Mengerikan! Ini 5 Fakta Pembunuhan Sadis Pasutri Bos Garmen

Ardi Mandiri | Rinaldi Aban | Suara.com

Kamis, 14 September 2017 | 17:40 WIB
Mengerikan! Ini 5 Fakta Pembunuhan Sadis Pasutri Bos Garmen
Detik-detik pengangkatan mayat Zakaria husni (58) dan Zakiya Masrur (53) di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017). [Facebook]

Suara.com - Pasangan suami istri Zakaria Husni dan Zakiya Masrur ditemukan tewas di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Keduanya dibunuh di rumah Jalan Pengairan, nomor 21, RT 11, RW 6, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebelum dibuang ke Sungai Klawing, Desa Palumbungan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Keduanya dibunuh oleh mantan anak buah korban. Diduga, mereka tega membunuh dan mencuri barang milik eks majikannya lantaran sakit hati.

Selain itu, ada beberapa fakta sadis pembunuhan mengerikan tersebut:

1.Diikat dan dibungkus

Sehabis dibunuh di rumahnya di wilayah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Jenazah korban ditemukan dengan kondisi kaki diikat dan tubuh dibungkus bed cover di Sungai Klawing, Desa Palumbungan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Senin (11/9/2017).

2.Selesai Salat Dibunuh

Saat itu pelaku mendatangi rumah korban, lalu istri korban membuka pintu langsung dianiaya hingga meninggal dunia.

Pada saat kejadian, sang suami (Zakaria) sedang tidak di dalam rumah.

Usai menghabisi Zakiya, ketiga pelaku menunggu Zakaria yang sedang salat Maghrib di Musala Al Ma'ruf.

"Mereka lantas menunggu sang suami yang selesai melaksanakan ibadah," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta.

3.Dirampok Rp1 Miliar

Tak hanya membunuh, para pelaku juga menggasak harta milik korban. Bahkan barang berharga yang dirampok diperkirakan mencapai satu miliar rupiah.

Di antaranya ada mobil Altis, 15 jam tangan, beberapa rekening, emas dan lainnya.

"Kami masih melakukan perhitungan ya. Karena kalau 15 jam tangan itu sekitar Rp400 jutaan, kemudian emas dijual sekitar 120 juta, lalu ada beberapa rekening, mobil Altisnya juga diambil. Sementara kerugian sekitar Rp1 miliar ya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Nico Afinta di Polda Metro Jaya, Rabu (13/9/2017).

4.Bunuh Pasutri karena tak beri pesangon

Ketiga pelaku pembunuhan keji pasangan suami istri bos pabrik garmen  merupakan mantan anak buah korban. Diduga, mereka tega membunuh dan mencuri barang milik eks majikannya lantaran sakit hati tak diberi pesangon.

AZ tak lain mantan sopir korban yang dipecat. Sedangkan SU dan EK juga mantan karyawan di perusahaan garmen milik korban.

Ketiga pelaku akhirnya ditangkap ketika sedang foya-foya di hotel kawasan Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2017), malam.

Bahkan satu dari tiga pelaku perampokan sadis tersebut  tewas ditembak polisi.

Ia ditembak lantaran dianggap melawan saat dibawa ke tempat penadah hasil perampokan di kawasan Kudus, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2017) malam.

5.Hukuman Mati

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta mengatakan tiga pelaku sudah merencanakan perampokan terhadap pasangan Zakaria Husni dan Zakiya Masrur.

Nico mengatakan kasus tersebut masuk kategori pembunuhan berencana dan akan dijerat hukuman mati.

Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 KUHP tentang perampokan.

"Bisa (dikenakan) hukuman mati," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Brankas Pasutri yang Dibantai Ditemukan di Bengkel Las

Brankas Pasutri yang Dibantai Ditemukan di Bengkel Las

News | Kamis, 14 September 2017 | 16:13 WIB

Penghuni Kos Rumah TKP Pembunuhan Pasutri Mengungsi

Penghuni Kos Rumah TKP Pembunuhan Pasutri Mengungsi

News | Kamis, 14 September 2017 | 15:54 WIB

Awalnya, Pelaku Mau Antar Mayat Bos Garmen ke Kampung Halaman

Awalnya, Pelaku Mau Antar Mayat Bos Garmen ke Kampung Halaman

News | Kamis, 14 September 2017 | 14:03 WIB

Kejam, Ternyata Begini Kejadiannya Sebelum Pasutri Dibantai

Kejam, Ternyata Begini Kejadiannya Sebelum Pasutri Dibantai

News | Kamis, 14 September 2017 | 13:43 WIB

Warga Geregetan, Ingin Lihat Pelaku Bunuh Pasutri

Warga Geregetan, Ingin Lihat Pelaku Bunuh Pasutri

News | Kamis, 14 September 2017 | 13:15 WIB

AM Bunuh Istrinya Indria Gara-gara Masalah Ekonomi

AM Bunuh Istrinya Indria Gara-gara Masalah Ekonomi

News | Rabu, 13 September 2017 | 22:29 WIB

Harta Rampokan dari Pasutri yang Dibunuh Bikin Terbelalak

Harta Rampokan dari Pasutri yang Dibunuh Bikin Terbelalak

News | Rabu, 13 September 2017 | 19:20 WIB

Alat Ini yang Disiapkan Otak Pembunuh Pasutri Sebelum Aksi

Alat Ini yang Disiapkan Otak Pembunuh Pasutri Sebelum Aksi

News | Rabu, 13 September 2017 | 18:49 WIB

Detik-detik Bunuh Pasutri, Pelaku Tunggu Korban Selesaikan Salat

Detik-detik Bunuh Pasutri, Pelaku Tunggu Korban Selesaikan Salat

News | Rabu, 13 September 2017 | 18:30 WIB

Terkini

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB