Terungkap, Sejumlah Fakta Duel Maut Ala Gladiator di Bogor

Yazir Farouk

Selasa, 26 September 2017 | 01:45 WIB
Terungkap, Sejumlah Fakta Duel Maut Ala Gladiator di Bogor

Suara.com - Sejumlah fakta terungkap dari hasil penyelidikan Satreskrim Polresta Bogor, Jawa Barat terkait kasus perkelahian antarpelajar ala gladitor di Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya di Mapolresta Bogor, mengungkapkan, satu dari lima tersangka anak kasus "gladiator" masih dalam pencarian.

"Total tersangka anak ada lima orang, empat sudah kita dapatkan, satu orang lagi inisial FR masih dalam pencarian," kata Ulung Senin (25/9/2017) seperti dikutip Antara.

Kasus perkelahian ala "gladiator" yang melibatkan SMA Budi Mulia dan SMA Mardi Yuana ini terjadi pada 29 Januari 2016. Total, ada 14 saksi anak yang telah dimintai keterangan. Dari 15 orang tersebut, lima orang ditetapkan sebagai tersangka.

Kelima orang tersebut, yakni BV (yang melakukan), HK (menyuruh, melakukan), MS (membiarkan, menempatkan dan ikut serta), TB (menyuruh melakukan dan menempatkan), dan FR yang masih dalam pencarian.

"Tersangka anak berasal dari kedua sekolah," katanya.

Dari keterangan para saksi perkelahian ala "gladiator" atau "bom-boman" sudah menjadi tradisi antara kedua sekolah tersebut. Tradisi tersebut diduga sudah empat tahun berlangsung.

Tradisi tersebut baru terungkap setelah ada kejadian yang menewaskan Hilarius Christian Even Raharjo (15) pada 2016.

"Sudah jadi tradisi selama empat tahun, tapi tidak setiap tahun ada. Tahun 2015 tidak berjalan, baru 2016 ada lagi, dan langsung kejadian (tewas)," kata Ulung.

baca juga

Tradisi itu dilakukan hanya untuk mendapatkan pengakuan dan melibatkan kedua sekolah. Tidak ada taruhan uang, ataupun penggunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras.

Polisi juga tidak menemukan indikasi adanya keterlibatan sekolah karena perkelahian dilakukan jauh dari sekolah, yakni di Taman Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

"Keterangan saksi menyatakan keterlibatan sekolah belum diketahui, kalaupun ada pertandingan mungkin diadakan dekat sekolah. Tapi ini jauh dari sekolah," katanya.

Dari keterangan saksi-saksi juga terungkap tradisi "bom-boman" hanya terjadi antara kedua sekolah tersebut tidak melibatkan sekolah lainnya. Mereka yang terlibat perkelahian tersebut pun dipilih secara acak.

Pemilihan peserta yang akan berkelahi dilakukan di lokasi kejadian. Tidak ada pemaksaan, mereka yang datang ke lapangan harus siap untuk ditunjuk. Pemilihan dilakukan secara acak.

Aturan dalam tradisi "bom-boman" tersebut jika tidak kuat atau menyerah dengan cara mengangkat tangan. Wasit akan menghentikan perkelahian. Saat perkelahian terjadi, korban diketahui tidak mengangkat tangannya sehingga korban tewas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duel Ala Gladiator Tewaskan Hilarius, Polisi Belum Tahu Motifnya

Duel Ala Gladiator Tewaskan Hilarius, Polisi Belum Tahu Motifnya

News | Kamis, 21 September 2017 | 23:11 WIB

Polisi Bogor Bongkar Makam Pelajar yang Dipaksa Jadi 'Gladiator'

Polisi Bogor Bongkar Makam Pelajar yang Dipaksa Jadi 'Gladiator'

News | Selasa, 19 September 2017 | 10:41 WIB

Pelaku Persekusi Sebar Sayembara Abi di Medsos

Pelaku Persekusi Sebar Sayembara Abi di Medsos

News | Jum'at, 08 September 2017 | 16:05 WIB

Dituduh Curi Vape, Abi Digebuki Sampai Tewas

Dituduh Curi Vape, Abi Digebuki Sampai Tewas

News | Jum'at, 08 September 2017 | 13:12 WIB

Kadispen TNI AU Cerita Kronologi Perkelahian Kolonel dan Letkol

Kadispen TNI AU Cerita Kronologi Perkelahian Kolonel dan Letkol

News | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 01:04 WIB

Polisi Dikeroyok 2 Orang Misterius di Hayam Wuruk

Polisi Dikeroyok 2 Orang Misterius di Hayam Wuruk

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 10:44 WIB

Terkini

Cara Membersihkan Layar Laptop agar Aman Bebas Gores, Begini Langkah-langkahnya

Cara Membersihkan Layar Laptop agar Aman Bebas Gores, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 15:11 WIB

Bedak Sachet Marcks vs Viva, Mana yang Lebih Ampuh Tahan Minyak Seharian?

Bedak Sachet Marcks vs Viva, Mana yang Lebih Ampuh Tahan Minyak Seharian?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:07 WIB

Arti Kedutan Bibir Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Arti Kedutan Bibir Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB

Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB

Timeline Karier Letjen Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit: 1996 Lulus Akmil 2026 Plt KSP

Timeline Karier Letjen Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit: 1996 Lulus Akmil 2026 Plt KSP

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:01 WIB

Ramai Tren "Stop the Wedding" di Medsos, Bukti Gen Z Makin Muak dengan Budaya Patriarki?

Ramai Tren "Stop the Wedding" di Medsos, Bukti Gen Z Makin Muak dengan Budaya Patriarki?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:00 WIB

Keberuntungan Sedang Menghampirimu: Ketika Kepedulian Menjadi Jalan Menuju Harapan

Keberuntungan Sedang Menghampirimu: Ketika Kepedulian Menjadi Jalan Menuju Harapan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:00 WIB

Dikabarkan Masuk Radar Sadap Listyo Sigit, Said Iqbal Santai: Biasa Saja, Risiko Perjuangan Buruh

Dikabarkan Masuk Radar Sadap Listyo Sigit, Said Iqbal Santai: Biasa Saja, Risiko Perjuangan Buruh

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:57 WIB

×