Menaker Ajak Mahasiswa Menangkan Persaingan Era Digital

Fabiola Febrinastri

Rabu, 27 September 2017 | 09:58 WIB
Menaker Ajak Mahasiswa Menangkan Persaingan Era Digital
Menaker Hanif Dhakiri dalam "Mengamati Peluang Sektor Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kreatif Guna Melahirkan Mahasiswa yang Siap Bersaing" di Universitas Nasional Jakarta, Selasa (26/9/2017). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, mengatakan, era teknologi digital berdampak pada tantangan persaingan dunia kerja yang terus berubah.

“Teknologi dan informasi menjadikan karakter pekerjaan terus berubah. Mahasiswa harus siap dengan persaingan yang terus berubah,” kata Menaker dalam seminar  "Mengamati Peluang Sektor Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kreatif Guna Melahirkan Mahasiswa yang Siap Bersaing" di Universitas Nasional Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Dulu teknologi hanya mengenal telepon kabel, lalu muncullah telepon genggam. Setelah telepon genggam, muncul telepon pintar. Setelah era internet, berkembang menjadi mobile internet.

Saat ini tak hanya teknologi robotik, tapi berkembang juga teknologi artificial intelligence.

Teknologi digital mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif yang sangat menjanjikan. Kunci keberhasilan dalam persaingan industri digital dan industri kreatif, lanjut Menaker, adalah mengolaborasikan ide, sumber daya manusia dan teknologi.

“Kombinasi inilah yang menciptakan produktivitas yang luar biasa besar,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hanif memberikan resep agar mahasiswa mampu memenangkan persaingan, yaitu harus menguasai kompetensi tertentu di atas standar. Jika di bawah standar akan kalah dalam persaingan, sebaliknya jika sesuai standar, peluang kalah dan menang sama. Tapi kalau di atas standar, sudah pasti menang.

Menurut Hanif, agar menguasai kompetensi di atas standar, mahasiswa harus kerja keras dalam belajar. Ia mengutip nasihat ilmuwan, Albert Einstein, yang mengatakan, “Jika Anda ingin hasil lebih, maka caranya harus berbeda. Adalah orang gila yang ingin hasil lebih, tapi menggunakan cara biasa saja”.

Menaker mengilustrasikan, jika pesaing bangun tidur pukul 04.00 WIB untuk memulai aktivitas, maka  kita harus bangun jam 03.00 WIB. Jika pesaing menghabiskan waktu belajar empat jam sehari, maka kita harus belajar lima jam dalam sehari.

Selain mengajak bekerja keras, pada ujung ceramahnya, Menaker juga mengajak para mahasiswa untuk senantiasa optimistis menatap masa depan.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kemnaker dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemnaker Buka Penerimaan Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan

Kemnaker Buka Penerimaan Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan

News | Selasa, 26 September 2017 | 14:36 WIB

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

News | Selasa, 26 September 2017 | 09:32 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×