Kasus Bayi Debora Panjang, Polisi Akan Periksa RS Mitra Keluarga

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 12 September 2017 | 15:41 WIB
Kasus Bayi Debora Panjang, Polisi Akan Periksa RS Mitra Keluarga
Pihak RS Mitra Keluarga Kalideres melakukan konferensi pers mengenai dugaan kelalaian yang dilakukan pihaknya terhadap Bayi Debora. (Suara.com/Risna)

Suara.com - Polisi berencana memanggil Rumah Sakit Mitra Kalideres, Jakarta Barat untuk dimintai keterangan terkait kasus kematian bayi berumur empat bulan bernama Tiara Debora Simanjorang.

"Ada beberapa saksi yang kami tanyakan dan nanti juga rumah sakit akan kami tanyakan juga," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (12/9/2017)

Namun, Argo tak menjelaskan secara rinci pihak dari RS Mitra Keluarga Kalideres yang akan diperiksa dalam kasus tersebut.

"Tentu berkaitan dengan kasus itu. Kemudian apakah ada perawat yang menangani saat bayi itu dirujuk atau dimasukan ke RS itu," katanya.

Selain itu, Argo juga menyebutkan polisi akan memanggil orangtua Debora, Henny Silalahi dan Rudianto Simanjorang guna menelusuri dugaan unsur pidana atas kematian anak kandung mereka.

"Semua yang berkaitan dengan bayi itu pasti akan kami mintai keterangan," katanya.

Dalam kasus ini, RS Mitra Keluarga Kalideres diduga melanggar Pasal 190 Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Penyelidikan kasus ini dilakukan setelah kasus kematian Debora viral di media sosial. Kemudian, polisi membuat laporan dengan model A.

Tiara Deborah Simanjorang meninggal dunia karena ‎tidak sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Mitra Keluarga Kalideres, Minggu (3/9/2017).‎ Pihak rumah sakit menolak merawat Debora karena orangtuanya tak sanggung membayar biaya rawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) sebesar Rp19 juta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RS Mitra Kalideres Terancam Pidana karena Kasus Bayi Debora

RS Mitra Kalideres Terancam Pidana karena Kasus Bayi Debora

News | Selasa, 12 September 2017 | 14:14 WIB

Kemenkes: RS Wajib Layani Pasien Gawat Darurat

Kemenkes: RS Wajib Layani Pasien Gawat Darurat

News | Selasa, 12 September 2017 | 12:23 WIB

Tahun 2019, Semua RS Swasta Diharapkan Terima Pasien BPJS

Tahun 2019, Semua RS Swasta Diharapkan Terima Pasien BPJS

News | Selasa, 12 September 2017 | 11:26 WIB

DPR Ancam Tahan Anggaran Kemenkes Jika Kasus Debora Tak Selesai

DPR Ancam Tahan Anggaran Kemenkes Jika Kasus Debora Tak Selesai

News | Selasa, 12 September 2017 | 11:04 WIB

Djarot Minta Diskes dan RS Mitra Keluarga Temui Orang Tua Debora

Djarot Minta Diskes dan RS Mitra Keluarga Temui Orang Tua Debora

News | Selasa, 12 September 2017 | 11:02 WIB

Djarot: RS yang Telantarkan Pasien Perizinannya Akan Dicabut

Djarot: RS yang Telantarkan Pasien Perizinannya Akan Dicabut

News | Selasa, 12 September 2017 | 10:04 WIB

Prihatin Kasus Bayi Debora, Puan Maharani Bakal Lakukan Ini

Prihatin Kasus Bayi Debora, Puan Maharani Bakal Lakukan Ini

News | Selasa, 12 September 2017 | 08:55 WIB

Kasus Bayi Debora, Dede Yusuf Usulkan Panja Emergency

Kasus Bayi Debora, Dede Yusuf Usulkan Panja Emergency

News | Senin, 11 September 2017 | 22:04 WIB

Isi Surat Edaran Dinkes untuk Semua RS Usai Kasus Kematian Debora

Isi Surat Edaran Dinkes untuk Semua RS Usai Kasus Kematian Debora

News | Senin, 11 September 2017 | 20:52 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×