Tega, Pembantu Rumah Tangga di Kelapa Gading Mutilasi Bayi

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 20 September 2017 | 15:21 WIB
Tega, Pembantu Rumah Tangga  di Kelapa Gading Mutilasi Bayi
Ilustrasi (Freedigitalphotos/Simon Howden)

Suara.com - Seorang asisten rumah tangga bernama Juni (19), diduga menjadi dalang pembunuhan dan memutilasi bayinya sendiri yang dilahirkan prematur di rumah majikan tempatnya bekerja, Blok B5S Nomor 9 perumahan The Gading Residence Cluster The Green, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.

Kapolsek Kelapa Gading Komisaris Arif Fazrulrahman menjelaskan, tersangka memutilasi bayi berkelamin laki-laki tersebut karena terlahir di luar hubungan pernikahan. Hingga kekinian belum diketahui siapa ayah kandung bayi malang tersebut.

"Motifnya pasti untuk menyembunyikan hasil persalinan ataupun janin yang ia lahirkan. Tersangka belum menikah," kata Arif kepada Suara.com, Rabu (20/9/2017).

Kasus tersebut terungkap pada Senin (18/9/2017) awal pekan ini. Persisnya saat seorang pekerja bernama Buhori disewa tetangga majikan Juni untuk memperbaiki pompa air.

Buhori yang mulai bekerja di atap rumah kosong itu sekitar pukul 13.00 WIB, tak sengaja melihat mayat bayi di loteng rumah tempat Juni menjadi ART.

Ia lantas melaporkan penemuannya itu ke majikan Juni. Setelahnya, sang majikan pergi ke kantor polisi untuk melapor.

Ketika sang majikan pergi ke kantor polisi, Juni yang mengetahui aksinya sudah terbongkar, segera naik ke loteng dan mengambil jasad bayinya tersebut.

”Karena tahu pembunuhan yang dilakukannya sudah ketahuan, dia langsung mengambil jasad bayinya itu. Mayat itu lantas dimutilasi menjadi potongan kecil-kecil dan dibuang melalui kloset kamar mandi,” tutur Arif.

baca juga

Ketika aparat kepolisian datang memeriksa TKP, mereka tak menemukan ada mayat bayi di loteng rumah tersebut.

Namun, polisi mendapatkan jejak pembunuhan setelah melihat ada selimut bernoda darah. Selimut itu ditemukan polisi di bak sampah.

Setelah mendapatkan keterangan dari lima saksi termasuk pemilik rumah, polisi mencurigai gerak-gerik Juni.

Untuk memastikan kecurigaan, polisi melakukan visum terhadap Juni dan hasilnya ditemukan tanda-tanda perempuan tersebut pernah melakukan persalinan.

"Si pembantu menunjukkan gerak gerik mencurigakan dan kami lakukan visum. Ternyata dia baru melahirkan," terangnya.

Arif menuturkan, Juni diketahui melakukan persalinan tanpa bantuan siapa pun di kamar tidurnya, Sabtu (16/9/2017) pukul 22.00 WIB.

Bahkan, bayi prematur—baru berusia 8 bulan dalam kandungan—itu sempat semalaman tidur bersama Juni di kamarnya sebelum keesokannya dibuang ke atas loteng, Minggu (17/9).

"Kami sudah lakukan prarekontruksi dan tersangka melakukan persalinan sendiri tanpa dibantu orang lain. Setelah itu dia membersihkan bayinya. Satu malam bayi tersebut bersama tersangka," ungkapnya.

Arif menuturkan, Juni mengklaim terpaksa menempatkan bayinya di atas loteng karena sudah meninggal sejak dalam kandungan.

Namun, Arif menegaskan polisi tak memercayai klaim tersebut.

Setelah membongkar saluran pembuangan dan berhasil menemukan potongan-potongan jasad bayi itu, polisi membawanya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, untuk diautopsi.

"Autopsi dilakukan untuk mengetahui, apakah bayi itu sudah meninggal dunia ketika dilahirkan seperti klaimnya atau masih hidup ketika dilahirkan sehingga ada tindak pidana pembunuhan. Kami masih menunggu hasil autopsi itu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dilarang Gabung ISIS, Suami Mutilasi Istri di Depan Tiga Anaknya

Dilarang Gabung ISIS, Suami Mutilasi Istri di Depan Tiga Anaknya

News | Rabu, 20 September 2017 | 13:14 WIB

Dalami Penyidikan, Polisi Cari Korban Lain Guru Cabul di Jakarta

Dalami Penyidikan, Polisi Cari Korban Lain Guru Cabul di Jakarta

News | Senin, 14 Agustus 2017 | 15:19 WIB

Guru Kirim Gambar Porno, Polisi: Murid Jangan Takut Melapor

Guru Kirim Gambar Porno, Polisi: Murid Jangan Takut Melapor

News | Senin, 14 Agustus 2017 | 12:41 WIB

Diciduk, Guru SMP di Kelapa Gading Kirim Foto Syur ke Siswinya

Diciduk, Guru SMP di Kelapa Gading Kirim Foto Syur ke Siswinya

News | Senin, 14 Agustus 2017 | 05:45 WIB

Kirim Gambar Porno ke Murid, Seorang Guru Diciduk Polisi

Kirim Gambar Porno ke Murid, Seorang Guru Diciduk Polisi

News | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 16:59 WIB

Hilangkan Trauma, Istri Pembunuh Bayi Bakal Didampingi Psikiater

Hilangkan Trauma, Istri Pembunuh Bayi Bakal Didampingi Psikiater

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 12:50 WIB

Ayah Bunuh Bayi, Polisi Tunda Periksa Istri karena Syok Berat

Ayah Bunuh Bayi, Polisi Tunda Periksa Istri karena Syok Berat

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 12:22 WIB

Istri Sangat Ketakutan, Tak Percaya Faisal Bunuh Bayinya Sendiri

Istri Sangat Ketakutan, Tak Percaya Faisal Bunuh Bayinya Sendiri

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 11:54 WIB

Faisal Bunuh Bayinya Sendiri, Polisi: Dia Tak Sakit Jiwa

Faisal Bunuh Bayinya Sendiri, Polisi: Dia Tak Sakit Jiwa

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 11:04 WIB

Faisal Pembunuh Bayinya Sendiri Baru Setahun Nikah Siri

Faisal Pembunuh Bayinya Sendiri Baru Setahun Nikah Siri

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 15:43 WIB

Terkini

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:51 WIB

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:50 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:39 WIB

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:18 WIB