Film 'G30S/PKI' Propaganda Orde Baru Guna Diskreditkan Bung Karno

Reza Gunadha | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 19 September 2017 | 12:52 WIB
Film 'G30S/PKI' Propaganda Orde Baru Guna Diskreditkan Bung Karno
[Net]

Suara.com - Sejarawan Asvi Marwan Adam menilai film Pengkhianatan G 30 S/PKI adalah propaganda rezim Orde Baru yang dipimpin Presiden Soeharto. Tidak sedikit manipulasi sejarah dimuat dalam film berdurasi 271 menit itu.

"Film itu tujuannya menggambarkan satu sisi Presiden Soeharto sebagai penyelamat bangsa, dan di sisi lain Soekarno sebagai penghianat," kata Asvi kepada Suara.com, Selasa (19/ 9/2017).

Menurut Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu, pemutaran film yang bercerita tentang pengkhianatan PKI terhadap negara sudah tidak cocok pada masa kekinian. Karena sudah banyak temuan-temuan baru yang menceritakan fakta sejarah tahun 1965.

Film G30S/PKI yang memuat cerita pembunuhan tujuh jenderal adalah upaya rezim orde baru mencitrakan diri sebagai rezim yang peduli pada negara. Sedangkan kelompok PKI adalah para pengkhianat yang mesti ditumpas.

"Tapi kan sekarang itu tidak lagi cocok. Soekarno ini kan proklamator dan pahlawan nasional kita, kenapa digambarkan sebagai pengkhianat, orang yang diatur oleh PKI dan lain-lain," ujar Asvi.

Karenanya, Asvi mengkritik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ingin melakukan pemutaran film “Penghianatan G30S/PKI”.

TNI berencana mengadakan acara menonton bareng (nobar) film tersebut di banyak tempat menjelang 1 Oktober 2017 yang Orde Baru sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Menurut Asvi, tugas TNI bukan memutar film melainkan menjadi alat pertahanan negara.

"Saya melihat bahwa TNI melakukan pertahanan negara. Tugas TNI itu, bukan memutar film," tukasnya.

Menurut Asvi, kalau pemutaran film berdurasi 271 menit itu dengan alasan ada ancaman kebangkitan PKI, ini sangat keliru. Sebab, tak ada indikasi PKI akan bangkit pada masa sekarang, karena sudah lama mati.

"Lagi pula, kalau ada pemutaran film itu kan urusan Kementerian Komunikasi dan Informasi. Jadi itu bukan tugas TNI. Tugas TNI itu membela negara," tutur Asvi kembali menegaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nobar Film G30S/PKI, Sejarawan LIPI: Tugas TNI Bukan Nobar Film

Nobar Film G30S/PKI, Sejarawan LIPI: Tugas TNI Bukan Nobar Film

News | Selasa, 19 September 2017 | 11:32 WIB

Yuk, Kenali Lebih Dekat Skytrain Soekarno - Hatta!

Yuk, Kenali Lebih Dekat Skytrain Soekarno - Hatta!

Video | Kamis, 14 September 2017 | 19:01 WIB

Bung Karno dan Jokowi, Dua Presiden yang Salat Id di Sukabumi

Bung Karno dan Jokowi, Dua Presiden yang Salat Id di Sukabumi

News | Jum'at, 01 September 2017 | 12:41 WIB

Makan di Sini, Anda Bisa Mencicipi "Pecel Langganan Soekarno"

Makan di Sini, Anda Bisa Mencicipi "Pecel Langganan Soekarno"

Lifestyle | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 11:48 WIB

Ini 6 Peristiwa Penting Jelang Proklamasi !

Ini 6 Peristiwa Penting Jelang Proklamasi !

Video | Kamis, 17 Agustus 2017 | 07:30 WIB

Warung Prostitusi Dekat Bandara Soetta Dibongkar

Warung Prostitusi Dekat Bandara Soetta Dibongkar

News | Rabu, 16 Agustus 2017 | 16:59 WIB

Bupati Banyuwangi Jadi Pembicara PDIP, Hasto: Bukan sebagai Balon

Bupati Banyuwangi Jadi Pembicara PDIP, Hasto: Bukan sebagai Balon

News | Minggu, 13 Agustus 2017 | 18:03 WIB

Maia Akui Neneknya Istri Soekarno,Netizen Kaitkan dengan Megawati

Maia Akui Neneknya Istri Soekarno,Netizen Kaitkan dengan Megawati

Entertainment | Rabu, 09 Agustus 2017 | 23:52 WIB

Megawati Berikan Ayam Goreng, Gudeg dan Buku untuk Hamzah Haz

Megawati Berikan Ayam Goreng, Gudeg dan Buku untuk Hamzah Haz

News | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 15:32 WIB

Mega Utus Hasto Temui Hamzah Haz, Ada Apa?

Mega Utus Hasto Temui Hamzah Haz, Ada Apa?

News | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 14:31 WIB

Terkini

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB