Wamenlu Balas Sindiran Prabowo soal Pencitraan Bantuan Rohingya

Reza Gunadha | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 19 September 2017 | 14:46 WIB
Wamenlu Balas Sindiran Prabowo soal Pencitraan Bantuan Rohingya
Presiden Joko Widodo melepas penerbangan pertama bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya di Base Ops, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/9).

Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, bantuan kemanusiaan yang diberikan Indonesia untuk warga Rohingya di Rakhine State, Myanmar merupakan bentuk pencitraan Presiden Joko Widodo.

Menjawab kritikan itu, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengklarifikasi bantuan kemanusiaan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah yang prihatin terhadap kondisi warga Rohingya di Rakhine State.

"Menlu pergi ke sana atas instruksi dan arahan Presiden. Itu kan didasarkan atas keprihatinan kita dengan yang terjadi di sana (Rohingya), jadi pendekatan kita komprehensif, pendekatan kita adalah solusi," kata Fachir di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Dia menuturkan, pemerintah bersinergi dengan semua elemen masyarakat dalam menyikapi kondisi di Rohingya.

Pemerintah kekinian mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan mengirim bantuan untuk warga Rohingya yang menjadi korban kekerasan militer di Myanmar.

"Jadi intinya dari semua aspek, kami mencoba cari solusi dari persoalan yang dihadapi di sana. Karena itu pendekatan kemanusiaan yang utama. Bahkan sejak awal, presiden mengatakan kita bersinergi, pemerintah dengan semua lembaga masyarakat, lembaga kemanusiaan," ujar dia.

Namun, Fachir enggan menanggapi sindiran dan kritikan pihak yang menyebut pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga Rohingya hanya pencitraan Jokowi.

"Kalau boleh dikatakan, ini amanah konstitusi. Ketika kita berbicara ikut menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial, ini adalah realisasi atau perwujudan pengalaman dari amanah konstitusi," tegasnya.

Sebelumnya, Sabtu (16/9/2017) di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, Prabowo mengatakan bantuan kemanusiaan yang dikirim pemerintah hannya untuk pencitraan semata.

"Kalaupun kita sekarang kirim bantuan, menurut saya itu pencitraan. Kirim bantuan pun tak sampai kadang-kadang. Jadi saudara-saudara di sini harus saya kasih tahu supaya tidak emosional," pekiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencana Pansus KPK Ketemu Presiden, DPR Terbelah

Rencana Pansus KPK Ketemu Presiden, DPR Terbelah

News | Selasa, 19 September 2017 | 12:06 WIB

Angelina Jolie: Hentikan Kekerasan terhadap Rohingya

Angelina Jolie: Hentikan Kekerasan terhadap Rohingya

News | Selasa, 19 September 2017 | 11:22 WIB

Peduli Rohingya, Syahrini Ajak Masyarakat Berdonasi

Peduli Rohingya, Syahrini Ajak Masyarakat Berdonasi

Entertainment | Selasa, 19 September 2017 | 10:43 WIB

Terungkap, Ini Jati Diri Calon Menantu Presiden Jokowi

Terungkap, Ini Jati Diri Calon Menantu Presiden Jokowi

News | Selasa, 19 September 2017 | 10:10 WIB

Isu Rohingya Dipakai ISIS untuk Rekrut Anggota Baru

Isu Rohingya Dipakai ISIS untuk Rekrut Anggota Baru

News | Selasa, 19 September 2017 | 07:53 WIB

Dua Pengungsi Rohingya Tewas Diinjak Gajah Liar

Dua Pengungsi Rohingya Tewas Diinjak Gajah Liar

News | Selasa, 19 September 2017 | 07:33 WIB

Beras Indonesia Dibagi ke 120 Ribu Pengungsi Rohingya

Beras Indonesia Dibagi ke 120 Ribu Pengungsi Rohingya

News | Senin, 18 September 2017 | 23:25 WIB

JK Tidak Masalah Bantuan ke Rohingya Disebut Pencitraan

JK Tidak Masalah Bantuan ke Rohingya Disebut Pencitraan

News | Senin, 18 September 2017 | 22:16 WIB

Pansus KPK Ingin Ketemu Jokowi, Pimpinan DPR akan Atur Pertemuan

Pansus KPK Ingin Ketemu Jokowi, Pimpinan DPR akan Atur Pertemuan

News | Senin, 18 September 2017 | 21:54 WIB

Kantor YLBHI Dikepung, Jokowi Minta Massa Tak Main Hakim Sendiri

Kantor YLBHI Dikepung, Jokowi Minta Massa Tak Main Hakim Sendiri

News | Senin, 18 September 2017 | 20:58 WIB

Terkini

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:12 WIB

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:07 WIB

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:53 WIB

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:43 WIB

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:35 WIB

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:26 WIB

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23 WIB

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:20 WIB

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:19 WIB