900 Orang Rebutkan 22 Barang Koruptor yang Dilelang

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Jum'at, 22 September 2017 | 14:36 WIB
900 Orang Rebutkan 22 Barang Koruptor yang Dilelang
Lelang sitaan KPK. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta III baru resmi membuka acara lelang terhadap 22 item barang rampasan dari Koruptor pada pukul 13.30 WIB. Namun, hingga saat ini terdapat 900 peserta lelang yang siap memperebutkan 22 item barang tersebut.

"Terakhir kami melihat lelang barang-barang dari KPK itu, sudah tercatat 900 peserta yang mendaftar. Nanti akan ada lelang barang-barang rampasan tersebut," kata Ketua Persatuan Balai Lelang Indonesia Ali Vitali di gedung JCC, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Menurut Ali, dengan kahadiran KPK dalam Lelang Expo Tahun 2017, situasinya semakin semarak. Sebab, meskipun sering melakukan lelang, tapi baru kali ini KPK ikut dalam lelang Expo.

"Iya, pasti akan lebih semarak acara lelang Expo ini. Tapi sebenarnya, KPK sudah sering ya (lakukan lelang), jadi kebetulan ini lelang Expo, pihak KPKNL, dalam halini kantor lelang negara bisa ambil bagian dalam kegiatan disini pada saat bersamaan dengan lelang Expo," kata Ali.

Lebih lanjut dia mengatakan, tujuan dilakukannya lelang Expo Tahun 2017 ini untuk memberi pendidikan bagi masyarakat.

"Untuk kegiatan lelang Expo 2017 ini tujuan kami, target kami adalah untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang jual beli melalui lelang sebagai satu instrumen jual beli yang cepat, efisien, dan tepat dan pasti. Oleh karena itu, melalui ajang lelang Expo 2017 ini, kami berharap masyarakat bisa berbondong-bondong bisa ke tempat ini melakukan atau melihat bagaiamana cara melelang yang baik," kata Ali.

Sementara mengenai adanya barang rampasan dan gratifikasi dari KPK yang surat-suratnya kurang lengkap, Ali mengatakan bahwa peserta lelang yang dinyatakan menang akan mendapatkan risalah.

"Nanti setiap peserta yang dinyatakan sebagai pemenang dalam lelang nanti akan diterbitkan satu risalah lelang. Risalah ini akan memberikan seperti akta otentik untuk boleh balik nama di Polda nanti," katanya.

"Kalau untuk kendaraan yang dilelang sukarela oleh swasta itu lengkap, untuk yang gratifikasi mungkin sebagian surat tidak ada, STNK, BPKB, mungkin ada yang tunda bayar pajak, setiap pembeli mesti memperhatikan hal-hal itu, baik itu dalam dokumen, STNK, pajak itu kadang-kadang ada tertunda. Perlu verifikasi yang betul termasuk mesin, interior, eksterior, semua harus di periksa oleh pembeli," tutup Ali.

baca juga

Diketahui, 22 item barang rampasan KPK yang akan dilelang KPKNL pada hari ini adalah 19 unit mobil, sejumlah handphone, dan perhiasan. Barang-barang tersebut merupakan hasil rampasan dari terpidana Djoko Susilo, Fuad Amin, Ahmad Fathonah, Heru Sulaksono.

Adapun mobil-mobil milik Djoko Susilo adalah Toyota Rush, Nissan Serena, Jeep Wrangler, Toyota Harrier, dan Toyota Avanza. Terhadap lima mobil tersebut, KPK melelangnya dengan harga yang berbeda-beda. Seperti mobil Jeep Wrangler 4.OL AT yang dilelang dengan harga dasar Rp191,675 juta dan uang jaminan sebesar Rp45 juta.

Sementara mobil Nissan Serena HGW STAR AT Tahun 2009 dilelang dengan harga dasar Rp70,023 juta dan uang jaminan Rp17 juta. Mobil Toyota Rush 1.5 S AT Tahun 2011 dilelang dengan harga dasar Rp80,85 juta dan harga dasar Rp20 juta.

Dua mobil lainnya Toyota Harrier 2.4 AT Tahun 2008 dilelang dengan harga dasar Rp114, 475 juta dan uang jaminan sebesar Rp25 juta, dan Toyota Avanza 1500 S, Tahun 2008 dilelang dengan harga dasar Rp54,296 juta dan uang jaminan Rp15 juta.

Sementara dari Fuad Amin adalah Toyota Alphard dengan harga dasar Rp153,788 juta, Honda CRV dengan harga dasar Rp66,973 juta, Motor Kawasaki dengan harga dasar Rp11,811 juta, dan Suzuki Swift dengan harga dasar Rp56,691 juta.

Dari Ahmad Fathanah diantaranya cincin emas putih dengan mata 83 berlian dengan harga dasar Rp 22,889 juta, cincin emas dengan mata 114 berlian dengan harga dasar Rp35,478 juta, gelang emas dengan 130 mata berlian dengan harga dasar Rp31,035 juta, dan gelang emas putih dengan 33 mata berlian dengan harga dasar Rp21,124 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berburu Mobil Mewah Murah Hasil Rampasan dari Koruptor

Berburu Mobil Mewah Murah Hasil Rampasan dari Koruptor

News | Jum'at, 22 September 2017 | 12:53 WIB

Pengunjung Lelang Sitaan KPK Mulai Ramai

Pengunjung Lelang Sitaan KPK Mulai Ramai

News | Jum'at, 22 September 2017 | 12:28 WIB

Mengintip Barang Rampasan KPK yang Akan Dilelang di JCC Siang Ini

Mengintip Barang Rampasan KPK yang Akan Dilelang di JCC Siang Ini

News | Jum'at, 22 September 2017 | 11:52 WIB

Auditor yang Ditangkap KPK Sudah Diperiksa BPK

Auditor yang Ditangkap KPK Sudah Diperiksa BPK

News | Jum'at, 22 September 2017 | 00:10 WIB

BPK Periksa Auditor yang Ditahan KPK, Minta Moge Harley Davidson

BPK Periksa Auditor yang Ditahan KPK, Minta Moge Harley Davidson

News | Jum'at, 22 September 2017 | 04:33 WIB

Info Pansus KPK Dianggap Cuma Bahan Ngerumpi

Info Pansus KPK Dianggap Cuma Bahan Ngerumpi

News | Kamis, 21 September 2017 | 18:43 WIB

Tuduhan Kasus E-KTP Gagal, Ketua KPK Diserang Pakai Cara Lain

Tuduhan Kasus E-KTP Gagal, Ketua KPK Diserang Pakai Cara Lain

News | Kamis, 21 September 2017 | 17:32 WIB

Penampakan Mobil Mewah Rampasan dari Koruptor di JCC

Penampakan Mobil Mewah Rampasan dari Koruptor di JCC

News | Kamis, 21 September 2017 | 16:53 WIB

Begini Persiapan di Ruang Lelang Mobil Bekas Koruptor

Begini Persiapan di Ruang Lelang Mobil Bekas Koruptor

News | Kamis, 21 September 2017 | 14:47 WIB

Terkini

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

×