kementrian. Kalau hilang itu menjadi pertanyaan publik arsip negara kita sangat buruk. Salinannya banyak. Pokoknya itu tidak mungkin hilang. Yang masuk akal itu adalah aktor-aktor yang terlibat atau disebut itu ada dalam pemerintah, jadi pemerintah tidak berani," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi 13 Tahun Kematian Munir

Aksi 13 Tahun Kematian Munir

Foto | Kamis, 07 September 2017 | 18:52 WIB

13 Tahun, Suciwati: Kami Minta Jokowi Buka TPF Kematian Munir

13 Tahun, Suciwati: Kami Minta Jokowi Buka TPF Kematian Munir

News | Kamis, 07 September 2017 | 18:27 WIB

Aksi Ngopi Bareng Munir, Raisa: Ya Kan Pak Jokowi Suka Ngopi

Aksi Ngopi Bareng Munir, Raisa: Ya Kan Pak Jokowi Suka Ngopi

News | Kamis, 07 September 2017 | 18:16 WIB

13 Tahun Berlalu, Apa Kabar Kasus Kematian Munir?

13 Tahun Berlalu, Apa Kabar Kasus Kematian Munir?

Video | Kamis, 07 September 2017 | 17:18 WIB

Jika Tak Selesaikan Kasus Munir, Jokowi Kehilangan Pemilih

Jika Tak Selesaikan Kasus Munir, Jokowi Kehilangan Pemilih

News | Rabu, 06 September 2017 | 18:54 WIB

KPK Diminta Telusuri Isu Penyidiknya yang Terima Suap Rp2 Miliar

KPK Diminta Telusuri Isu Penyidiknya yang Terima Suap Rp2 Miliar

News | Rabu, 06 September 2017 | 17:05 WIB

Kontras Minta Aris Budiman Dicopot dari Dirdik KPK

Kontras Minta Aris Budiman Dicopot dari Dirdik KPK

News | Rabu, 06 September 2017 | 16:26 WIB

Suciwati Pesimis Jokowi akan Tuntaskan Kasus Munir

Suciwati Pesimis Jokowi akan Tuntaskan Kasus Munir

News | Rabu, 06 September 2017 | 15:07 WIB

Dokumen Hilang, Suciwati Lapor Ombudsman Jumat Nanti

Dokumen Hilang, Suciwati Lapor Ombudsman Jumat Nanti

News | Rabu, 06 September 2017 | 13:57 WIB

Barcelona Lepas Munir El Haddadi ke Alves

Barcelona Lepas Munir El Haddadi ke Alves

Bola | Sabtu, 02 September 2017 | 10:58 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×